PERJALANAN JADI NOMER 1

PERJALANAN JADI NOMER 1
Episode 103


__ADS_3

"ok saatnya untuk beristirahat pulang dulu, ambil dan bayar gadis antik itu dulu" ucap Ling sambil meninggalkan ruanganya.


"hm, ini uang nya" ucap Ling sambil mengeluarkan emas 100 juta.


"terima kasih tuan, kapan kapan mampir ke sini lagi" ucap pelayan di rumah lelang.


"halo gadis cantik" ucap Ling sambil tersenyum menyapa gadis yang baru ia dapatkan dari rumah lelang.


"terimalah hormat ku tuan" ucap Miyuki dengan hormat.


"ha ha ha, kau sangat sopan sekali, tidak sia sia aku mengeluarkan 100 juta untuk mu" ucap Ling sambil tersenyum.


"tidak sia sia apanya, kau akan mati di tangan ku nanti" batin Miyuki.


"ayo kita pergi dari sini" ucap Ling sambil berjalan keluar rumah lelang.


Ling memutuskan mencari penginapan untuk beristirahat terlebih dahulu "paman berapa biaya menginap?" ucap Ling.


"20 koin emas permalam" ucap pemilik penginapan.


"ok, aku pesan kamar yang di atas" ucap Ling.


"silahkan tuan, ini kunci kamarnya" ucap pemilik penginapan.


Ling masuk ke penginapan bersama Miyuki, setelah masuk kamar tiba tiba Miyuki menyerang Ling dengan sebilah pisau "mati kau" ucap Miyuki.


"sungguh naif nya kau ini, kau mau membunuhku dengan pisau biasa seperti ini" ucap Ling setelah tertusuk pisau di bagian perut.

__ADS_1


"a…apa, dia benar benar tidak apa apa, kenapa bisa begini, hah, sepertinya hari kematian ku telah tiba" batin Miyuki.


"ha ha ha, kau lucu sekali, apa kau tau siapa yang mengalahkan Dewa Matahari dan Dewa Bulan, bahkan yang mengurung mereka, itu adalah aku bersama kakak ku, Dewa Kaze" ucap Ling sambil tersenyum.


"nasib ku benar benar sial, impianku untuk bebas telah sirna hari ini" batin Miyuki yang perlahan mundur selangkah demi langkah dan terjatuh.


"air susu dibalas dengan air tuba, padahal aku berniat memberimu kebebasan setelah aku membelimu, tapi kau membalasku dengan menusukku dengan pisau" ucap Ling tersenyum dan mencabut pisau yang ada di perutnya.


Ling membuang pisau yang telah ia cabut dari perutnya dan berjalan perlahan mendekati Miyuki "kau…kau mau apa?" ucap Miyuki yang ketakutan melihat Ling berjalan mendekatinya.


"kau pasti tau aku akan melakukan apa" ucap Ling sambil mengangkat Miyuki ke atas kasur.


Miyuki membuka matanya "kenapa kau masih baik pada ku" ucap Miyuki setelah membuka matanya.


"ee, itu sifatku dari lahir mungkin, aku juga tidak tau, ha ha ha" ucap Ling sambil membalut luka di perutnya.


"biar aku bantu membalut luka mu" ucap Miyuki dengan wajah bersalah.


"en, sama sama" ucap Miyuki.


"oh iya, aku lupa menanyakan nama mu, namaku Ling, dan di sini aku di panghil Pangeran Ling" ucap Ling sambil tersenyum dan duduk di kursi.


"namaku Miyuki, terima kasih tuan telah membantuku, maaf karena tadi menusukmu" ucap Miyuki yang duduk di atas kasur.


"tidak apa apa, anggap saja itu tidak terjadi, kau tinggalah di sini, ink aku ada sedikit emas, kau bisa tinggal di sini selama 1 tahun jika kau mau, aku akan pergi dulu, kapan kapan aku mampir ke sini" ucap Ling dan berdiri.


"tunggu dulu" ucap Miyuki dan menarik Ling.

__ADS_1


Ling ditarik Miyuki dan terjatuh di kasur, tiba tiba Miyuki sudah menindih nya "kau, apa yang kau lakukan" ucap Ling yang tiduran di kasur.


"anggap saja ini adalah permintaan maaf, aku ingin bercinta denganmu" ucap Miyuki sambil membuka bajunya perlahan.


Miyuki membukakan baju Ling dan mengeluarkan barang milik Ling, Miyuki memasukanya ke dalam miliknya.


Catatan : pasti para pembaca sekalian tau yang author maksut


"ahh, ternyata sakit, tapi perlahan sakitnya menghilang, dan berubah menjadi enak" ucap Miyuki setelah memasukan itu Ling ke dalam.


"baiklah kalau ini yang kau mau" ucap Ling.


"ah ah ah, tuan, kau masuk sangat dalam, itu mu semakin keras dan hangat, ayo tuan teruskan ini sangat enak" ucap Miyuki.


Sfx : ah ah kimochi ah ah


Catatan : sebenarnya author bisa melanjutkan adegan yang satu ini, tapi mungkin gak di setujui oleh pihak MANGATOON


"dasar anak zaman sekarang" ucap pemilik penginapan yang mendengar suara dari kamar yang Ling pesan sambil menangis batin.


Pagi harinya Ling masih tidur bersama Miyuki di ranjang dengan posisi berpelukan "tanggung jawabku bertambah satu lagi" batin Ling sambil memeluk Miyuki.


"miyuki" ucap Ling yang masih memeluk Miyuki.


"hm" ucap Miyuki yang juga masih memeluk Ling.


"apa kau mau menjadi istriku?, tapi kau akan menjadi yang kedua" ucap Ling memeluk Miyuki.

__ADS_1


"tidak apa apa tuan, aku akan selalu bersama mu" ucap Miyuki memeluk Ling sambil tersenyum.


"kalau begitu, mulai sekarang kau adalah istriku" ucap Ling sambil memeluk Miyuki semakin erat.


__ADS_2