
kemudian mereka berbincang bincang sebentar lalu berpisah, Lin Chen dan kelompok nya terus melesat ke arah barat, sepanjang jalan kadang mereka bertemu dengan kelompok lain yang di serang monster, Lin Chen pun kadang membantu dan kadang hanya menyaksikan saja.
kini mereka sampai di sebuah bukit yang sangat tinggi, di puncak bukit itu dikelilingi oleh kabut hitam beracun yang mampu membunuh seorang kultivator dewa Jendral kebawah, dan di balik awan itu ada mantra formasi ilusi sehingga siapa saja yang melewati tempat itu hanya dapat melihat kawah panas yang dapat melelehkan apa saja, padahal hanya sebuah mantra formasi ilusi.
Lin Chen yang dan kelompok nya yang melayang di udara tiba tiba berhenti, karena mereka akan memasuki kabut beracun, lalu Lin Chen mengamati kabut beracun itu dengan seksama memakai teknik mata dewa nya.
lin Chen pernah mempelajari teknik mata dewa waktu masih berada di dunia kecil Long Yan, dan atas arahan dan petunjuk dan Long Yan, Lin Chen dapat menguasai teknik itu dengan sangat sempurna.
setelah Lin Chen mengamati beberapa saat, dia dapat melihat ada mantra formasi ilusi dibalik Kabun racun itu.
"kalian tunggu lah disini, aku dan Yue'er akan pergi memeriksa disana" ucap Lin Chen sambil menunjuk kabut hitam beracun itu.
"tapi Patriak Lin, kabut itu sangat beracun, dan dapat membunuh seorang kultivator dewa Jendral" ucap Mo Gui khawatir.
" tenang lah saudara Gui, tidak akan terjadi sesuatu pada aku dan Yue'er" jawab Lin Chen.
setelah itu Lin Chen dan Lin Yue bergerak ke arah kabut hitam beracun itu.
"Yue'er, gunakan teknik pernapasan Dewi phoeniks agar racun yang kamu hirup tidak berpengaruh pada tubuh mu" ucap Lin Chen.
"baik Gege" jawab Lin Yue lalu menggunakan teknik pernapasan Dewi phoeniks.
sedangkan Lin Chen sendiri menggunakan teknik pernapasan dewa naga untuk mengontrol racun, setelah kedua nya selesai, kedua nya langsung melesat memasuki kabut hitam beracun itu, 15 menit kemudian, Lin Chen dan Lin Yue melewati kabut itu dan melihat kawah yang sangat panas di bawah mereka.
tapi Lin Chen dapat mengetahui jika itu hanya lah mantra formasi ilusi, dan bisa dengan muda lin Chen menghancurkan nya.
"tunggu sebentar Yue'er" ucap Lin Chen lalu mendekat ke mantra formasi ilusi itu dan menghancurkan nya.
Booooomm...
mantra formasi ilusi itu hancur saat Lin Chen membuat segel tangan dan menyerang mantra formasi ilusi itu.
setelah mantra formasi ilusi itu meledak, Lin Chen dan Lin Yue melihat ada pintu goa yang berukuran 5x15 meter dibawah mereka.
"ayo Yue'er, kita lihat apa yang ada dibalik mantra formasi ilusi ini" ucap Lin Chen.
"baik Gege" jawab Lin Yue lalu mendekat ke arah Lin Chen.
Lin Chen dan Lin Yue pun melesat turun di depan pintu goa itu, ketika mereka berdua akan membuka pintu goa.
__ADS_1
"ternyata ada manusia yang berhasil melewati kabut beracun dan menghancurkan mantra formasi ilusi yang aku ciptakan" ucap suara dari arah belakang Lin Chen dan Lin Yue, dan itu membuat kedua nya kaget.
Lin Chen dan Lin Yue lalu membalikkan badan mereka dan melihat 27 orang pria paruh baya, 25 orang di antara mereka mempunyai kultivasi di rana dewa Hitam bintang 9, sementara yang 2 orang lain nya berada di rana dewa sejati tahap puncak.
melihat itu Lin Chen tidak takut sedikit pun, karena jika dia bertarung dengan mereka, dia masih bisa mengimbangi 2 orang yang berada di rana dewa sejati itu, dan bisa membunuh mereka yang berada di dewa Hitam itu, meski pun kultivasi Lin Chen hanya berada di dewa Hitam bintang 9. tapi karena dia memiliki jurus jurus dari kitab dewa naga dan juga pedang langit biru, ditambah dengan teknik tubuh dewa naga yang dia miliki, sehingga Lin Chen tidak takut sedikit pun, tapi yang menjadi beban nya adalah Lin Yue yang berada di sisi nya.
karena tidak ingin mengambil resiko, Lin Chen menyuruh Lin Yue masuk ke dalam dunia jiwa.
