
"kuy kita ke sana" ucap Ling.
Ling dan kawan kawan segera berangkat ke desa itu, Akhirnya Ling memutuskan dan kawan kawan memutuskan untuk ke desa itu.
Sesampainya di sana, warga desa itu ramah ramah, dan juga hampir di setiap rumah terdapat bunga yang indah dan di tata dengaab rapi.
"wah, desa ini sangat indah sekali, oh iya, apa nama desa ini tadi?" ucap Ling.
"oh, Desa Suxiang" ucap Alu.
"Desa Suxiang, hah sungguh desa yang indah" ucap Ling.
"ayo kita cari penginapan dulu" ucap Ling.
"oke, cari yang besar ya Tuan Muda, he he he" ucap Zilong.
"ah, jangan yang terlalu mewah, uang ku hampir nipis" ucap Ling.
"uang nipis apanya, uangmu masih puluhan juta_-" ucap Zilong.
"he he he, ok ok, kita cari penginapan yang nyaman" ucap Ling.
__ADS_1
Mereka akhirnya tinggal di sebuah penginapan, di dekat tebing yang memiliki ukiran patung Hewan Iblis.
"hm, kalau aku perhatikan kok patung patung di tebung ini mirip dengan Akantor dan Ukanlos, atau di sini ada rahasia tersembunyi ya" batin Ling dan duduk bersandar dengan tembok.
"ah, sayang, kau lagi mikirin apa" ucap Sakura sambil membawakan teh hangat untuk Ling.
"oh, aku sedang memikirkan mu" ucap Ling.
"ah jangan seperti itu, aku jadi malu" ucap Sakura dengan muka yang memerah dan mencubit Ling.
"ah aduh, sakit, ey jangan mencubit lagi" ucap Ling.
"ahh, sudah sudah, ayo duduk lah disini" ucap Ling dan sakura berhenti mencubit nya.
"hm, kapan kita akan pulang ke dunia kita ya?, aku sudah rindu dengan kampung halamanku" ucap Sakura yang duduk di samping Ling, dan bersandar di bahunya.
"kalau takdir memang membuat kita akan kembali, kita pasti akan kembali, kau tenang saja, tidak usah khawatir" ucap Ling sambil mengelus kepala Sakura.
Esok harinya, Ling mendapatkan sebuah ide untuk melihat patung itu untuk menguak rahasia yang ada di dalam nya, dia mulai berangkat seperti biasa, bersama dengan Alu dan Zilong.
Saat ia menelusuri patung ini, dia menemukan sebuah gua di antara kedua patung, "Zilong, Alu, ayo masuk ke dalam" Ucap Ling.
__ADS_1
Mereka bertiga masuk ke dalam gua dan terus berjalan menelusurinya, setelah lama berjalan, mereka bertemu dengan seorang kakek kakek yang berada dalam gua.
"hai kek, sedang apa anda disini" ucap Zilong.
"ha ha ha, sudah lama, tidak ada yang berani untuk masuk ke dalam gua ini" ucap Kakek Kakek ini.
"eh, memangnya ada apa di dalam gua ini kek" ucap Alu.
"dulu ada dua orang yang sangat hebat di sini, mereka berdua memiliki kekuatan yang setara dengan monster yang di ukir di tebing, mereka sangat di takuti, lalu mereka berdua mati di sini" ucap kakek ini.
"mereka di makamkan di sini, dan peti mati di depan ku ini lah yang melindungi jasad mereka" ucap Kakak ini.
"jika kalian mau, kalian bisa memiliki Inti Roh Hewan Iblis Akantor dan Ukanlos" ucap kakek ini.
"eh, kenapa kau tidak menyerapnya untuk dirimu sendiri" ucap Ling.
"ah, aku sudah sangat tua, lebih baik untuk anak anak muda seperti kalian" ucap Kakek ini.
"eh, apakah kekuatan kedua orang itu seperti ini" ucap Ling dan berubah ke Mode Naga.
Bagi para pembaca yang setia, makasih udah baca sampai episode 81, maaf mungkin Author gak bisa update sesering dulu, karena daerah Author lagi di Lock Down, jadi gak bisa ke warnet untuk buat novel, tapi nanti Author akan usahain update kok.
__ADS_1