
Jam sudah menunjukkan waktu 5.30 WIB, hari ini aku harus berangkat lebih pagi karna harus mempersiapkan untuk penutupan ekskul hari ini. Aku langsung bergegas bangun dari kasur dan keluar kamar.
"Eh tumben anak Mama udah bangun nihhh pagi - pagi." Ledek Mama yang sejak tadi sudah sibuk menyiapkan sarapan untukku.
"Ihhh Mama nih, anaknya bangun pagi salah, anaknya bangun siang juga salah. Jadi Riri harus gimanaa??" Keluhku yang sambil bersiap mandi.
Mama hanya tertawa mendengar ocehanku.
Setelah Aku selesai mandi, lalu aku langsung saja mengambil susu yang sudah di siapkan Mama di meja makan.
"Maa.. Aku langsung yaa. Pakde juga udah nunggu di depan."
"Ini kok pagi - pagi banget Ri? Mau ada apa emang?" Tanya Mama sambil menyapu rumah.
"Iyaaa hari ini MOS selesai Ma.. Terus kan drumband tampil." Jelasku sambil memakai sepatu.
"Kamu kalo udah drumband nomer satu ya Ri."
"Mulai deh Mama.. Udah yaa Riri berangkat. Assalamualaikum."
"Walaikumsalam."
Jangan tanya Bapakku kemana yaa, yang pastinya Bapak gak pulang dari kemarin karna praktek. Hari ini Bapak pulang, kemungkinan jemput Aku nanti ke sekolah.
***
Sampai di sekolah, Aku langsung berlari masuk ke kelas dan langsung keluar lagi dan menuju ruang drumband.
"Ri.. Siapin alat - alat melodi." Ka Romi tiba - tiba menepuk pundakku.
__ADS_1
"Iya Ka, ini lagi Aku siapin yaa. Kita pemain totalnya ada 30 kan ya. Duh kalo gak ada Ka Fero sama Ka Beno gabung main jadi apa ini kita sepi banget."
"Iyaa makanya, mudah - mudahan bisa menampilkan yang terbaik yaa kita."
"Amiiinn ya Ka."
"Wuih.. Riri udah siap tampil nih kayaknya." Ka Joe tiba - tiba masuk ke ruang drumband.
"Lah, lo gak di kelas 1 Ka?" Tanyaku heran karna dia adalah OSIS juga.
"Gue lagi keliling - keliling gak jelas dulu deh. Mau liat - liat keadaan."
"Liat - liat keadaan apa sih Joe?" Kata Ka Romi seperti meledek.
"Ah Lo nih. Serius gue.. Gue kan juga liat keadaan kalian ini gimana." Jelas Ka Joe.
Dan kami pun tertawa karna kelakuan Ka Joe yang membingungkan "HAHAHAHAHA."
"Demo ekskul jam berapa ya Ka?" Tanyaku ke Ka Joe.
"Jam 9 kita udah siap - siap ya Ri." Jawab Ka Joe.
"Okee sip."
Lalu Aku bergegas menyiapkan baju untuk tampil nanti.
"Ri. Tolong pegangin baju Gue dong." Yori yang tiba - tiba menghampiri.
"Lo mau kemana?"
__ADS_1
"Gue masih harus urus kelas satu nih." Jawab Yori sambil menggaruk kepalanya.
"Jangan lupa minum, lo kayaknya kecapean deh Yor."
"Iya sayang.... Yaudah Gue kesana dulu yaaa.."
"Iyaaa.." Lalu Yori berlalu pergi meninggalkanku.
Waktu sudah menunjukkan pukul 8.45 WIB. Aku bergegas langsung ke ruang drumband dan mengganti baju.
"Yori mana ya?" Tanya Ka Romi.
"Tunggu ya Ka, dia lagi repot urus anak kelas satu dulu." Jawabku.
"Duh agak repot yaa kita nih karna hampir semua anak drumband juga anak OSIS." Keluh Ka Romi.
"Udah tenang Ka." Jawabku.
"Eh ini kita belum lengkap? Yang OSIS belum pada dateng?" Tanya Ka Fero mulai kebingungan.
"Taraa... Kami datang." Tiba - tiba Ka SInta datang beserta semua anak drumband yang juga anak OSIS.
"Udah semua siap - siap. Kita harus udah siap sebelum jam 10. BURUAN!!!" Teriak Ka Fero di dalam ruang drumband.
Kami sibuk wara - wiri untuk bersiap demo ekskul saat itu, Aku yang sibuk memakaikan baju Yori. Yori yang sambil sibuk membereskan alat - alat perkusi, Ka Joe yang sudah bolak balik menyusun alat - alat melodi, Pipit yang sudah cantik untuk tampil, Lani yang sibuk mengurus bendera - bendera dan tongkatnya. Dan dua yang spesial, yaitu satu alat cymbal dan satu mayoret akan kami pakai. Tapi untuk cymbal nanti Ka Beno yang akan memainkannya dan dia akan memainkan secara khusus.
"Okee udah siap semua?! Let's Go!" Teriak Ka Beno.
Dan kami tampil dengan penuh semangat dan berusaha tidak ada kesalahan sedikit pun. Alhamdulillah kami menampilkan yang tebaik saat penutupan ekskul. Sampai mata semua terpana melihat penampilan kami. Benar - benar tercengang. Aku pun benar - benar merasa lega dan bangga atas apa yang sudah di tampilkan drumband pada hari ini. Padahal hampir 60% anak drumband adalah anak OSIS, yang pastinya mereka lebih capek karna sibuk mengurusi ospek, sibuk juga latihan untuk hari ini. Aku benar - benar salut dengan Yori yang tetap semangat walaupun aku tau dia lelah, tapi dia tetap tersenyum dan tegap berdiri. Aku bangga menjadi pacarnya.
__ADS_1