PERJALANAN JADI NOMER 1

PERJALANAN JADI NOMER 1
Episode 125


__ADS_3

Setelah Ling ke tempat Keluarga Paus Ungu ia kemudian kembali ke kediamanya.


"bagaimana caranya aku kembali ke dunia ku, aku sudah merindukan teman teman di sana, tapi aku ingin melakukan sesuatu di sini terlebih dahulu." batin Ling saat melesat kembali ke rumahnya.


Sesampainya di rumah "Yugo, cepat kau undang kepala keluarga dari Keluarga Singa Merah dan Keluarga Rusa Biru, dan juga Keluarga Laba Laba Emas, aku ingin membicarakan sesuatu yang penting dengan dua orang ini." ucap Ling.


Beberapa saat kemudian Kepala Keluarga dari Keluarga Singa Merah, Laba Laba Emas, dan Rusa Biru datang ke kediaman Ling "tuan gubernur, ada apa memanggil kami berdua ini ke sini." ucap Vermilion Kepala Keluarga Singa Merah.


"ada hal yang penting ingin aku bicarakan dengan kalian berdua, karena aku membutuhkan kalian berdua." ucap Ling.


"memangnya anda perlu bantuan apa dari kami?" ucap Silva Kepala Keluarga Rusa Biru.


"aku ingin meminta bantuan kalian untuk memberikan pasokan kepada para prajuritku, soal imbalan kalian boleh meminta apapun sesuai kemampuanku." ucap Ling.


"kalau hamba tidak meminta imbalan dari anda, saya dengan senang hati membantu." ucap Silva.


"yah itu benar, aku juga tidak akan meminta imbalan itu, aku juga tidak mementingkan urusan selain urusan keluargaku." ucap Vermilion.


"kalian mungkin tidak meminta imbalan tapi bagaimana dengan Kepala Keluarga Laba Laba Emas, oh, maaf, Tuan Midas." ucap Ling sambil tersenyum.


"ha ha ha, saya tidak enak jika meminta imbalan sendiri sedangkan yang lain tidak, tapi kalau bisa saya meminta tanah untuk membuat pasar agar usaha saya lebih maju." ucap Midas Kepala Keluarga Laba Laba Emas.


"tidak masalah, kalian semua juga akan mendapat bagian, mau di taruh mana mukaku kalau aku tidak memberi imbalan pada orang yang telah membantuku." ucap Ling.

__ADS_1


"kalau anda memaksa kami akan menerimanya dengan senang hati." ucap Vermilion dan Silva sambil tersenyum.


"baiklah kalau kalian sudah setuju, aku meminta Keluarga Singa Merah untuk membuat perlengkapan perang, Keluarga Rusa Biru akan meramu obat untuk pasukan perang yang terluka, dan Keluarga Laba Laba Emas akan memberikan dana untuk perang, apa kalian sanggup melakukan itu semua." ucap Ling.


"memangnya anda ingin menyerang siapa sampai sampai persiapan yang anda lakukan ini sangat matang?" ucap Midas dengan wajah yang keheranan.


"aku ingin menguasai kerajaan ini, sekarang kalian bagaimana? apa kalian masih ingin membantu ku?" ucap Ling.


"kalau saya akan tetap membantu anda tuan gubernur, tapi apa kita bisa menang melawan seluruh pasukan kerajaan ini hanya dengan kita ber empat saja?" ucap Midas.


Ling berdiri dan berjalan ke arah Silva dan Vermilion "tentu kita bisa meraih kemenangan dan menguasai kerajaan ini dengan mudah, tapi sebelum itu aku perlu jawaban dari Vermilion dan Silva."


"baik kami setuju untuk membantu anda, tapi kami perlu tau cara agar kita bisa menang." ucap Vermilion.


Lalu ia menebas ke atas dan membelah kediamnya sendiri menjadi dua, dia membuat tebasanya sangat rapi sehingga bangunan tidak roboh.


