
"Wah pedang ini sangat hebat sebaiknya aku memasukan Pedang Pembelah Langit ini ke dalam cincin ku, wah masih tersiasa 4 pusak aku harus mengambil yang mana dulu ya?"ucap Ling.
Ling pun mengambil pusaka lain nya di sana, 4 pusaka itu ialah Perisai Penyangga Bumi, pusaka yang dapat menahan serangan dari seorang ber peringkat MYTHIC sekalipun, namun tidak akan sanggup menahan serangan dari senjata yang tingkat kekuatannya lebih tinggi.
Baju Badak Baja, katanya baju ini di buat dari kulit Badak Baja berperingkat Legend dan juga di campur dengan besi besi yang berkualitas sehingga membuat Baju ini lebih kuat dari kulit Badak Baja itu sendiri.
Pusaka ke empat yang di ambil Ling adalah sepasang Sepatu Naga Angin, adalah sepatu yang dapat meringankan tubuh seseorang bahkan orang biasa jika memakainya bisa berdiri di pucuk daun bambu tanpa kesulitan.
Pusaka yang kelima adalah sepasang Armor Tangan Beruang Titan adalah sebuah pelindung yang berada di tangan yang dapat melindungi bagian tangan dan mengeluarkan cakar dan duri sesuai keinginan pemakainya.
Setelah seleasai mengambil kelima pusaka itu Ling langsung berusaha menggabungkan diri nya dengan senjata tersebut, Ling menggores tangannya menggunakan pisau, setelah darah mulai keluar, ia meneteskannya pada Pedang Pembelah Langit, saat darah menetes ke Pedang tersebut, Ling merasakan sebuah kekuatan yang besar mengalir dari Pedang ke dalam tubuhnya, Ling perlahan lahan mulai menyerap kekuatan yang keluar dari pedang, tiba tiba pedang itu terbang dan seperti ingin menusuk tangan Ling, saat itu Ling sedang lengah dan tidak mengira pedang pembelah langit akan menusuknya, namun bukan sebuah tusukan yang ia dapatkan melain kan sebuah segel pedang di tangan kanan, dan saat itu juga Ling mencoba apakah ia berhasil menggabungkan dirinya, dengan mengeluarkan pedang pembelah langit dari segel yang ada di tangannya, ternyata Ling sudah menyatu dengan Pedang ini.
Ling juga mencoba hal yang sama pada Perisai Penyangga Bumi, Ling merasa sedikit agak aneh saat mulai menyerap kekuatan prisai ini, rasanya agak berbeda dari yang tadi saat menyerap dan menyatukan kekuatan dengan pedang pembelah langit, ini seperti kekuatan yang sangat keras sulit untuk di kendalikan, seketika tubuh Ling terasa sangat berat, "apa ini, senapa tubuhku sangat berat sekali", Ling langsung menyerap kekuatan yang sangat besar itu dengan cepat, tak lama setelah Ling menyerap kekuatan itu tubuhnya menjadi ringan kembali, bahkan lebih ringan dari sebelumnya, juga sama seperti yang tadi Prisai Penyangga Bumi ini juga membentuk segel di tangan kirinya.
__ADS_1
Penyatuan yang ketiga, Ling mulai menyatukan Baju Badak Baja dengan dirinya, Ling mulai meneteskan darah ke pusaka tersebut, sekarang tubuh Ling terasa seperti berada dalam sebuah baju besi yang siap untuk bertempur tanpa ada celah sedikitpun untuk musuh menembus pertahanannya, namun penyerapan kali ini cukup mudah, karena kemungkinan tubuh Ling sudah beradaptasi dengan situasi seperti ini. Setelah penyerapan selesai segel mulai terbentik lagi di bagian dada Ling.
