
"baiklah, bagaimana cara ku untuk membantu mu?" ucap Ling.
"pertama tama, kau harus meringkus Naga itu dan aku yang akan membunuh nya, ha ha ha ha" ucap Zilong.
"anak setan" batin Ling menggelengkan kepalanya.
setelah itu mereka berdua pergi ke rumah kepala dea untuk menawarkan diri melawan dan membunuh naga, di sini hanya ada mereka berdua, kerena kebanyakan orang d sini metok beerperingkat Grand Master bintang 5.
Ling dan Zilong berdiri di depan rumah kepala desa, tak lama mereka di suruh masuk untuk menghadap Valir.
"apa, kalian benar benar ingin melawan Sang Naga?" ucap Valir yang bersipa dan bersandar di dinding.
"ya, aku siap melawan naga itu" ucap Zilong dengan bersemangat.
"ha ha ha, semangat yang sangat bagus, siapa namamu nak?" ucap Valir sambil tertawa kecil.
__ADS_1
"namaku Zilong dan ini teman ku Ling" ucap Zilong.
"sebelum itu, kalian harus tau, kalau naga yang kalian hadapi bukanlah satu naga, tetapi ada dua naga, keduanya sama sama berperingkat MYTHIC" ucap Valir.
"tidak apa apa paman, kalau toh kami mati, paling tidak bisa memberikan luka yang cukup parah untuk kedua naga itu" ucap Ling.
"ha ha ha, kalian memang memiliki semangat masa muda, baiklah besok kita akan berangkat ke tempat naga itu" ucap Valir.
setelah itu Ling dan Zilong beristirahat di rumah Valir untuk memulihkan stamina mereka, "tuan muda, apa kita bisa mengalahkan Naga itu?".
keesokan paginya mereka berangkat dan siap untuk melawan naga, "Zilong kau bunuh naga itu dan ambil kepalanya untuk menikafi Freya dan aku akan ambil Inti Roh Hewan Iblisnya".
"ok, siap tuan muda" ucap Zilong.
setelah sampai di pegunungan tempat Naga itu berada, Ling merasakan tekanan kekuatan yang sangat kuat sekali dari gunung ini.
__ADS_1
mereka masuk dan mendirikan sebuah tenda di kaki gunung ini, setelah beristirah mereka meneruskan perjalanan tenpa membawa barang dan hanya membawa senjata mereka saja.
"hmm, anak anak ini, memang sesuatu, mereka bahkan punya senjata senjata tingkat Legend, ck ck ck , kejutan apa lagi yang akan mereka berikan kepada ku" batin Valir.
mereka langsung menuju ke puncak Gunung untuk mencari naga yang di buru, mereka berjalan beberapa lama dan Ling baru menyadari kalau Gunung ini memiliki Wilayah yang berbeda, di sini di bedakan menjadi wilayah Api dan Es.
mereka memilih ke wilayah Api, akhirnya mereka bertemu dengan sesosok Naga yang bernama Akantor, mereka bersiap siap untuk menyerangnya, ketiga orang ini mau membunuh Akantor namun telah menyadari nya.
Akantor langsung menghempaskan ekornya ke arah mereka bertiga, Ling menggunakan Jurus Tapak Ombak untuk menangkis serangan dari Akantor.
karena kekuatan Akantor terlalu besar Ling tidak mampu menahanya lagi " cepat kalian menghindar, aku sudah tidak kuat lagi untuk menahanya".
Zilong dan Valir menghindar dan hanya menyaksikan Ling terkena hempasan Ekor Akantor, asap sangat tebal di tempat Ling sampai sampai mereka tidak bisa melihat bagaimana keadaan Ling sekarang.
di dalam kepulan asap Keluar semburan Air, Zilong langsung mengerti Iyarat dari Jurus Ling, ia langsung melemparkan Tombak Hiu Raja Laut ke Arah Akantor dan mencoba melawanya.
__ADS_1