Pendekar Petir

Pendekar Petir
Menginterogasi 4 Kaisar


__ADS_3

sesampainya Lin Chen dan ketiga kekasih nya di penjara, Lin Chen duduk di depan penjara dan menarik Lin Miao dengan menggunakan petir dan melilit Lin Miao.


"ampun Lin Chen, ampuni aku, aku leluhur mu" ucap Lin Miao memohon pada Lin Chen.


tapi Lin Chen tidak menghiraukan nya dan menarik nya hingga tinggal selangkah di depan Lin Chen.


"karena aku adalah keturunan kakak tertua mu, jadi aku berharap kita dapat bekerja sama, tapi jika kamu tidak mau bekerja sama dengan ku, aku pastikan akan menghapus semua keturunan mu hingga ke akar akar nya" ucap Lin Chen mengancam.


"dan hal itu juga berlaku untuk kalian bertiga" lanjut Lin Chen sambil menatap tajam kaisar Ling Qing, kaisar Li Wang dan kaisar Bei Lei.


mendengar ancaman Lin Chen itu keempat kaisar itu hanya memandang Lin Chen dengan wajah pucat pasi.


"Lin Miao, dimana portal menuju alam kegelapan tempat para iblis itu tinggal?" tanya Lin Chen.


Lin Miao tidak menjawab dan hanya diam saja.


"baik, karena kami memilih diam, artinya kamu memilih keluarga mu musnah tanpa sisa, dan aku tidak akan mengulangi pertanyaan ku, jadi tunggu saja kepala istri dan anak anak mu di sini" ucap Lin Chen dengan senyum yang mengerikan.


"sekarang giliran kalian bertiga, jika kalian menolak menjawab pertanyaan ku, 3 hari lagi aku akan membawa kepala istri dan anak anak kalian kesini" ucap Lin Chen mengancam ketiga kaisar itu.


"ba-baik aku akan menjawab dengan jujur" ucap kaisar Li Wang.


"sekarang jawab lah pertanyaan yang tadi!" perintah Lin Chen.


"portal menuju alam kegelapan berada di gunung Dayu tuan, gunung Dayu berada di perbatasan kekaisaran Lin dan kekaisaran Bei." jawab jujur kaisar Li Wang.


"bagus, kamu telah menyelamatkan keturunan mu" ucap Lin Chen.


"lalu apa yang di janjikan para iblis sehingga kalian rela menukar jiwa kalian?" tanya Lin Chen lagi.


"mereka menawarkan daratan tengah ini hanya akan memiliki 4 kekaisaran saja, kekaisaran Lu, Wei dan Yan akan kami bagi wilayah nya untuk memperluas wilayah kekaisaran kami" jawab kaisar Ling Qing.


"sungguh kalian menjadi kaisar terbodoh yang pernah aku lihat, kalian rela menukarkan jiwa kalian dengan iblis hanya demi kekuatan dan kekuasaan, kalian rela mengorbankan orang orang yang tidak bersalah, sungguh kaisar yang bodoh" ucap Lin Chen dengan marah pada mereka.


"kalian telan lah pil itu, agar aura iblis yang berada di dalam tubuh kalian di bersihkan" ucap Lin Chen yang melemparkan 3 butir pil jiwa yang mengandung kekuatan jiwa dan energi cahaya agar dapat menguatkan jiwa dan menghilangkan aura iblis dari dalam tubuh ketiga kaisar tersebut, kecuali kaisar Lin Miao.


Aaaaaaarrg


Aaaaaaarrg


Aaaaaaarrg


teriakan demi teriakan dari ketiga kaisar yang sudah menelan pil pemberian Lin Chen dan sudah bekerja di dalam tubuh ketiga kaisar.

__ADS_1


Beberapa saat kemudian ketiga kaisar itu berhenti berteriak, yang artinya proses pembersihan aura iblis sudah selesai.


"sekarang kalian sudah bebas dari aura iblis, aku akan membebaskan kalian, tapi ingat, jika aku mendengar kalian melakukan hal yang salah lagi, bukan hanya kalian dan keluarga kalian saja yang musnah, tapi seluruh kekaisaran kalian juga akan aku musnahkan" ucap Lin Chen yang mengandung ancaman.


"Ba-baik tuan, aku bersumpah setia pada tuan" ucap cepat kaisar Li Wang.


"aku juga, aku juga" ucap kaisar Bei Lei dan Ling Qing bersamaan dan bersumpah setia pada Lin Chen.


"jika begitu, telan lah pil ini, ucap Lin Chen sambil kembali memberikan mereka bertiga pil kontrak darah sekaligus pil peledak kultivasi.


ketiga kaisar itu kemudian menelan kembali pil yang di berikan Lin Chen, beberapa saat kemudian.


Booooomm Booooomm Booooomm Booooomm Booooomm Booooomm Booooomm Booooomm Booooomm..


ledakan teredam terdengar tiga kali dari tubuh ketiga kaisar itu dan menandakan mereka telah menerobos ke rana kaisar dewa tahap puncak.


