
Setelah Lin Chen mendengar cerita dan penjelasan dari Xuan Di, Lin Chen tahu jika lawan nya kali ini sangat kuat, dewa semesta? bahkan saat ini dia baru berada di dewa sejati, di depan penguasa itu, Lin Chen hanyalah seekor semut.
"terima kasih untuk semua informasi nya tetua" ucap Lin Chen ramah sambil menangkupkan tangan nya.
"tidak masalah anak muda, lalu kalian mau kemana?" tanya Xuan Di.
"untuk sementara aku dan istri ku belum tahu pergi kemana, karena kami baru sampai disini" jawab Lin Chen jujur.
"lalu kenaoa tetua ada disini?" tanya Lin Chen yang baru sadar jika mereka berada di sebuah tempat yang sangat jauh dari kota.
"saat ini kami mencari bahan untuk membuat pil, Patriak kami menderita sebuah penyakit dan kami tidak tahu oenyakit seperti apa yang di derita Patriak, sudah banyak Alkemis yang kami undang untuk membuatkan pil untuk Patriak, tapi tidak ada yang dapat mendeteksi penyakit Patriak kami" jawab jujur Xuan Di.
mendengar itu Lin Chen bersemangat, jika dia bisa mengobati Patriak mereka, maka dia bisa menjalin hubungan baik dengan klan Xuan, yang artinya dia sudah memiliki kenalan di bintang Bei Xi'an ini.
"apa aku bisa melihat penyakit yang di derita Patriak?" tanya ramah lin Chen.
mendengar pertanyaan itu para tetua semua cukup kaget, mereka berpikir tidak mungkin pemuda didepan mereka ini seorang alkemis, karena Alkemis tingkat tinggi semua adalah pria paruh baya sehingga mereka segera menghilangkan pemikiran itu.
"apa tuan muda seorang Alkemis?" tanya Xuan Di memastikan.
"bisa di bilang seperti itu tetua, jika tetua mengizinkan ku untuk melihat penyakit yang di derita Patriak, mungkin aku bisa membantu" jawab Lin Chen ramah.
untuk beberapa saat tidak ada jawaban dari kelima tetua itu, mereka terlihat sedang berpikir, apakah membawa Lin Chen atau tidak, setelah cukup lama mereka berpikir, Xuan Di dan keempat saudara nya membolehkan Lin Chen untuk memeriksa Patriak mereka.
"baiklah tuan muda, tuan muda boleh memeriksa Patriak kami" jawab Xuan Di membolehkan.
l"mari tuan muda" ucap Xuan di lalu melesat ke arah timur dan di ikuti Lin Chen dan yang lain nya.
__ADS_1
3 hari kemudian mereka mendarat disebuah kota yang cukup besar, dan benar saja, penduduk kota itu adalah kultivator kuat, baik laki laki mau pun anak anak, bahkan anak yang berusia 10 tahun saja sudah berada di ranah semi abadi tahap puncak, Lin Chen yang melihat anak anak itu pun kagum dengan kekuatan mereka.
setelah masuk kedalam kota dan berjalan 3 jam lama nya, Lin Chen dan yang lain nya samlai di klan Xuan.
"salam tetua" ucap penjaga gerbang.
lalu Xuan Di dan tetua lain membawa Lin Chen dan Lin Yue ke kamar Patriak mereka.
"silahkan masuk tuan muda nona muda" ucap Xuan Di yang merupakan tetua pertama.
ketika masuk kedalam kamar, Lin Chen melihat seorang pria paruh baya yang terbaring lemah di atas kasur dengan wajah yang sangat pucat.
"racun ulat malam" ucap Lin Chen yang sudah memegang pergelangan tangan Patriak dan memeriksa nadi nya dan dapat di dengar semua orang yang berada di dalam ruangan itu.
mereka yang mendengar Lin Chen menyebut racun ular malam pun sangat terkejut, mereka tidak menyangka jika Lin Chen dapat mendeteksi penyakit Patriak mereka.
"benar tetua, didalam tubuh Patriak terdapat racun ular malam, dan seperti yang kita tahu, racun ulat malam sangat sulit untuk di deteksi, sebab dia menyatu dengan darah dan daging, dan racun ini juga tidak berwarna dan tidak bau, sehingga orang yang terkena racun ulat malam tidak akan tahu jika dirinya terkena racun ini, dan efek dari racun ini akan melumpuhkan saraf dan menyerap energi kehidupan orang yang terkena racun ini sehingga energi kehidupan nya perlahan menghilang dan menewaskan nya. jawab Lin Chen menjelaskan panjang lebar.
