
Setelah menyelesaikan pertarunganya, Ling langsung kembali ke dalam desa, seluruh warga desa juga langsung menghampiri Ling, seketika mereka semua bersujud dan berterima kasih pada nya.
"trima kasih tuan tuan pendekar, sudah lama desa ini mengalami kesengsaraan, karena kalian desa ini damai seperti semuala, sekali lagi terima kasih" ucap Tong.
"ha ha ha, tidak perlu begini berdirilah, ini sudah seharusnya kami membantu sesama" ucap Ling dengan keras sambil tertawa bahagia karena bisa membantu orang yang membutuhkan.
"ahh, terima kasih tuan, kalau anda meminta bayaran kami akan membayar jika kami mampu memberikanya" ucap Tong sambil menangis haru.
"hmm, bayaran ya?, nanti akan ku pikirkan, sekarang aku akan menetap di despite ini dulu untuk beberapa waktu" ucap Ling berjalan menuju ke penginapan yang di berikan warga desa.
Ling segera tidur untuk memulih kan staminanya, setelah pagi telah tiba Ling melakukan pemanasan, setelah pemanasan selesai Ling mengeluarkan Batu Yuan Raksasa itu dari cincinnya.
"guru, bagaimana cara membuat boneka dari Batu Yuan ini?" ucap Ling sambil duduk bersila di depan batu ini.
"kau harus membeli peralatan seperti Pemahat Batu dan juga Palu, untuk membuatnya, setelah boneka Yuan itu jadi kau harus memasukan Inti Roh atau Arwah orang mati yang bersedia masuk ke dalam" Ucap Shinno.
Setelah itu Ling pergi ke tempat pandai besi untuk memintanya membuatkan sebuah Pemahat dan juga Palu.
__ADS_1
"Hmm, paman apa boleh aku meminta di buatkan Pemahat Batu dan juga Palu kecil" Ucap Ling sambil menggaruk kepalanya.
"dengan senang hati tuan pendekar" ucap Pandai Besi ini sambil tersenyum.
Pandai Besi itu labgsung membuat apa yang di minta oleh Ling, setelah beverapa lama Ling menunggu, akhirnya Benda yang di mintanya sudah jadi.
"ini bwnda yang anda minta tuan pendekar" ucap Pandai Besi ini berjalan mendekati Ling dan memerikan barang yang ia minta.
"terima kasih paman, kalau begitu aku pergi dulu" ucap Ling.
"ya sama sama, hati hati di jalan tuan pendekar" ucap Pendai Besi ini yang melambaikan tanganya ke Ling.
Setelah beberapa Lama Ling berhasil membuat sebuaj Boneka Yuan yang berbentuk Kalajengking yang berukuran sebesar manusia dewasa biasa.
Tingginya sekitar seper empat dari manusia dewasa, Ling juga menggunakan Segel snjata dan menyegel Roh Hewa Iblis Kalajengking Raksasa yang di bunuhnya di Gurun beberapa hari yang lalu.
Ling menyegel Inti Roh Hewan iblis di bagian kedua capitnya dan juga di bagian ekor yang akan membuat Boneka Kalajengking ini sekuat 3 Kalajengking Raksasa meskipun berukuran lebih kecil.
__ADS_1
Setelah Boneka Kalajengking selesai di buat, Ling meminta Guru Shinno untuk mengisinya dengan Inti Roh Hewan Iblis Kalajengking Raksasa, Shinno memurnikan Roh Hewan Iblis kalajengking Raksasa dan memasukanya kedalan Boneka Ling di bagian Kepala.
Setelah Boneka itu mulai bisa bergerak dengan sendirinya, "Ling kau masukan Kekuatan gabungab dari Inti petir Milik mu dan berikan sedikit Energimu kepadanya agar bisa berbicara" ucap Shinno.
Setelah itu Ling memasukan sedikit energinya ke dalam Boneka Miliknya dan Boneka ini benar benar bisa berbicara.
"a…apa aku hidup lagi?" ucap dari Boneka Kalajengking ini.
"hmm, sudah bisa berbicara ya" ucap Ling.
"eh, kau kan yang membunuhku, tolong ampuni aku kali ini" ucap Boneka Kalajengking dengan ekspresi ketakutan.
"kau tenang saja, aku yang membuatmu bisa hidup lagi, namun dalam bentuk boneka, tapi kau juga punya kekuatan yang lebih hebat dari sebelumnya, kekuatanmu setara dengan 3 Ekor Kalajengking Raksasa walaupun Tubuh mu kecil" ucap Ling yang duduk dan meminum teh.
"ahh, terima kasih karena telah menghidupkan ku Lagi, sekarang kau adalah tuanku" ucap Kalajengking ini.
"kalau begitu kau akan menuruti printahku kan, dan sekarang akan ku panggil kau dengan nama Xiezi" ucap Ling.
__ADS_1
"terima kasih tuan untuk nama yang kau berikan, saya siap menjalankan tugas dari anda" ucap Xiezi.