
"Lagi lagi aku dilupakan" ucap Lin Chen yang sangat kesal karena dilupakan.
bruk...
"Ma-maafkan kami tuan muda" ucap Xue Hua dan keempat saudari nya dan kedua jendral dalam posisi berlutut.
panglima Tian Du yang melihat itu terkejut, karena tiba tiba mereka bertujuh menjatuhkan diri bersujud.
"sudahlah, aku kembali sekarang" ucap Lin Chen dengan kesal nya.
"Tu-tuan muda" panggil jendral Cang.
tapi Lin Chen tidak menghiraukan nya dan terus berjalan keluar.
"siapa dia?" tanya panglima Tian Du yang penasaran dengan sosok Lin Chen.
"dia adalah murid yang mulia dewa petir dan penerus yang mulia dewa petir" jawab jendral Cang.
mendengar jawaban dari jendral Cang, panglima Tian Du langsung berlari mengejar Lin Chen.
Bruk...
panglima Tian Du menjatuhkan diri di depan Lin Chen setelah berhasil menyusul Lin Chen dan mendahului nya.
"hormat hamba tuan muda" ucap panglima Tian Du dengan posisi berlutut.
"maafkan hamba, hamba tidak mengenal tuan muda" lanjut panglima Tian Du.
Lin Chen tidak lagi marah setelah melihat ketulusan yang di tunjukkan panglima Tian Du, dan menyuruh nya berdiri, lalu mereka kembali masuk ke dalam istana.
"kumpulkan semua prajurit dan kelurga kalian, aku akan membawa kalian semua keluar dari sini" ucap Lin yang sudah duduk di kursi utama, kursi yang biasa di gunakan duduk oleh panglima Tian Du.
"baik tuan muda" jawab panglima Tian Du.
30 menit kemudian.
semua prajurit dan kelurga mereka sudah berkumpul, mereka yang tahu siapa di depan mereka, mereka semua bersujud dan bersumpah setia kepada Lin Chen, karena Lin Chen adalah penerus junjungan mereka, sehingga tidak ada keraguan dihati mereka sedikit pun, tak ingin membuang banyak waktu, Lin Chen lalu memasukkan mereka semua ke dalam dunia jiwa dan hanya menyusahkan panglima Tian Du.
"Tian Du, hal apa yang kalian miliki disini?" tanya Lin Chen.
"kami tidak memiliki sesuatu yang spesial tuan muda, kami hanya memiliki sedikit batu roh dan batu mistik, tapi ada sebuah goa yang tidak bisa kami masuki, karena di goa itu di segel dengan segel tingkat tinggi" jawab panglima Tian Du.
mendengar Tian Du mengatakan ada sebuah goa yang tersegel, mata Lin Chen berbinar binar, karena menurut Lin Chen, pasti ada sesuatu yang menarik sehingga goa itu di segel.
"baiklah, ambil semua yang ada di sini, lalu bawa aku ke goa itu" perintah Lin Chen.
10 menit kemudian, Tian Du dan kelima bawahan Lin Chen lain nya selesai mengambil semua harta yang ada di istana mereka dan Kemabli ke hadapan Lin Chen.
__ADS_1
"hanya ini yang kami miliki tuan muda" ucap Tian Du lalu memberikan cincin penyimpanan.
"ayo bawa aku ke goa yang kamu katakan tadi!" perintah Lin Chen.
lalu Tian Du membawa Lin Chen dan yang lain nya bergerak ke arah timur, 3 jam kemudian, mereka sampai di sebuah goa yang ukuran nya 5x10 meter yang di segel dengan segel tingkat kuno, Lin Chen lalu membuat gerakan tangan dan Wshush...
segel itu bergetar ketika Lin Chen menyentuh nya.
krak krak krak...
segel itu retak dan Booooomm...
segel itu meledak dan melempar Lin Chen sejauh 100 meter ke belakang.
"sangat kuat" gumam Lin Chen yang terkejut karena dia terlempar cukup jauh.
setelah kembali ke depan goa, Lin Chen dan kelompok nya bergerak masuk kedalam.
"kalian hati hati! ada banyak jebakan di sini" ucap Lin Chen memperingatkan keenam bawahan nya.
mereka terus bergerak sambil menghindari jebakan yang ada di setiap lorong goa, setelah mereka berjalan 300 meter ke depan, Lin Chen dan kelompok nya sampai disebuah goa yang sangat besar, luas nya bisa menampung ratusan ribu manusia, dan yang membuat Lin Chen sangat gembira adalah isi dari goa itu.
didalam goa itu terdapat sangat banyak tanaman herbal berusia ratusan ribu tahun, dengan tanaman herbal sebanyak ini, Lin Chen dapat membuat pil tingkat semesta sebanyak yang dia mau, dan ada puluhan herbal yang berusia kir kira jutaan tahun, karena warna nya sudah berubah menjadi kehitaman, sungguh harta yang tak ternilai harga.
setelah Lin Chen dan bawahan nya mengambil semua tanaman herbal itu, Xue Hua dan Xue Jia mengatakan ada sebuah 3 pintu yang mereka temukan, lalu Lin Chen ke pintu itu, di pintu itu juga di pasangi segel yang tingkat kuno lain nya, tidak ingin membuang waktu lagi, Lin Chen lalu menghancurkan segel di pintu pertama, ketika mereka masuk kedalam, mereka menemukan jutaan botol yang tersusun rapi dinding goa, goa yang luas nya 50x50 senti meter itu hampir penuh dengan botol botol pil, di mulai dari pil pengumpul Qi, pil penyembuhan, pil penempa tulang, pil penempa tubuh, dan masih banyak lagi, dan semua pil pil itu berada di tingkat dewa.
