
"ha ha ha" ucap Orang yang baru saja menampakan dirinya kepada Ling.
"siapa kau?" ucap Ling.
"aku adalah seorang Dewa Kuno, tapi aku telah lama mati, jadi yang kau lihat adalah serpihan jiwa ku, namaku Guaiwu, lalu siapa namamu nak?" ucap Orang itu.
"nama ku Ling, lalu bagaimana anda bisa mati?" ucap Ling.
Guaiwu menghela nafas "hah, itu sudah lama sekali, aku adalah Dewa Monster, orang orang menyebutku Dewa Monster, karena kekuatanku yang bisa mengontrol dan berbicara dengan Monster atau Beast" ucap Guaiwu.
"hm, sepertinya dia mungkin tau apa yang sebenarnya terjadi pada monster akhir akhir ini, aku tanyakan dulu ah" batin Ling sambil memegang dagunya dsn menghadap ke atas.
"oh iya, aku mau tanya, kenapa monster akhir akhir ini menjadi sangat kuat dan tidak terkontrol?" ucap Ling.
"mungkin ada seseorang di balik kejadian ini, sebab, selama aku hidup sampai mati, monster tidak akan pernah menyerang jika tidak merasa lapar, dan juga tidak akan menyerang jika tidak di ganggu" ucap Guawu.
__ADS_1
"sepertinya kau memiliki kekuatan monster di dalam tubuhmu, apa kau meu mewarisi kekuatan ku nak?" ucap Guaiwu.
"dia bisa merasakan kekuatan Burung Giok dan yang lain, aku harus menerimanya, siapa tau aku bisa memanfaatkan kekuatanya untuk menyelidiki masalah ini" batin Ling.
"iya, aku mau mewarisi kekuatanmu" ucap Ling.
"baiklah, bersiaplah untuk menerima warisan ku" ucap Guaiwu.
Ling duduk bersila dan bersiap menerima warisan dari Guaiwu, Guaiwu mengeluarkan sebuah bola berwarna merah darah, dan memasukanya ke tubuh Ling.
Ling merasakan ada bentrok energi di tubuhnya setelah Guaiwu memasukan kekuatanya, Ling terus menahan dan menyerap kekuatan yang di berikan Guaiwu secepat mungkin.
"hah, akhirnya selesai juga, aku bisa mati dengan tenang, Ling, kau gunakan kekuatan ini dengan baik, dan juga sekarang kau masih di tingkat pertama, ini kau harus mencapai tingkat paling tinggi untuk jadi kuat, saat nya aku pergi, jagalah dirimu baik baik, dan juga, jangan lupa bahagia, ha ha ha ha" ucap Guaiwu dan perlahan menghilang.
"oh, jadi aku mengulang tingkatan ya, untungnya kekuatanku tidak menghilang, fiuh, untung sekali" ucap Ling.
__ADS_1
"ini kah kekuatan Dewa Kuno, sepertinya sekarang aku harus melewati tingkatan baru, aku masih berada di tingkat Laut, aku harus mencapai tingkat Galaksi, eh sepertinya selain memdapat kekuatan aku juga mendapat sedikit informasi dari warisan Tetua Guaiwu" ucap Ling sambil mengerutkan dahi dan memegang dagunya.
Pringkat Dewa Kuno memiliki tingakat Laut Bumi Langit Bulan Bintang Matahari Galaksi, masing masing memiliki tingkat Besi Hitam, Perunggu, Perak, Emas, Kristal, namun untuk tingkat Galaksi masih memiliki tingkat Giok setelah tingkat Kristal, jadi Ling sekarang masih berada di Laut Besi Hitam.
"aku harus kelusr dulu, dan kembali ke Istana sebelum matahari terbit, aku harus bergegas" ucap Ling dan berjalan kembali ke jalan keluar yang tertutup tadi.
Ling berlari dan melompat dari pohon kepohon, dia juga memikirkan bagaimana caranya untuk segera mencapai tingkat Galaksi Giok, agar dia bisa menjadi orang yang kuat dan melindungi seorang yang ia sayangi.
Tak lama Ling sampai di istana "fiuh, untung masih sempat, en, sepertinya yang lain masih tertidur" batin Ling.
"guru, kau dari mana?" ucap Asta dari belakang Ling.
"*******, eh, ternyata kau, mengagetkan ku saja" teriak Ling karena terkejut Asta ada di belakangnya.
"kau sudah bangun, aku tadi dari jalan jalan, ya lumayan lah, untuk refresing, mencari udara segar di Dunia Dewa" ucap Ling.
__ADS_1
"oh, ternyata dari jalan jalan, huah,dah ya guru, sepertinya aku masih mengantuk, lanjut tidur dulu ah" ucap Asta sambil berjalan kembali ke kamarnya.
"fiuh, untung saja tidak ketahuan aku dari mana, aku sampai berkeringat dingin" batin Ling sambil mengelap keringat di dahinya.