"terima kasih tuan" ucap ketiga kaisar serempak.


"tidak perlu berterima kasih, karena sekarang kalian telah menjadi bawahan ku, artinya sudah kewajiban ku untuk meningkatkan kultivasi kalian, tapi ingat, pil barusan kalian telan itu bukan hanya meningkatkan kultivasi kalian, tapi juga membuat kontrak darah dengan kalian, jika terbesit dihati kalian ingin mengkhianati ku, maka jiwa kalian akan langsung meledak" ucap Lin Chen memberi peringatan pada ketiga kaisar itu.


"aku tidak berani tuan" ucap mereka sekali lagi.


"dan untuk kamu Lin Miao, aku akan membuat mu melihat bagaimana istri dan anak anak mu di penggal di depan mata mu sendiri" ucap Lin Chen dengan seringai dingin.


Lin Miao menelan ludah kasar.


"ampun Lin Chen, jangan sakiti keturunan ku, aku bersedia menjadi pelayan mu, tapi jangan bunuh istri dan anak anak ku" ucap Lin Miao memohon lagi.


"baiklah, karena kamu adalah adik dari leluhur, maka aku memberi mu kesempatan" ucap Lin Chen lalu melemparkan pil yang sama dengan yang diberikan pada ketiga kaisar tadi untuk membersihkan aura iblis nya.


setelah itu Lin Chen kembali memberikan pil peledak kultivasi dan kontrak darah pada Lin Miao.


setelah semua sudah selesai, Lin Chen membawa keempat kaisar itu ke istana naga.


5 bulan sekali lagi telah berlalu di dunia jiwa.


kini kultivasi Lin Chen sudah berada di rana dewa jendral bintang 3, sementara ketiga kekasih Lin Chen dan kedua puluh lima bawahan Lin Chen berada di rana dewa prajurit bintang 3, sedangkan keempat kaisar itu berada di semi abadi tahap puncak, 750 ribu pasukan nya juga sudah berada di rana semi abadi puncak, pasukan Lin Chen kini semakin kuat dengan batuan pil yang di berikan Lin Chen.


Swuhs...


Lin Chen keluar dari dunia jiwa.


begitu dia berada di kamar di dunia nyata, hari sudah pagi, sebelum Lin Chen keluar dari dunia jiwa, dia mengatakan pada ketiga kekasih nya dan para bawahan nya jika dia akan ke kekaisaran Lin.

__ADS_1


selesai mandi, Lin Chen turun dari kamar dan menuju ruang makan untuk sarapan pagi.


"aku akan melanjutkan petualangan ku kaisar" ucap Lin Chen disaat mereka sarapan.


kaisar Jian yang sudah menebak akan hal itu hanya tersenyum saja, dia juga tidak berhak menahan Lin Chen lebih lama lagi, dia juga sudah tidak punya alasan untuk menahan Lin Chen.


tapi tidak dengan putri Lu Ning, wajah nya tampak muram dan mata nya berkaca kaca.


"kemana tuan muda Lin melanjutkan perjalanan?" tanya kaisar Jian.


"aku berencana ke kekaisaran Lin untuk melihat lihat suasana di sana dan mengunjungi keluarga Lin disana." jawab jujur Lin Chen.


tapi tiba-tiba seorang komandan masuk.


"lapor yang mulia, di luar ada utusan kekaisaran Yan" ucap sang komandan melaporkan.


begitu Lin Chen memalingkan muka, ternyata komandan yang melapor itu komandan yang dia temui pertama kali saat mendarat di daratan tengah.


"tuan?" panggil komandan itu.


Hahaha...


"kita bertemu lagi komandan, bagaimana kabar mu komandan?" tanya Lin Chen ramah.


"aku baik baik saja tuan" jawab komandan tersenyum.


"kalian saling kenal?" tanya kaisar Jiang.


"benar kaisar, saat pertama kali aku menginjakkan kaki di daratan tengah ini, orang yang pertama kali aku temui dan mengobrol adalah komandan ini, dan komandan ini juga yang menceritakan keadaan yang terjadi disini, dan komandan ini juga memperingati kami untuk berhati hati karena kami orang baru" jawab jujur Lin Chen.


"tuan terlalu memuji" ucap komandan merendah.


"ayo kita temui utusan itu" ucap kaisar Jiang pada Lin Chen.


beberapa saat kemudian, mereka sudah sampai di aula pertemuan, tapi sebelum Lin Chen mengikuti kaisar Jian, Lin Chen memberikan 100 butir pil peledak kultivasi tingkat kuno dan tingkat dewa pada komandan itu.


"hormat yang mulia" ucap seluruh pejabat tinggi kekaisaran.


"hormat kalian aku terima, duduk lah!" ucap kaisar Jian kemudian meminta Lin Chen duduk di kursi tamu kehormatan.


"suruh utusan itu masuk" perintah kaisar Jiang.


"baik yang mulia" jawab seorang prajurit.

__ADS_1


__ADS_2