
"ah, mimpi itu seperti sabgat nyata, lupakan saja lah, aku mau mandi dulu biar pikiranku tenang" ucap Ling sambil berjalan keluar kamar.
"pelayan siap kan air panas, aku mau mandi dulu" ucap Ling.
Tak lama air panas yang di minta Ling sudah siap, kemudian ia berendam dan menenangkan pikiranya terlebih dahulu.
"ah, tadi itu terasa seperti nyata, tapi sepertinya aku merasakan ada sesuatu di bawah istana ini dan kekuatanya sama seperti Fatalis" ucap Ling.
"Ling, kemarilah, temui aku di bawah" suara yang terdengar dari bawah.
"eh, suara apa itu, itu seperti terdengar dari bawah" ucap Ling sambil menempelkan telinganya ke lantai.
"apa kau sudah lupa dengan ku, kau ini masih muda, masa sudah pikun, cepat kemari" ucap suara itu lagi.
__ADS_1
"sepertinya aku harus memeriksa ke ruang bawah tanah" batin Ling yang masih menempelkan telinganya ke lantai.
Ling bergegas memakai bajunya "aku harus bertanya kepada Kak Kaze jalan menuju ruang bawah tanah" ucap Ling sambil berjalan.
"Ling ada apa kau mencari ku" ucap Dewa Kaze yang duduk di singga sana nya.
"begini kak, aku mau bertanya jalan menuju ruang bawah tanah Istana Kaminari" ucap Ling sambil berjalan mendekati Dewa Kaze.
"hm, aku akan menunjukan jalanya bersama mu, tapi untuk apa kau ingin ke sana?, bahkan aku belum pernah masuk ke sana, karena di larang oleh para leluhur" ucap Dewa Kaze sambil memegang dagunya.
"hm, aku bisa membawamu kesana, aku juga penasaran apa yang ada di dalam sana, kata para leluhur di sana ada mahluk yang sangat ganas dan haus darah, aku jadi penasaran, ayo kita berangkat kesana" ucap Dewa Kaze dan berjalan menuju ke ruang bawah tanah.
"lest go kita kesana" ucap Ling dengan gembira dan berjalan mengikuti Dewa Kaze.
__ADS_1
"katanya mahluk itu di segel, mungkin kita akan aman jika pergi ke sana" ucap Dewa Kaze setelah sampai di pintu masuk ruang bawah tanah.
"ayo kita masuk, tanang saja, katanya mahluk itu di segel" ucap Ling berjalan melewati tangga menuju ke bawah.
Mereka menuruni vanyak sekali anak tangga sebelum sampai di ruang bawah tanah, dan akhirnya mereka sampai, ruangan bawah tanah memancarkan energi yang sangat menusuk.
Di ruangan ini juga memiliki beberapa patung Hewan Iblis yang Ling ketahui, bahkan semua patung Hewan Iblis itu adalah Hewan Iblis yang berada di dalam alam bawah sadar Ling.
Tanpa basa basi Ling membuka sebuah pintu yang amat besar sebelum memasuki ruangan ini, alangkah terkejutnya mereka berdua melihat ada seekor naga yang terkurung di sana.
"gi…gila, naga apa ini, aura yang di pancarkanya sangat kuat sekali, Ling, apa kau tetap ingin melanjutkan niatmu?" ucap Dewa Kaze yang bertahan dsri takanan yang di pancarkan Fatalis.
"bentar kak, aku akan mendekati naga itu" ucap Ling sambil berjalan mendekat ke arah Fatalis.
__ADS_1
"hati hati, kalau sudah tidak kuat menahan tekanan ini, lebih baik kita meninggalkan ruangan ini dulu" ucap Dewa Kaze yang masih menahan tekanan yang di pancarkan Fatalis.
"ini, benar benar dia, persis di dalam mimpi ku, Fatalis, tunggu sebentar, aku akan membebaskanmu dari segel ini" ucap Ling yang berdiri tepat di depan Fatalis.