"tapi siapa yang memberi racun itu pada Patriak?" gumam Xuan Di membatin.
"lalu apakah tuan muda bisa menyembuhkan Patriak?" tanya Xuan Di berharap.
Lin Chen tidak menjawab dan hanya tersenyum sambil menganggukkan kepalanya, Xuan Di dan semua orang yang berada di dalam ruangan itu merasa sangat senang, karena pemuda di depan mereka ini dapat menyembuhkan Patriak mereka.
"kalian keluarlah, aku ingin membuat pil untuk Patriak, tetua Di, aku harap tetua bisa memberikan ku waktu untuk membuat penawar nya" ucap ramah lin Chen.
para tetua yang mendengar jika Lin Chen ingin membuat penawar racun dan tidak ingin di ganggu pun tidak keberatan dan keluar dari kamar.
__ADS_1
"tetua Xuan, tetua tinggal lah bersama ku, karena ada yang ingin aku bicarakan" ucap Lin Chen yang menahan Xuan Di keluar kamar.
setelah mereka sudah keluar, Lin Chen lalu membuat formasi didalam kamar agar obrolan mereka tidak dapat di dengar, Xuan di yang melihat Lin Chen membuat formasi tingkat tinggi itu pun terkejut dan semakin mengagumi sosok Lin Chen.
" selain master Alkemis, dia juga master formasi, sungguh pemuda yang jenius" batin Xuan Di.
"tetua, aku rasa di klan ini ada mata mata, dan mata mata itu yang memberikan racun ini pada Patriak" ucap Lin Chen serius setelah membuat formasi.
mendengar itu Xuan Di sangat terkejut dengan apa yang dikatakan Lin Chen, bagaimana mungkin ada mata mata di klan mereka.?
"apa tuan muda yakin dengan dugaan tuan muda?" tanya Xuan Di tidak percaya.
"aku sangat yakin tetua, karena tidak mungkin racun itu masuk ke dalam tubuh Patriak tanpa ada yang memasukkan nya" jawab Lin Chen.
"tapi sebelum kita mengungkapkan mata mata nya, aku ingin membuatkan pil penawar nya lebih dulu" lanjut Lin Chen.
lalu Lin Chen mengeluarkan bahan bahan untuk membuat pil penyembuhan tingkat semesta, lagi dan lagi Xuan Di terkejut melihat Lin Chen yang mengeluarkan bahan bahan itu, karena semua bahan yang di keluarkan Lin Chen adalah bahan bahan yang berusia puluhan juta tahun dan dan ratusan juta tahun.
lalu Lin Chen mengeluarkan api abadi nya dan membersihkan racun dari bahan bahan itu, setelah swmua racun sudah di bersihkan, Lin Chen melebur dan mencairkan nya, beberapa saat kemudian semua bahan bahan itu mencair dan Lin Chen memadatkan, tapi sebelum semua cairan itu padat dan membentuk pil, Lin Chen menambahkan selembar daun pohon kehidupan dan air spiritual agar aura kehidupan Patriak kembali seperti semula, kali ini Xuan Di hampir muntah darah melihat daun pohon kehidupan dan air spiritual yang di keluarkan Lin Chen, tapi segera dia menenangkan diri agar tidak menggangu Lin Chen membuat pil.
setelah beberapa saat, 5 butir pil penyembuhan tingkat semesta melayang di telapak tangan Lin Chen, dan kali ini Xuan Di tidak dapat berkata apa apa lagi.
"pil tingkat semesta?" ucap Xuan Di tidak percaya dengan apa yang di lihat nya.
"akhirnya selesai" ucap Lin Chen menyeka keringat yang berada di dahi nya.
"baiklah tetua, pil nya sudah jadi, tolong tetua bangun kan patriak" ucap Lin Chen.
__ADS_1
lalu Xuan Di membangunkan Patriak dan membuat nya dalam posisi duduk, Lin Chen memasukkan satu butir pil kedalam mulut Patriak dan membantu nya menyerap khasiat pil itu.