Penyerapan yang keempat Ling langsung menyerap ke dua pasang pusaka yang terakhir, Ling mulai melakukan teknink yang ia gunakan tadi, kedua tangan dan kedua kaki nya mulai terasa lebih ringan, di kedua telapak tangan Ling mulai terbentuk segel,di kedua kaki nya juga mulai terbentuk segel, sepertinya Ling mulai mengalami terobosan ke Grand Master setelah menyerap 5 pusaka tadi.
Ling mulai mencoba pusaka pusaka baru nya pertama adalah Perisi penyangga langit, karena yang pedang kan udah di coba , Ling mulai mengeluarkan perisai itu, saat prisai keluar prisai ini memancarkan aura yang hebat, saat Ling mencoba menyalurkan kekuatan ke perisai prisai ini muali membesar dan memunculkan gerigi gerigi di seluruh bagian prisai kecuali bagian pengguna perisai ini.
Yang kedua Ling mencoba memangil Baju Badak Baja, saat Ling berhasil mengeluarkannya tubuh Ling terasa lebih nyaman mengenakan baju ini, tidak seperti saat penyerapannya tadi. Ling juga mulai mencoba Pelindung Tangan Beruang Titan, pelindung tangan ini bisa mengeluarkan duri dan juga memunculkan 3 cakar yang kuat. Lalu Ling memutuskan untuk melanjutkan pencariannya dan juga menelusuri ruangan ruangan di dalam gua ini, dan juga ini saatnya Ling menggunakan Sepatu Naga Angin.
Saat Ling menggunakan sepatu ini, kecepatan berlari Ling mencadi sepuluh kali lipat, dan juga tubuhnya terasa sangat ringan. Ling mulai menemukan sebuah ruangan baru lagi, setelah Ling memasuki ruangan itu Ling menemukan sebuah ruangan yang penuh dengan bok bok yang di isi penuh dengan emas dan perak, sekitar ada 78 bok yang terisi dengan emas dan perak, dan juga ada sekitar 44 bok yang berisi senjata dan satu set armor setiap bok nya.
Setelah sampai di sana ternyata semua orang tidak bisa lewat karena ada sebuah jebakan.
"ahhh itu hanya trik jebakan kecil, kenapa harus takut, ayo maju" seseorang tak di kenal berperingkat Epic bintang 2 maju tanpa takut dan masuk kejebakan itu.
__ADS_1
Namun seketika dia terbakar dan lansung berubah menjadi tulang belulang yang sangat rapuh.
"a…pa orang itu langsung berubah menjadi tulang belulang" kata yang terlontar dari seseorang di kerumunan itu.
"bahkan tubuh seorang berperingkat Epic saja tidak bisa menahan api yang keluar dari jebakan itu" dalam pikiran Ling.
Ling kemudian pergi mencari ruang lain, "sepertinya di balik jebakan itu ada sebuah harta yang tinggi, aku harus menemukan cara untuk menembus jebakan itu" gumam Ling.
Ling terus menelusuri gua itu dengan berharap mendapatkan harta yang berguna untuk dirinya dan juga kerajaannya.
Ling akhirnya menemukan sebuah ruangan, namun ruangan ini agak beda dari ruangan ruangan yang ia masuki sebelunya, ruangan ini kecil juga sangat gelap di sini, seperti ruangan ini menyimpan sebuah misteri, Ling menyadari kalau ruangan ini berbeda dari ruangan yang ia masuki sebelumnya, setelah Ling masuk Ling tidak sengaja masuk ke ruangan lain, dan seketika jalan keluar tertutup oleh tembok.
Ling sangat kaget dan berfikir untuk bisa keluar, namun Ling memutuskan untuk menelusuri ruangan ini terlebih dahulu, Ling tidak berlari namun hanya berjalan karena Ling memasang mode waspada karena belum mengetahui apa yang akan terjadi disini, tempat ini juga gelap, dan juga menambah aura mencekam bagi Ling.
__ADS_1
setelah berjalan beberapa lama Ling mulai melihat cahaya, cahaya dari mana itu…? .