"maafkan aku tuan tuan, aku dan istri ku tidak sengaja melewati tempat ini" ucap Lin Chen ramah setelah Lin Yue masuk kedalam dunia jiwa.
"tidak sengaja? Hahaha...., jangan bercanda anak muda" ucap seseorang di antara mereka.
"karena kamu sudah berada di sini, maka jangan harap kamu bisa kembali dengan selamat" lanjut nya lagi.
lalu dia memerintahkan kedua puluh lima orang yang berada di belakang nya untuk menyerang Lin Chen, dia tahu Lin Chen bukan orang sembarangan, karena Lin Chen berhasil melewati kabut beracun dan menghancurkan mantra formasi ilusi yang dia ciptakan.
Booooomm Booooomm Booooomm...
ledakan terjadi ketika kedua puluh lima orang itu menyerang Lin Chen, sementara Lin Chen masih mengeluarkan jurus jurus dari kitab tingkat dewa, dia belum mengeluarkan jurus jurus dari kitab naga dewa yang merupakan andalan nya.
Booooomm Booooomm Booooomm...
"langkah cahaya"
"tamparan dewa naga"
lalu Lin Chen melesat dengan sangat cepat dan menampar mereka satu persatu.
Booooomm Booooomm Booooomm Booooomm Booooomm Booooomm...
mereka yang terkena tamparan Lin Chen langsung terlempar sangat jauh.
Booooomm Booooomm Booooomm Booooomm Booooomm Booooomm...
ledakan terjadi ketika kedua puluh lima orang yang di tampar Lin Chen jatuh menabrak tanah dan membuat kawah yang sangat besar.
"kurang ajar kau bocah, akan ku bunuh kau" ucap pria paruh baya tadi dan melepaskan serangan nya.
"teknik tinju bayangan, dari langit muncul ribuan tinju dengan ukuran yang sangat besar.
__ADS_1
"perisai dewa naga"
lalu Lin Chen menggerakkan tangan nya dan membuat sebuah perisai transparan.
Booooomm Booooomm Booooomm Booooomm Booooomm Booooomm...
ledakan demi ledakan terjadi ketika tinju pria paruh baya mengenai perisai yang di buat Lin Chen, melihat tinju nya tidak dapat menembus perisai yang di buat Lin Chen, membuat pria paruh baya itu terkejut,
"aku tidak menyangka dengan usia mu saat ini, kamu dapat menahan tinju ku, kamu sangat berbakat anak muda" ucap pria paruh baya itu yang memuji Lin Chen.
sementara Lin Chen yang mendengar pujian itu hanya diam dan tetap waspada.
"aku ingin lihat apa kamu bisa menahan serang ku kali ini atau tidak" lanjut nya lagi dan kembali menyerang Lin Chen.
Booooomm Booooomm Booooomm...
ledakan kembali terjadi disaat Lin Chen dan pria paruh baya itu saling bertukar jurus, mereja terus bertukar jurus hingga 2 jam lebih, dalam waktu 2 jam lebih itu mereka sudah bertukar jurus lebih dari 100 jurus, kedua nya sangat seimbang.
melihat dia tidak dapat menyentuh Lin Chen sedikit pun, pria paruh baya itu merasa sangat geram.
"saudara Holi Hui, apa kamu hanya menonton ku saja?" bentak pria paruh baya itu pada teman nya, dia sudah kesal karena tidak dapat menyentuh Lin Chen, sementara teman nya hanya menonton saja.
"aku pikir saudara Liran tidak membutuhkan bantuan ku" ucap Holi Hui.
lalu Holi Hui membantu pria paruh baya yang bernama Liran itu menyerang Lin Chen.
Booooomm Booooomm Booooomm...
ledakan kembali terjadi disaat Liran dan Holi Hui menyerang Lin Chen bersamaan, ketika serangan mereka bertabrakan, mereka bertiga terlempar ke belakang ratusan meter dan menabrak tanah.
ketiga nya sama sama mengeluarkan darah di sudut bibir mereka.
"sangat kuat" ucap Lin Chen pelan.
sedangkan Liran dan Holi Hui juga memuji Lin Chen kuat, mereka berdua tidak percaya Lin Chen yang hanya dewa Hitam mampu memukul mundur mereka dan membuat mereka berdua berdarah.
sementara 25 orang yang di tampar Lin Chen hanya menonton saja, karena mereka bukan tandingan Lin Chen.
"kita harus mengeluarkan kekuatan penuh kita, anak ini berbahaya saudara Liran" ucap Holi Hui.
__ADS_1
"kamu benar saudara Holi Hui, anak ini sangat kuat dan berbahaya" balas Liran.