PERJALANAN JADI NOMER 1

PERJALANAN JADI NOMER 1
Episode 113


__ADS_3

Ling sampai di penginapanya dan langsung masuk ke kamar "kami pulang."


"bagaimana? Apakah Asta sudah bisa jurus yang kau ajarkan?" ucap Dewa Kaze sambil minum teh di pinggir jendela.


"dia sudah bisa menggunakan jurus yang aku ajarkan, butuh waktu 10 bulan agar mahir menggunakan jurus ini, tapi aku yakin Asta sudah mahir menggunakanya setelah berlatih 1 bulan." ucap Ling sambil tersenyum.


Dewa Kaze tersenyum tipis sambil meminum tehnya "baguslah kalau begitu, mari kita tunggu kabar dari Alucard dan Zilong, kita juga harus memikirkan cara agsr dapat mendekati Raja Neraka."


Ling berfikir dan melihat ke luar jendela "aku tau kak kita harus bagaimana untuk mendekati Raja, aku akan menyiapkan semua yang di perlukan sebelum berangkat."


Setelah 7 hari Alucard dan Zilong kembali kepenginapan setelah mendapstkan beberapa informasi tentang Ye Fan.


"informasi apa yang kalian dapatkan saat memata matei Ye Fan?" ucap Dewa Kaze.


Alucard tersenyum "aku membawa kabar baik untuk kita, Ye Fan biasa menyelundupkan barang dari Neraka ke dunia luar, dengan ini kita bisa lebih mudah unntuk menjebaknya."


"memangnya barang apa itu?" ucap Dewa Kaze.


"itu adalah Giok Iblis, barang itu sangat berharga dapat meningkatkan kultivasi secara singkat, namun itu memiliki efek jangka panjang." ucap Alucard.


"tunggu dulu, apa dia benar menyelundupkan barang." teriak Dewa Kaze dengan ekspresi terkejut.


"iya itu benar, memangnya ada apa?" ucap Zilong.


"sebenarnya Neraka memiliki jalur keluar masuk yang sedikit, salah satunya dengan portal, dan cara lainya itu di larang oleh Raja Neraka sendiri." ucap Dewa Kaze sambil berfikir.


"memangnya kenapa kak kalau dia keluar masuk tanpa portal?" ucap Ling yang keheranan.


"sebenarnya keluar masuk dengan portal adalah cara yang paling aman, karena dengan portal kita bisa keluar masuk tanpa menimbulkan bencana, tapi jika kita keluar masuk Neraka tanpa portal itu bisa membuat Hewan Iblis ikut keluar atau masuk seperti kita." ucap Dewa Kaze.


"masih mending kalau Hewan Iblis di dunia kita yang masuk ke Neraka, tapi jika Hewan Iblis keluar dari Neraka, itu akan menimbulkan masalah yang besar, kalau di nalar Hewan Iblis Neraka itu 5 kali lebih kuat dari Hewan iblis di dunia kita." ucap Dewa Kaze.

__ADS_1


"berarti yang kita lawan saat itu bukanlah monster dari dunia kita melainkan dari Neraka." ucap Ling.


"itu mungkin benar, aku juga tidak tau detail maslaah ini, tapi jika itu benar maka dunia benar benar akan kiamat." ucap Dewa kase dengan muka serius.


"seburuk itukah akibatnya, kita harus secepatnya bertindak." ucap Ling.


"kembali kemasalah tadi, memangnya apa untuknya Ye Fan menyelundupkan barang ke dunia luar?" ucap Ling.


"kau tau obat obatan, seperti itu lah jiwa manusia bagi orang Neraka, jiwa manusia dapat membuat mereka lebih kuat, mungkin Ye Fan benar benar berniat mengambil alih kedudukan Raja Neraka." ucap Dewa Kaze.


Ling bangun "masalah ini harus secepatnya di selesaikan, jika sampai kekacauan melanda dunia kita itu akan gawat, ayo kita langsung berangkat kak."


Ling dan Dewa Kaze berangkat ke Istana Raja Neraka, setelah berjalan beberapa lama, akhirnya mereka sampai di sana, mereka menyamar menjadi seorang pedagang yang berkelana di Neraka.


