Pendekar Petir

Pendekar Petir
Ibu Kota Kekaisaran Ming, Kota Ming Yun


__ADS_3

setelah itu mereka berbincang bincang sebentar lalu Lin Chen melanjutkan perjalanan nya ke ibukota Kekaisaran Ming, tapi sebelum Lin Chen dan Lin Yue pergi, Lin Chen memberikan pil restorasi untuk meregenerasi kembali tangan dan si Jony tuan muda sekte singa emas.


Lin Chen dan Lin Yue saat ini sudah berada di luar kota batu putih, 500 meter dari kota, Lin Chen dan Lin Yue langsung melayang kelangit dan melesat ke arah Utara menuju ibu kota, sepasang suami istri itu hanya melakukan perjalanan di siang hari saja, malam nya mereka beristirahat dan masuk ke dunia jiwa.


5 hari kemudian.


menjelang sore, Lin Chen dan Lin Yue melihat sebuah kota yang cukup besar dari kejauhan, kedua nya pun singgah dan beristirahat di kota itu, keesokan pagi nya mereka berdua melanjutkan perjalanan, diatas langit Lin Chen merasakan sebuah aura di puncak gunung, karena penasaran dengan aura itu, Lin Chen membawa Lin Yue turun ke puncak bukit, dipuncak bukit itu Lin Chen dan Lin Yue melihat seekor burung berbadan singa, kepala, kaki depan dan sayap nya menyerupai seekor burung, tapi badan dan kaki belakang nya menyerupai seekor singa.


"Griffin" gumam Lin Chen pelan tapi dapat didengar Lin Yue.


Lin Chen yang berpikir dapat menaklukkan Griffin itu, dia lalu mendekat ke arah Griffin dan mengagetkan Griffin yang sedang tidur.


"manusia" ucap Griffin yang tidak percaya ada manusia yang berani menginjakkan kaki di puncak gunung Griffin.


dinamakan gunung Griffin karena semua orang tahu di gunung itu ada seekor Griffin sehingga menamakan gunung itu gunung Griffin.


"ada urusan apa kalian datang kesini manusia?" tanya Griffin.


"maafkan kami Griffin, kami tidak sengaja melewati tempat ini dan melihat mu tidur, sehingga aku berencana menjadikan mu hewan kontrak ku" jawab Lin Chen jujur.


"menjadikan ku hewan kontrak mu? Hahahaha... jangan bercanda manusia" ucap Griffin sambil tertawa dengan penuh percaya diri, sebab kekuatan nya saat ini setara dengan kultivator dewa kuning bintang 4, sehingga membuat nya penuh percaya diri, karena di depan nya terdapat dua orang yang tidak memiliki kekuatan sama sekali.


selama melakukan perjalanan, Lin Chen dan Lin Yue menekan kultivasi mereka hingga ke titik terendah agar tidak menarik perhatian, sehingga Griffin itu berpikir jika Lin Chen dan Lin Yue hanya lah manusia biasa yang tidak memiliki kekuatan apa pun.


"aku tidak bercanda" ucap Lin Chen lalu mengeluarkan aura dewa naga dan menekan Griffin itu, Griffin yang ditekan dengan aura dewa naga itu seperti tertimpa sebuah gunung yang sangat besar.


"aura ini?" ucap Griffin dengan gemetar.


sementara Lin Chen hanya tersenyum melihat Griffin itu tertekan dengan aura nya.


"ma-maafkan hamba yang mulia, hamba tidak mengenali yang mulia" ucap Griffin terbata bata, sebab dia tahu aura yang dikeluarkan Lin Chen adalah aura dewa naga.


"seperti yang aku katakan sebelumnya, aku ingin membuat kontrak darah dengan mu" ucap Lin Chen.

__ADS_1


"Ba-baik yang mulia" jawab Griffin.


lalu Lin Chen menggigit ujung jari nya dan menempelkan darah nya di kepala Griffin.


"apa kamu mempunyai nama?" tanya Lin Chen.


"hamba punya nama yang mulia, nama hamba adalah Ryan Zhu yang mulia" jawab Ryan Zhu.


"baiklah Ryan Zhu, kamu tidak usa memanggil ku yang mulia, cukup kamu panggil tuan muda saja, dan ayo bawa aku dan istri ku ke ibukota Kekaisaran" ucap Lin Chen.


lalu Lin Chen dan Lin Yue naik di punggung Ryan Zhu lalu Ryan Zhu melesat ke arah ibukota, tapi sebelum itu Ryan Zhu membuat perisai transparan agar melindungi Lin Chen dan Lin Yue dari angin.


5 hari kemudian mereka sampai di ibokuta Kekaisaran Ming, nama kota nya adalah kota Ming Yun, karena pendiri Kekaisaran Ming adalah seorang wanita yang bernama Ming Yun, sehingga Kekaisaran ini dinamakan Kekaisaran Ming dan nama ibukota nya Ming Yun.


