
"baiklah aku akan membantu kalian, tapi sebelum itu kirimkan seorang utusan pada ratu kalian bahwa aku Lin Chen, Patriak sekte Phoeniks Naga mengundang nya datang kesini" ucap Lin Chen tegas setelah mendengar jika ada ras iblis yang ikut serta dalam peperangan antara kekaisaran dark elf dan Kekaisaran goblin.
Deg...
jantung Chu Ming dan jendral Chu Nan berdegup kencang setelah mendengar nama Lin Chen yang merupakan Patriak sekte Phoeniks Naga.
"Lin Chen? Patriak sekte Phoeniks Naga?" tanya Chu Ming memastikan.
"benar, aku Lin Chen, dan aku juga Patriak sekte Phoeniks Naga" jangan Lin Chen memastikan.
"baik Patriak Lin, aku sendiri yang akan pergi ke istana dan menyampaikan undangan Patriak" ucap Chu Ming.
Seminggu kemudian.
di istana kekaisaran dark elf.
"lapor yang mulia, diluar ada tuan kota Chu Ming ingin bertemu yang yang mulia" ucap seorang komandan menyampaikan laporan nya.
"suruh dia masuk" perintah ratu Medusa.
"Hormat hamba yang mulia" ucap Chu Ming yang sudah masuk kedalam aula pertemuan.
"bangun lah, ada apa kamu menemui ku?" tanya ratu Medusa.
"hamba ingin menyampaikan undangan dari Patriak sekte Phoeniks Naga, Patriak Lin Chen" ucap Chu Ming menjeda kata kata nya.
ratu Medusa yang mendengar nama sekte dan nama Patriak sekte langsung berdiri dari kursi nya, karena dia juga sangat penasaran dengan sosok Patriak muda, tampan dan sangat kuat itu.
"dimana dia?" tanya ratu Medusa yang sudah berdiri dari singgasana nya.
"Patriak Lin sekarang berada di kota amount yang mulia" jawab Chu Ming.
__ADS_1
mendengar itu ratu Medusa agak sedikit kecewa, karena dia berpikir jika Lin Chen ada di luar aula, tapi segera dia tersenyum kembali dan menyuruh seorang jendral nya untuk menyiapkan kereta kuda untuk nya.
seminggu telah berlalu kembali.
dan saat ini ratu Medusa sudah hampir sampai di kota amount, ratu Medusa sangat penasaran dengan sosok Lin Chen, sejak dulu dia sangat ingin bertemu dengan Lin Chen, tapi karena jarak yang terlalu jauh membuat nya hanya bisa memimpikan nya, tapi hari ini impian nya itu akan terwujud dalam beberapa saat lagi.
beberapa saat kemudian ratu Medusa dan rombongan nya sudah sampai di istana kota, sedangkan Lin Chen tidak ada disana, la saat ini Lin Chen berada disebuah penginapan yang tidak jauh dari istana kota, mendengar jika Lin Chen ada di sebuah penginapan, ratu Medusa langsung menuju penginapan dimana Lin Chen berada.
Bruk...
semua orang yang makan di lantai bawah penginapan langsung menjatuhkan diri memberi hormat pada ratu medusa ketika ratu Medusa dan rombongan nya masuk kedalam penginapan.
"hormat lada yang mulia ratu, semoga yang mulia panjang umur" ucap semia orang yang berada di dalam penginapan kecuali Lin Chen yang tetap santai memakan makanan nya.
"bangun lah! hormat kalian aku terima" ucap ratu Medusa.
sementara manager penginapan sangat senang karena ratu mereka berada di penginapan mereka, lalu manager itu dengan menundukkan kepalanya berjalan ke arah ratu Medusa.
"aku kesini hanya untuk memenuhi undangan seseorang, jadi taun manager tidak perlu berlebihan seperti itu, siapkan saja makanan terbaik yang kalian punya" jawab ratu Medusa.
lalu Chu Ming mengantar ratu Medusa pada Lin Chen yang sedari tadi duduk di sudut ruangan dengan tenang.
Deg...
jantung ratu Medusa berdegub kencang setelah melihat ketampanan Lin Chen, dia begitu terpesona dengan sosok pemuda yang ada di depan nya ini.
