
Esok harinya, Ling masuk ke dalam Alam bawah sadarnya untuk mempelajari jurus selanjutnya di Prasasti Kuno, Ling mempelajari jurus ke empat yaitu Jurus Jarum Es, sebuah jurus yang dapat membentuk Jarum Es di sekitar pemakai dan menembakkanya ke arah musuh, jurus ini sangat sulit untuk di hindari.
Yang ke lima adalah Jurus Api Hitam, sebuah jurus yang memungkinkan pemakai menyemburkan Api Hitam dari mulutnya, Api Hitam adalah api yang panasnya bisa berkali kali lipat dari api biasa dan sangat sulit di padamkan, kecuali pemakai menarik Api Hitam itu.
"ah, sangat hebat sekali jurus jurus baru ini, sekarang aku ingin melatih mode Naga, dan Malaikat setengah Iblis" ucap Ling tertawa gembira.
Kemudian Ling berubah menggunakan mode Naga, dalam bentuk ini Ling dapat melawan seorang perperingkat MYTHIC bintang 5 atau puncak sekalipun, namun durasi dari mode Naga hanya sekitar 5 jam lamanya, dan akan menguras cukup banyak tenaga.
__ADS_1
Ling mencoba menguasai Jurus Jarum Es dan Jurus Api Hitam, setelah 5 jam, akhirnya dia bisa menguasai dua jurus ini dengan baik, setelah itu Ling keluar dari alam bawah sadarnya dan berjalan jalan keluar sebentar.
Tak lama Ling berada di luar, dia mendengar ada sebuah pertandingan di Istana, dan katanya hadiahnya sangat menarik, "hmm, aku harus mengikuti pertandingan ini" batin Ling segera menuju ke Istana tempat acara di adakan.
Sesampainya di sana banyak sekali orang orang yang berkumpul ingin mengikuti acara ini, sebelum mengikuti pertandingan ada beberapa ujian terlebih dahulu "hah, mungkin ini akan mudah kebanyakan orang di sini berperingkat Grand Master dan yang tertinggi hanyalah berperingkat Legend bintang 3 saja" batin Ling.
Semua orang di sana langsung bersorak karena melihat kekuatan tinju yang jumlahnya lumayan tinggi, dan ada seorang berperingkat Legend menghampiri Ling "ha ha ha, tuan sangat hebat, baru di pringkat Epic sudah bisa mencapau 54 kilo, sedangkan saya yang berperingkat Legend saja mendapatkan 50 kilo" ucap orang ini.
__ADS_1
"ahh, anda terlalu memuji" ucap Ling menggaruk kepala dan tersenyum.
Setelah itu dilanjutkan ke ujian yang ke dua, yaitu mengukur Energi yang minimal mencapai nilai 70, dan lagi lagi semua orang di sini rata rata mencapai 75, dan saat giliran Ling, ia langsung menaruh tanganya ke tempat pengukur Energi, karena jumlah yang di terima alat ini maksimal adalah 140, alat ini meledek karena tidak kuat mengukur Energi milik Ling.
"hmm, anak itu benar benar sesuatu, bahkan alatnya bisa hancur karena tidak kuat mengukur energi miliknya" batin orang yang menghampiri Ling, mengelus dagu dan berfikir.
Setelah ujianya selesai, akhirnya pertandingan di mulai, pertandingan pertama adalah orang yang menghampiri Ling tadi, dia memenangkan pertandingan hanya dengan 7 gerakan, "hah, lumayan untuk seorang berperingkat Legend bintang 3" ucap Ling.
__ADS_1
Karena kebetulan Ling mendapatkan pertandingan ke 3, dia harus menunggu pertandingan yang ke dua, sambil menunggu Ling minum teh dan mengisi perut dengan makan daging terlebih dahulu, setelah beberapa lama, akhirnya sekarang adalah giliran Ling bertanding.