
Malam hari nya.
didalam kamar, Lin Chen mengeluarkan Liran, Holi Hui dan Ningnong dari dunia jiwa.
Whush... Whush... Whush...
"hormat kami penguasa muda" ucap Liran dan kedua saudara nya.
"bangunlah, aku ingin kalian bertiga mencari informasi tentang keberadaan penguasa 4 alam dan juga kamar panglima nya yang ada di sini, jika kalian menemukan panglima nya, segera tangkap dia!!" ucap Lin Chen memberikan perintah.
"baik penguasa muda" jawab ketiga nya lalu menghilang.
setelah kepergian ketiga bawahan nya, Lin Chen membuka dunia jiwa dan masuk ke dalam.
Whush...
Lin Chen muncul di depan istana naga, lalu dia masuk ke dalam istana dan menemui Lin Yue, tapi dia mendapati Lin Yue sudah berbaring dan berada di pulau kapuk nya.
tidak ingin mengganggu, Lin Chen pergi membersihkan diri, setelah itu dia memakai pakaian nya yang baru, lalu dia membaringkan tubuhnya di samping Lin Yue dan mengecup bibir nya.
Lin Yue yang merasakan sesuatu yang lembut menempel di bibir nya, dia pun terbangun, dan dapat dia lihat jika itu adalah bibir Lin Chen, lalu Lin Yue pun membalas ciuman itu.
dan ciuman sepasang suami istri itu semakin lama semakin panas, lalu perlahan kedua nya menanggalkan pakaian mereka satu persatu, dan melanjutkan dengan hal itu.
nafas Lin Yue tersengal sengal, karena Lin Chen tidak memberi nya kesempatan untuk beristirahat, sepasang suami istri itu terus melakukan hal itu sampai pagi hari.
pagi hari nya, Lin Chen menggendong Lin Yue ke kamar mandi dan mereka mandi bersama, lalu Lin Chen memandikan Lin Yue, karena sentuhan tangan lembut Lin Chen yang menjelajahi setiap lekuk tubuh nya.
Lin Yue tidak dapat menahan gejolak itu sehingga kedua nya kembali melakukan nya lagi dan lagi, entah sudah berapa kali Lin Yue mencapai puncak nya.
menjelang siang, kedua nya berhenti dan mengganti air yang di dalam bak mandi, lalu kedua nya mandi dan mengganti pakaian mereka yang baru.
setelah itu kedua nya pergi ke ruang makan untuk sarapan, sesampainya mereka di ruang makan, terlihat sudah ada banyak makanan yang di siapkan para pelayan.
lalu kedua nya duduk dan menikmati sarapan pagi mereka.
"Yue'er, saat ini kita sudah berada di istana petir" ucap Lin Chen yang sudah selesai dari sarapan nya.
"Hem.. lalu apa yang akan Gege lakukan setelah ini?" tanya Lin Yue.
__ADS_1
"kita tunggu saja informasi apa yang di dapatkan Liran, Holi Hui dan Ningnong, setelah itu baru aku pikirkan langkah apa yang harus aku ambil" jawab Lin Chen.
kedua nya terus mengobrol hingga sore hari, lalu sore hari nya Lin Chen dan Lin Yue mengunjungi bawahan dan pasukan nya.
"hormat kami penguasa muda, penguasa putri" ucap semua bawahan dan pasukan Lin Chen.
"bangun lah, Zi Long, bagaimana dengan perkembangan pasukan beberapa tahun ini?" tanya Lin Chen.
"mereka sudah meningkat lagi penguasa muda, saat ini yang terlemah berada di dewa semesta tahap awal, dan yang tertinggi berada di dewa alam tahap menengah" jawab Zi Long.
Lin Chen yang mendengar itu menganggukkan kepalanya, lalu dia kembali berkata, "pasukan yang akan kita hadapi nanti kemungkinan lebih kuat dari sebelum sebelum nya, jadi terus tingkatkan kekuatan kalian" perintah Lin Chen.
"baik penguasaan muda" jawab mereka serempak.
lalu Lin Chen dan Lin Yue kembali ke istana naga, sebab hari sudah malam, setelah membersihkan diri dan makan, kedua nya kembali ke kamar dan melakukan itu hingga pagi hari.
dan pagi hari nya Lin Chen berencana untuk meningkatkan kekuatan nya.
"Yue'er, aku akan ke ruang kultivasi untuk meningkatkan kekuatan ku dulu, Karen di antara kita, aku lah yang paling lemah, seharusnya sebagai pemimpin, aku yang paling kuat, tapi yang ada justru aku yang paling lemah" ucap Lin Chen lembut sambil mengelus pipi Lin Yue.