"ternyata rumor itu benar, Patriak Lin sangat tampan" gumam ratu Medusa membatin.
"salam patriak Lin" ucap ratu Medusa yang sudah kembali tenang dan memberi salam pada Lin Chen.
Lin Chen pun berdiri dan membalas salam ratu Medusa.
__ADS_1
"salam ratu" ucap Lin Chen menangkupkan tangan dengan sedikit membukukkan badan nya.
"silahkan duduk ratu" ucap kembali Lin Chen meminta ratu Medusa untuk duduk.
"terima kasih Patriak" balas ratu Medusa lalu duduk di depan Lin Chen.
lalu Lin Chen juga duduk dan membuat gerakan tangan dan muncul lah sebuah formasi transparan yang mengurung mereka berdua, hal itu mengejutkan semua rombongan yang dibawa ratu Medusa, ratu Medusa juga terkejut dengan aksi Lin Chen itu.
"tenang lah ratu, aku sengaja memasang formasi ini agar obrolan kita tidak dapat di dengar oleh mereka" ucap Lin Chen menjelaskan.
"ada apa patriak Lin mengundang ku?" tanya ratu Medusa dengan gugup, jantung nya berdegub sangat kencang, baru kali ini ada pemuda yang membuat nya gugup seperti ini.
"aku tahu kalian dalam masa perang dengan Kekaisaran goblin dan di bantu ras iblis" ucap Lin Chen menjeda kata kata nya.
"dan aku yakin Kekaisaran ini tidak akan dapat bertahan dalam waktu yang tidak lama lagi, karena ras iblis terkenal sangat kuat, sehingga aku memutuskan untuk membantu ratu untuk memerangi Kekaisaran goblin dan ras iblis" ucap Lin Chen tenang.
ratu Medusa yang mendengar ucapan dari Lin Chen itu merasa sangat senang, karena dengan bantuan Lin Chen dan pasukan nya, maka peperangan ini akan berakhir dengan kemenangan di pihak mereka, tapi ratu Medusa tetap bersikap tenang, karena dia tahu pasti ada sesuatu yang di inginkan Lin Chen sehingga Lin Chen mau membantu nya.
"lalu apa yang Patriak Lin inginkan dari ku? karena tidak ada makan siang yang gratis" tanya ratu Medusa.
"Hehehe..., aku bukan orang yang mengambil kesempatan dalam kesempitan, aku tidak membutuhkan apa apa, aku hanya ingin membantu kekaisaran mu, karena aku juga masih punya sedikit urusan dengan ras iblis, dan kebetulan ras iblis juga ikut dalam peperangan ini, jadi tidak ada salah nya kan jika aku juga ikut ambil bagian dengan berdirj di jalan yang sama dengan ratu?" jawab dan tanya Lin Chen yang terkekeh dengan pertanyaan ratu Medusa.
"apa ucapan Patriak bisa aku pegang?" tanya ratu Medusa.
"aku tidak serakah dengan kekuasaan, jika aku mau, aku dapat menaklukkan alam kegelapan ini dan menjadikan alam kegelapan ini berada di bawah kaki ku, tapi aku bukan tipe orang seperti itu, karena aku adalah orang yang hanya ingin bebas kemana saja tanpa terikat dengan undang undang dan aturan yang menyebalkan itu, aku suka berpetualangan" jawab Lin Chen panjang lebar.
ratu Medusa yang mendengar jawaban Lin Chen itu membenarkan dalam hati, dengan kekuatan dan pasukan yang di miliki Lin Chen, tidak mustahil bagi Lin Chen jika ingin menguasai seluruh alam kegelapan, tapi Lin Chen tidak tergiur dengan kekuasaan.
"terima kasih karena sudah mau membantu ku, aku akan sangat berterima kasih pada Patriak Lin jika kita dapat memenangkan perang ini" ucap ratu Medusa.
"sekarang kita sudah membahas masalah yang penting, jadi bagaimana jika kita makan dulu sebelum ratu kembali?" tanya Lin Chen.
__ADS_1
ratu medusa yang mendengar Lin Chen mengajak nya makan berdua menjadi lebih gugup lagi, apa lagi sudah tidak ada bahan yang harus di bahas, hal itu membuat jantung ratu Medusa semakin tidak karuan.