
Hai.. Aku Riri Saputri, aku ingin mencurahkan hati untuk Yori. Muhammad Yori Damara, dia adalah seorang laki - laki yang ku cintai dulu saat aku jaman SMA. Dia adalah laki - laki yang berpostur badan tinggi, berisi, kulit berwarna sawo matang, mata yang agak sipit, punya lesung pipi dan rambut cepak. Yori berasal dari Jambi, si anak ke-3 dari 5 bersaudara. Yori adalah seorang siswa yang sibuk di sekolah, sibuk mengikuti organisasi OSIS dan ekskul drumband. Bahkan dia sempat menjabat menjadi ketua drumband. Dulu aku sangat menyayanginya, bahkan aku terus mempertahankan hubungan walaupun aku punya firasat dia ada sesuatu dengan sahabatku sendiri. Yori yang dulu aku kenal, dia sangat humoris, baik, tidak manja dan cuek.
__ADS_1
Saat aku dan Yori putus, psikisku terpuruk. Aku sempat tidak percaya lagi dengan cowok. Sampai aku menjadi seseorang yang gampang mempermainkan hati laki - laki. Tapi, aku benar - benar bermain dengan mereka yang player juga yaa... Aku membalas kekesalanku terhadap Yori dengan beberapa laki - laki yang mendekatiku saat itu. Ada lebih dari 3 laki - laki yang berusaha mendekatiku. Bahkan mereka menyatakan perasaannya kepadaku, dan yaaa... aku menerima semuanya. Seketika aku seperti perempuan yang hilang akal dan tujuan. Aku menanggapi semua pesan singkat dari mereka semua. Aku menerima cinta mereka semua, tapi aku tidak mau bertemu dengan mereka. Aku hanya mau berkomunikasi via chat saat itu, aku punya alibi sedang sibuk fokus banyak tugas di sekolah. Tapi tidak butuh waktu lama untuk mempertahankan itu semua, hanya dalam waktu 1 sampai 3 hari aku langsung memutuskan hubungan dengan mereka semua.
__ADS_1
Lalu setelah 4 bulan aku putus dengan Yori, aku mendengar kabar Yori dan Lani berpacaran. Hancur rasanya hati aku, yaa perasaanku dengan Yori belum hilang tapi dia sudah berani berpacaran dengan mantan sahabatku sendiri. Padahal dulu Lani yang berusaha mendekatiku dengan Yori agar aku dan Yori bisa jadian. Tapi ternyata diam - diam dia punya hati dengan Yori, bahkan Yori tidak pernah berusaha untuk sering main ke rumahku dengan berbagai alasan, tapi Yori sering berkunjung ke rumah Lani. Alasan demi alasan selalu Yori utarakan, dia selalu berkata rumah dia dan Lani dekat makanya Yori sering main ke rumah Lani. Padahal saat itu aku pacarnya Yori. Tanpa ada kata maaf dari mulut Yori dan Lani, bahkan setiap aku berkunjung ke sekolah lama dan bertemu dengan mereka yang sedang berdua, mereka tanpa malu memamerkan kemesraan mereka di depanku. Aku selalu menahan supaya aku tidak menangis di hadapan mereka maupun di depan teman - temanku. Bahkan orang - orang yang tau bagaimana dulu dekatnya aku dengan Lani pun tidak menyangka mereka seperti itu kepadaku.
__ADS_1
Dan ini yang terakhir, aku mau berterima kasih untuk Yori. Aku dan Yori kenal berawal dari teman sekelas. Walaupun akhirnya kita tidak bisa bersama sampai serius, aku berterima kasih kepada Yori karna dia aku belajar lebih dewasa untuk menghadapi suatu hubungan. Aku jadi punya pengalaman berpacaran dengan seseorang yang aku sukai juga, cintaku tidak bertepuk sebelah tangan. Dan setelah beberapa tahun hubungan kita berakhir sekarang yang aku tau Yori sudah punya kekasih baru dan bukan dengan Lani dan Yori sekarang menetap di Jambi bersama keluarganya dan bekerja disana. Aku berharap sekarang hidupnya lebih bahagia dan kami akan tetap menjadi teman di sosial media.
__ADS_1
Terimakasih Muhammad Yori Damara. (Ini bukan nama asli) Saya menghargai privacy seseorang. Jadi disini semua nama saya ganti. Untuk yang merasa tersinggung dengan novel saya. Saya Mohon maaf sebelumnya, disini saya hanya ingin menceritakan pengalaman saya. Saya berani menuangkan kisah cinta saya di masa lalu karna saya sudah berdamai dengan mereka semua. Dan kisah ini sudah 11 tahun yang lalu... Terimakasih yang sudah mau membaca novel saya yang pertama sampai BAB terakhir yaa... Masih ada kisah Riri selanjutnya di novel berikutnya...
__ADS_1