6 bulan kemudian.
Booooomm Booooomm Booooomm Booooomm Booooomm Booooomm Booooomm Booooomm Booooomm Booooomm Booooomm Booooomm Booooomm Booooomm Booooomm...
ledakan demi ledakan terjadi dari dalam tubuh Lin Chen dan keempat bawahan nya itu, Lin Chen dan keenam bawahan nya menerobos dengan gila gilaan, kultivasi Lin Chen meningkat ke dewa merah bintang 5, Tian Du menerobos ke kaisar dewa bintang 5, Xue Hua, Xue Mu, Xue Yin, Xue Mei dan Xue Jia menerobos ke rana dewa merah bintang 3.
meski mereka telah menyerap energi yang terkandung di kolam emas itu, namun tidak mengurangi sedikit pun energi dari kolam emas itu, Lin Chen sangat penasaran dengan kolam emas itu, karena bagaimana bisa setelah mereka bertujuh menyerap energi nya, tapi energi yang ada tidak berkurang sedikit pun, karena rasa penasaran nya yang sangat tinggi, Lin Chen menyelam ke dasar danau untuk melihat apa penyebab nya, sebab pasti ada sesuatu di dasar kolam yang membuat energi di kolam emas tidak berubah.
semakin ke dalam Lin Chen menyelam, aura penindasan semakin kuat yang Lin Chen rasakan, namun aura yang begitu kuat itu tidak menghentikan Lin Chen, Lin Chen terus menyelam ke dalam, 20 menit kemudian, Lin Chen melihat sebuah istana kuno berada di dasar danau, melihat itu Lin Chen mengerutkan keningnya.
"bagaimana mungkin ada sebuah istana di dalam dasar kolam?" gumam Lin terheran heran.
Lin Chen lalu masuk kedalam istana, istana yang di dominasi dengan emas itu terlihat sangat megah, sambil berjalan, Lin Chen terus memperhatikan setiap sudut ruangan yang ada.
"selamat datang anak muda, sudah lama aku menunggu kedatangan mu" ucap sebuah suara yang tiba tiba dan mengejutkan Lin Chen.
"siapa kamu? tunjukkan wujud mu!" ucap Lin Chen yang semakin tertekan dengan aura yang ada di dalam istana itu.
"aku adalah roh leluhur dewa petir" jawab suara itu.
"roh leluhur guru?" gumam Lin Chen membatin.
__ADS_1
"aku adalah leluhur dewa petir, nama ku Xu Mingzi, dewa petir atau Xu Yuan adalah keturunan ku yang ke 100, dan aku tahu kamu adalah penerus nya" ucap lagi suara itu.
"ketahuilah anak muda, takdir mu adalah menjadi penguasa di alam 100 pelangi, namun tidak mudah untuk mu mencapai nya, karena ada banyak perjuangan yang akan kamu tempuh, dan kamu akan kehilangan orang orang yang kamu sayangi" lanjut Xu Mingzi.
Lin Chen hanya diam dan memahami maksud Xu Mingzi.
"tapi tenang lah anak muda, aku mempunyai sesuatu yang dapat membantu mu meraih apa yang menjadi takdir mu" lanjut lagi Xu Mingzi.
setelah tahu jika yang berbicara adalah leluhur guru nya, Lin Chen menurunkan kewaspadaan nya dan bersikap biasa.
lalu roh Xu Mingzi menyentuh dahi Lin Chen dan mengirimkan kitab petir menghancurkan surga ke dalam pikiran Lin Chen.
"pelajari lah kitab itu hingga selesai baru kamu keluar dari sini" ucap Xu Mingzi.
"tapi bagaimana dengan bawahan ku yang diatas leluhur?" tanya Lin Chen.
"kamu tenang saja anak muda, waktu disini berbeda dengan di luar, satu tahun di sini sama dengan 1 hari di dunia luar" jawab Xu Mingzi.
"sekarang pelajari lah kitab itu" perintah nya.
"baik leluhur" jawab Lin Chen dengan semangat, karena jurus jurus dari kitab yang diberikan Xu Mingzi itu sangat kuat dan mengerikan.
kitab petir menghancurkan surga terdapat 3 jurus, kitab ini kitab tangan kosong.
tamparan petir
tapak surga
halilintar mengguncang semesta.
Tingkatan di atas dewa abadi.
Dewa Merah (1-9)
Dewa Kuning (1-9)
Dewa Hijau (1-9)
Dewa Putih (1-9)
Dewa Hitam (1-9)
Tinggalkan Like & komentar ya kak😁
__ADS_1