"Ryan Zhu, kita mendarat 500 meter dari gerbang kota agar tidak menarik perhatian" ucap Lin Chen.


lalu Ryan Zhu menurunkan Lin Chen dan Lin Yue 500 meter dari gerbang kota lalu Ryan Zhu berubah wujud menjadi burung elang biasa dan bertengger di bahu kana Lin Chen.


lalu mereka berjalan ke arah gerbang kota, beberapa saat kemudian mereka sampai di gerbang kota, dan terlihat antrian yang sangat panjang dengan 3 barisan, barisan pedagang, barisan bangsawan dan kultivator, setelah menunggu beberapa saat, giliran Lin Chen dan Lin Yue yang di periksa.


lalu Lin Chen mengeluarkan lencana emas sekte singa emas yang diberikan Patriak Guang Sheng beberapa hari yang lalu di kota batu putih, prajurit yang mengenal lencana itu langsung bersikap sangat hormat pada Lin Chen dan Lin Yue, karena dia tahu orang yang memegang lencana emas sekte singa emas adalah Patriak dan keluarga Patriak sekte singa emas.


lalu prajurit itu mempersilahkan Lin Chen dan Lin Yue masuk kedalam kota dengan sangat hormat, orang orang yang melihat sikap hormat sang prajurit pun menjadi bertanya tanya dengan identitas Lin Chen dan Lin Yue.


"terima kasih tuan" ucap Lin Chen ramah sambil memberikan 5 batu roh tingkat tinggi pada prajurit itu dan meninggalkan nya, sementara prajurit itu terkejut karena diberikan 5 batu roh begitu saja.


setelah masuk kedalam kota Ming Yun, Lin Chen dan Lin Yue terlebih dulu mencari penginapan, karena hari sudah sore, setelah berjalan beberapa ratus meter, mereka menemukan sebuah penginapan yang sangat mewah.


"selamat datang tuan muda nona muda" ucap resepsionis dengan ramah.


"aku ingin menginap disini, apa masih ada kamar yang kosong?" tanya Lin Chen pada intinya.


"masih ada tuan muda, berapa malam tuan muda ingin menginap?" tanya resepsionis.

__ADS_1


"hanya malam ini saja" jawab Lin Chen.


"permalam nya 100 koin emas tuan muda, jika sekalian dengan makan malam dan sarapan pagi, maka semua nya 120 koin emas" lanjut resepsionis.


lalu Lin Chen memberikan sebuah kantung yang isi nya 150 koin emas.


"ini terlalu banyak tuan muda" ucap resepsionis.


"sisa nya untuk mu" jawab Lin Chen lagi.


lalu resepsionis itu mengambil kunci kamar dan membawa Lin Chen dan Lin Yue naik ke lantai 5.


"mari saya antar tuan muda nona muda" ucap resepsionis lalu berjalan naik ke lantai 5.


"silahkan tuan muda nona muda" ucap resepsionis yang sudah sampai disebuah kamar yang sangat besar dan indah.


lalu Lin Chen dan Lin Yue masuk dan membersihkan diri bersamaan, setelah selesai membersihkan diri, Lin Chen dan Lin Yue membaringkan tubuh mereka yang kelelahan karena perjalanan selama 5 hari 5 malam tanpa henti.


sementara Ryan Zhu sudah Lin Chen masukkan kedalam dunia jiwa begitu mereka masuk kedalam kamar.


"kapan kita ke istana Gege?" tanya Lin Yue yang sudah memeluk Lin Chen.


"kita jalan jalan dulu besok dan menikmati kota ini sebentar, baru lah kita ke istana, karena aku ingin menikmati suasana di kota ini.


lalu kedua nya terus berpelukan dan mengobrol hingga seorang pelayan memanggil mereka untuk makan malam, selesai makan malam, kedua nya kembali ke kamar dan tidur, tapi sebelum tidur, kedua nya melakukan hubungan suami istri beberapa kali.


keesokan pagi nya, Lin Chen dan Lin Yue terbangun dan membersihkan diri, di kamar mandi mereka kembali melakukan hubungan suami istri karena Lin Yue tidak tahan dengan tangan Lin Chen yang terus menyentuh bagian bagian intim nya ketika Lin Chen memandikan nya, akhirnya kedua nya pun melakukan mantap mantap di kamar mandi.


setelah itu kedua nya memakai pakaian dan turun sarapan pagi, selesai sarapan pagi, kedua nya keluar dan jalan jalan dikota Ming Yun untuk menikmati suasana pagi hari, terlihat para pedagang dan kultivator sudah berlalu lalang dengan ramai nya, pedagang yang lain sudah menjajakan dagangan mereka dengan semangat.


Lin Chen dan Lin Yue sungguh menikmati suasana di pagi hari itu tanpa memikirkan apa pun, kedua nya terus berjalan sambil melihat lihat toko toko yang berjejer rapi, tapi tiba tiba Lin Chen merasakan aura yang sangat familiar disebuah toko senjata.


"Toko Surga Kultivator"

__ADS_1


Lin Chen membaca nama toko yang dia rasakan aura yang sangat familiar itu, karena penasaran, Lin Chen membawa Lin Yue ke toko itu.


__ADS_2