"baik Gege" jawab Lin Yue.
****
Di dunia luar.
saat ini Liran, Holi Hui dan Ningnong berpencar, ketiga jendral itu menggunakan teknik khusus sehingga aura dan bayangan mereka tersembunyi dengan sangat bagus.
tidak ada yang dapat merasakan keberadaan mereka bertiga, saat ini Liran berada di istana, Liran ingin memeriksa setiap kamar yang ada.
Holi Hui berada di perpustakaan Kekaisaran, dia ingin mencari tahu informasi tentang kekuatan pasukan yang ada di alam agung dan alam nirwana.
sementara Ningnong berada di sebuah restoran, tugas nya adalah untuk mendengar informasi dari para pengunjung yang datang ke restoran itu.
saat ini Liran berada di sebuah kamar, dan tampak di tempat tidur ada seseorang yang membaringkan tubuhnya di atas kasur.
perlahan Liran mendekat ke kasur itu, setelah cukup dekat dengan ranjang, Liran dapat melihat jika itu adalah seorang gadis cantik dengan kulit seputih salju.
segera Liran keluar dari kamar dan meninggalkan gadis itu, lalu dia berpindah ke kamar yang lain.
__ADS_1
para prajurit jaga tidak menyadari keberadaan Liran sama sekali, tampak mereka semua mengobrol dengan santai, tapi hanya berbisik bisik tetangga saja, sebab mereka takut jika suara mereka kedengaran dan membangunkan penghuni kamar.
di perpustakaan, Holi Hui terus membuka buku satu demi satu untuk mencari informasi tentang pasukan alam agung dan alam nirwana, tapi sudah lebih dari setengah buka yang ada, dia tidak menemukan apa pun yang di cari.
sementara Ningnong juga sama, dari semua pengunjung yang datang, tidak ada informasi apa pun mengenai penguasa 4 alam, semua hanya info biasa saja, lalu Ningnong berpindah ke restoran yang lain nya.
menjelang pagi, Holi Hui menemukan buku yang berisikan informasi tentang pasukan alam agung dan alam nirwana, setelah dia membaca dan mengetahui semua kekuatan yang ada di dua alam itu, Holi Hui keluar dari perpustakaan dan menuju ke kamar Lin Chen.
sementara Liran masih terus berpindah dari satu kamar ke kamar yang lain, karena setiap kamar yang dia masuki, hanya di huni istri dan anak anak dari Xu Lian.
begitu juga dengan Ningnong, dari sekian banyak restoran yang di masuki, tidak ada informasi apa pun yang di butuhkan, sehingga dia kembali juga ke kamar Lin Chen.
****
Di dalam dunia jiwa.
Sebelas bulan telah berlalu, tapi Lin Chen belum juga menerobos ke dewa bintang, meski sudah ratusan pil tingkat semesta yang dia telan.
satu bulan kemudian, lautan Qi di dantian Lin Chen melonjak hebat pertanda Lin Chen akan menerobos.
Booooomm...
terdengar ledakan teredam dari dalam tubuh Lin Chen, yang menandakan dia telah menerobos ke ranah dewa bintang tahap awal.
dari dalam tubuh nya keluar kekuatan yang meluap lupa, dan pondasi kultivasi nya agak goyah, sehingga Lin Chen masih harus menstabilkan pondasi kultivasi nya.
4 jam kemudian, Lin Chen membuka mata nya, pondasi kultivasi nya sudah kembali kokoh, lalu dia berdiri dan menepuk nepuk pakaian nya yang berdebu.
setelah itu dia keluar dari ruang kultivasi nya dan pergi ke kamar untuk membersihkan diri, sesampainya di kamar, dia tidak melihat Lin Yue, lalu dia pergi ke kamar mandi, setelah membersihkan diri dan memakai pakaian yang baru.
Lin Chen pergi ke dapur mencari Lin Yue untuk pamit kembali ke dunia luar, tapi Lin Yue juga tidak ada di dapur, sehingga Lin Chen keluar dari dunia jiwa tanpa berpamitan pada Lin Yue.
Whush...
Lin Chen muncul di dalam kamar nya yang berada di barak militer, ketiga jendral nya sudah menunggu nya di kamar itu.
"penguasa muda" ucap ketiga jendral.
"bagaimana dengan tugas kalian?" tanya Lin Chen.
__ADS_1
Liran dan Ningnong menggeleng kepala dan mengatakan jika mereka tidak menemukan apa apa, sementara Holi Hui melaporkan apa yang diketahui nya di perpustakaan Kekaisaran.