"apa yang kau rencanakan sebenarnya Ling?, kemapa kita perlu memyamar segala?" ucap Dewa Kaze.


"kau santai saja, biar aku yang urus, kau cukup mengikuti alur rencana ku." ucap Ling sambil tersenyum.


"ha ha ha, tuan penjaga ini sangat disiplin sekali, aku disini untuk bertemu Raja, aku ingin menawarkan sesuatu kepadanya, ini ada sedikit hadiah untuk mu, tolong sampaikan kepada Raja kalau saya ingin bertemu." ucap Ling sambil mengeluarkan Inti Roh Hewan Iblis yang berkualitas cukup tinggi.


Penjaga itu menerima barang yang Ling berikan kepadanya "ha ha ha, maaf atas kelancangan saya tuan, sebentar tuan saya akan memberi tahu Raja."


"Raja, ada seorang pedagang yang ingin bertemu dengan anda." ucap Prajurit tadi.


"biarkan mereka masuk." ucap Raja yang sedang duduk di atas singga sananya.


"tuan, Raja mempersilahkan kalian untuk masuk." ucap Prajurit itu.


Ling dan Dewa Kaze masuk ke Aula Istana dan pas sekali Aula Istana kosong dan hanya ada Raja Neraka seorang di sana.


"ha ha ha, Yang Mulia Raja, bagaimana kabar anda?" ucap Ling sambil tersenyum menyapa.

__ADS_1


"tuan pedagang ini, ada maksut apa ya menumuiku?" ucap Raja Neraka sambil tersenyum.


"aku memiliki suatu barang yang bagus untuk ku berikan kepada anda, tapi kita berbicara empat mata saja, agar tidak ada orang yang tau." ucap Ling sambil tersenyum.


Raja Neraka berdiri dari singgasananya dan berjalan kesuatu tempat "kalau itu barang bagus kenapa tidak, ayo ikuti saya tuan."


Mereka sampai di sebuah tempat, yang biasanya di gunakan untuk perdagangan pribadi antara Pedagang dengan Raja.


"baik tuan tuan, sebenarnya apa yang kalian inginkan sampai menyamar jadi seorang pedagang?" ucap Raja sambil duduk santai dann minum teh.


Ling dan Dewa Kaze membuka jubahnya "ha ha ha, Raja Neraka memang hebat bisa mengetahui siapa kami." ucap Dewa Kaze sambil tersenyum.


"silahkan kalia berdua duduk, dan membicarakan maksut kalian kemari." ucap Raja Neraka sambil meminum tehnya.


Ling dan Dewa Kaze duduk "aku agak terkejut anda terlalu santai walaupun tidak tau kami ini musuh atau teman." ucap Dewa Kaze.


"baikalah kami akan menyampaikan maksut kami kemari, tapi apakah tempat ini aman?" ucap Ling sambil melihat sekeliling.


"santai saja, jika ada orang yang ingin masuk kesini, dia butuh izinku terlebih dahulu." ucap Raja Neraka.


"baik kami akan langsung keintinya, kami menginginkan nyawa Ye Fan karena dia telah membuat kekacauan di dunia kami." ucap Dewa Kaze.


"dasar mulut gak ada akhlak, kenapa langsung di sampaikan, kalau dia mau kita bisa langsung mati disini." batin Ling sambil melihat ke arah Dewa Kaze.


"hah, sudah lama aku ingin membunuh batu krikil di Neraka, tapi karena aku seorang Raja jadi tidak bisa membunuh tanpa bukti yang kuat, tapi sekarang malah ada seorang yang berniat membunuhnya, ini benar benar memudahkanku." ucap Raja Neraka.


"apa Raja Neraka punya masalah dengan dia?" ucap Ling sambil tersenyum.


"dia adalah penghianat yang brengsek, aku sudsh lama ingin membunuhnya, dia menjual Giok Iblis keluar dan juga keluar masuk tanpa portal, terlebih lagi dia ingin merebut posisiku." ucap Raja Neraka.


"baguslah kalaj kau ingin membunuhnya, tapi bolehkah kami yang membunuhnya." ucap Dewa Kaze.

__ADS_1


"biarkan kami yang mengotori nama dan kau tinggal menikmati keuntunganya dengan tangan bersih." ucap Ling sambil tersenyum.


__ADS_2