PERJALANAN JADI NOMER 1

PERJALANAN JADI NOMER 1
Episode 79


__ADS_3

"he he he, aku masih hidup lho, kalian kira aku sudah mati hah" ucap Ling dan membuka jubah yang ia kenakan.


"ai kalian sekumpulan orang bodoh, segera beri hormat" teriak Zilong.


"memang siapa dia, aku tidak tau, kemarin aku baru pindah ke sini" ucap beberapa calon prajurit.


"dia adalah Yang Mulia Raja, cepat bersujud atau mati di sini" teriak Alu.


"ha ha ha, kau masih seperti dulu ya, Alu, tidak perlu seperti itu, ayo kita kembali ke Istana, oh iya, untuk kalian, semuanya di terima menjadi prajurit kerajaan Ziyou mulai sekarang" ucap Ling sambil merangkul Zilong dan Alu berjalan menuju ke Istana.


Serentak semua orang langsubg bergembira karena di terima menjadi orajurit kerajaan, "terima kasih Yang Mulia, maaf kami mencela mu tadi, aseeq aku jadi prajurit" teriak beberapa orang yang baru saja di terima menjadi prajurit kerajaan.


"okeh tidak masalah" ucap Ling sambil melambaikan tanganya kebelakang.


"oh iya, bagaimana keadaan Sakura, selama aku tidak di kerajaan" ucap Ling sambil tersenyum.


"eh, Nona menjadi sedih setelah mendengar berita anda tiada" ucap Alu dengan ekspresi muka sedih.

__ADS_1


"iya, benar, mungkin hanya anda yang bisa menghiburnya" ucap Zilong.


Sesampainya di Istana Ling langsung menuju ke kamar Sakura untuk menemui nya "Sakura, buka lah pintu" ucap Alu sambil mengetok pintu.


"apa kau tidak dengar, aku sedang tidak ingin di ganggu" teriak Sakura sambil melemparkan sesuatu ke arah pintu.


"sejak kapan di jadi galak" batin Ling sambil menggaruk kepalanya.


Ling tidak ada pilihan lain salain menjebol pintu kamar "aku masuk lho, Jurus Gelombang Api" ucap Ling.


Setelah menjebol pintu Ling langsung mesuk ke kamar untuk melihat Sakura "aku sudah bilang tidak ingin di ganggu" teriak sakura sambil melemparkan vas bunga dan menangis.


Setelah melihat lebih jelas, dia baru mengetahui kalau yang masuk dan memeluknya adalah Ling, Sakura yang mengetahui itu adalah Ling langsung menagis lebih keras.


"huuu, kau kemana saja, kenapa kau meninggalkan ku" ucap Sakura sambil memukul mukul badan Ling.


"ah itu tidak penting, yang penting aku sudah kembali" ucap Ling sambil memberi kodo kepada Alu dan Zilong untuk pergi.

__ADS_1


"Jurus Tembok Batu" batin Ling dan menutup pintu kamar yang ia jebol tadi.


"huu, kau jahat, kalau selamat kenapa harus pergi setahun dulu baru pulang, apa ada wanita lain, huu" ucap Sakura di pelukan Ling.


"aku tidak ada wanita lain, selain kamu, hapus dulu air mata mu, kalau kau terus menangis aku akn juga jadi sedih" ucap Ling sambil mengusap air mata di pipi Sakura.


"hiks, hiks, hiks, cepat ceritakan kau dari mana saja, hiks" ucap Sakura sambil mengusap air matanya sendiri.


"aku sebenarnya bukan tidak berniat untuk kembali kekerajaan setahun ini, tapi selama setahun, setelah berhasil selamat dari serangan Raja Raksasa aku koma" ucap Ling.


"bohong, pasti kau cari wanita lain" ucap Sakura.


"hah, masih tidak percaya ya, kamu itu ibaratnya bendera" ucap Ling.


"kok aku kaya bendera?" ucap Sakura.


"karena walaupun aku sudah mati, tapi senyum manis mu akan selalu berkibar di hatiku, jadi nya kamu jangan sedih lagi, aku gak akan cari wanita lain kok" ucap Ling.

__ADS_1


"hm, aku percaya, tapi kamu janji ya" ucap Sakura sambil memeluk Ling dengan muka agak merah.


"iya, aku janji, akan menyayangi dan menjagamu sampai akhir hayatku" ucap Ling dan memeluk Sakura.


__ADS_2