"aku bisa saja menyerang kerajaan sendirian, tapi aku lebih suka berperang, jadi aku meminta bantuan kalian." ucap Ling sambil memasukan Pedang Pembelah Langit.


"dengan kekuatan anda yang seperti ini, saya dapat membantu anda dengan tenang, tidak, bukan hanya membantu, bahkan saya rela untuk menjadi pengikut anda." ucap Silva lalu berlutut kepada Ling.


"saya juga siap untuk menjadi pengikut anda." ucap Vermilion yang ikut berlutut.


Midas melihat Silva dan Vermilion yang sedang berlutut "haih, kalau begini apa boleh buat, terimalah hormat dari pengikutmu ini tuan Ling." ucap Midas dan berlutut.

__ADS_1


Melihat hal tersebut Ling berjalan dan duduk kembali ke kursinya "ha ha ha, bagus kalau begitu, secepatnya kalian harus menyelesaikan tugas kalian."


Vermilion, Silva, dan Midas bangun dan berdiri "kalau begitu kami undur diri dulu." ucap mereka bertiga dan berbalik lalu berjalan keluar.


Ling mgngeluarkan Tunggu Alkimia yang telah ia beri sedikit kekuatan Ukanlos, dan Kawah yang telah ia beri sedikut kekuatan Akantor "tunggu dulu, mau kemana kalian, ambilah ini dulu, aku ada sedikit hadiah untuk kalian, aku memiliki Tungku Alkimia untuk Silva dan Kawah untuk Vermilion." ucap Ling.


"kalian bisa membuat senjata dan obat yang lebih hebat dengan ini, untuk Midas aku hanya bisa memberikan beberapa emas saja." ucap Ling sambil mengeluarkan 10 peti emas.


"tidak apa apa tuan, ini sangat banyak sekali, saya merasa terbantu akan kemurahan hati anda." ucap Midas sambil tersenyum dan memeluk peti emas yang Ling keluarkan.


"Silva, Vermilion, kalian ingatlah benda yang aku berikan pada kalian itu adalah benda yang sangat susah di cari, jika kau membuat obat dengan Tungku Alkimia itu bisa memperkuat efek obat tanpa efek samping, ibarat jika ada orang sakit seharusnya meminum obat lima hari baru sembuh, tapi jika meminum obat dari tungku itu dia bisa langsung sembuh dalam satu hari." ucap Ling.


"dan Kawah yang aku berikan kepada Vermilion itu juga termasuk barang yang susah di cari, kelebihanya adalah jika kau membuat senjata dengan kawah ini, senjata yang di buat dari kawah ini akan lebih berat dan membuat pemakainya memiliki kekuatan yang besar, setara dengan 5 orang yang sudah dewasa, tapi sebagus apapun senjata akan sia sia jika penggunanya bodoh, tapi kalau menemukan pengguna yang cocok, dengan senjata ini dia bisa melawan 10 pasukan bersenjata sendirian." ucap Ling.


"semua sudah aku jelaskan kalian pergilah dan cepat selesaikan tugas kalian, aku ingin menyelesaikan masalah lain lagi." ucap Ling lalu bengun dan berjalan keluar.


"hai kalian berdua, apa kita akan benar benar membantu Gubernur Ling?" ucap Midas sambil berjalan.


"aku akan mengikuti dia, dia adalah orang yang baik dan juga hebat, meskipun aku belum tau kebenaran tentang kehebatan Tungku Alkimia yang ia berikan padaku, tapi jika benar, ini akan menjadi pusaka yang akan menjadi rebutan." ucap Silva sambil berjalan.


"kalau aku akan mengikuti dia, aku percaya dia memiliki kemampuan untuk menguasai kerajaan ini, jadi aku akan membantunya semampu yang aku bisa." ucap Vermilion sambil berjalan.


"yah, kalau aku tidak, tidak seru kalau tidak mengikutinya, aku juga akan membantunya semampuku, aku akan kembali dulu dan menyiapkan uang untuk mendanai kalian, dah aku pergi dulu." ucap Midas dan berlari kerumah.

__ADS_1


__ADS_2