PERJALANAN JADI NOMER 1

PERJALANAN JADI NOMER 1
Episode 23


__ADS_3


Setelah Ling membuka topeng ini, ternyata dia adalah seorang wanita, walaupu dia wanita Ling tetap tidak melepaskannya.


"siapa kau?, kenapa kau memata metaiku" tanya Ling kepada orang ini.


"argh, lepaskan aku dulu, sebelum bertanya aku siapa"ucap perempuan misterius ini.


Ling melepas kan wanita ini, karena Ling terlalu waspada dengan wanita ini, ia menodongkan Pedang Pembelah Langit di lehernya, dan siap untuk memenggalnya kalau wanita ini mau macam macam.


"baiklah namaku Pharsa, aku adalah putri dari Kerajaan Kaminari" jawab Pharsa.


"Kerajaan Kaminari, mengapa seorang putri datang untuk memata matai ku? " tanya Ling.


"aku di sini atas perintah dari Dewa Kaze, untuk mengundang orang yang bernama Ling ke Kerajaan Kaminari"jawab Pharsa.


"hmmm, Kaze ya, kalau kau di utus oleh Kaze, mengapa harus memakai topeng?" tanya Ling.


"sebenarnya siapa, orang ini kenapa menyebut nama Dewa Kaze dengan begitu santai, bahkan aku tidak berani menatap mukanya" batin Pharsa.


"itu karena, di sini adalah Akademi yang berada di kekuasaan 3 Negara, jadi, orang luar tidak bisa masuk seenaknya, saat aku masuk aku melihat sebuah cahaya dari kamarmu, lalu aku pergi untuk memastikan cahaya apa itu" jawab Pharsa.

__ADS_1


"ohh, baiklah, aku ingin memastikan apa orang yang menyuruh mu benar adalah Kaze, sekarang antar aku ke Kerajaan Kaminari" ucap Ling sambil Menyegel kembali Pedang nya.


Setelah perbincangan itu, Ling dan juga Pharsa pergi menuju ke Kerajaan Kaminari, walupun Pharsa tidak tau kalau tugas nya untuk menyampaikan Undangan pada Ling telah Berhasil.


Setelah berlari selama 2 hari dua malam Ling akhirnya sampai di Kerajaan Kaminari, tanpa ragu Ling langsung melesat menuju ke Istana Kaminari.


"hai kau jangan seenaknya disini, memangnya kau siapa" ucap Pharsa.


Namun Ling tidak menanggapi ucapan Pharsa, Ling langsung melesat menembus Jendela Istana Kaminari dan langsung sampai di aula Istana.


Namun Ling langsung di hadang oleh banyak sekali penjaga Istana dengan rata rata berperingkat Epic bintang satu.


"apa jadi orang ini adalah Ling" batin dari Pharsa.


"ayo Ling ikut aku, kita akan merayakan pertemuan kita dengan Minum bersama" ucap Dewa Kaze sambil tersenyum lebar ke arah Ling.


"bukan siapa siapa katamu, aku ini adalah orang penting disini" bisik Ling ke telinga Pharsa dengan berlagak sombong, seolah olah dia adalah orang penting di kerajaan Kaminari.


"ap… apa, ternyata dia adalah Tuan Muda Ling, apa aku akan dapat hukuman dari nya karena perlakuan ku padanya tadi" batin Pharsa.


Setelah sampai di sebuah ruangan, Ling dan Kaze muali berbincang bincang tentang hal yang mereka alami setelah berpisah.

__ADS_1


"ayo bersulang bersamaku Ling" ucap Kaze dengan gembira.


"tunggu dulu, Senior Kaze, sejak kapan kita jadi saudara? " tanya Ling pada Kaze.


"tak perlu seformal itu padaku, aku sudah menganggap mu sebagai adik ku setelah kau membuka segel di gua itu, jadi kau sekarang pangil aku kakak saja, apa yang kau butuh kan tinggal bilang saja pada ku" ucap Kaze.


"oooh, baiklah kakak, kalau begitu kita adakan upacara persaudaraan saja di sini" ucap Ling.


"baiklah, jika itu yang kau mau" jawab Kaze sambil berdiri dan mengambil beberapa dupa untuk upacara persaudaraan nya.


Setelah Kaze mnyalakan dupa, mereka berdua mengucapkan sumpah persaudaraan.


"kami dari keluarga yang berbeda, mengucap kan sumpah saudara selamanya, susah senang di lalui bersama, saling tolong menolong satu sama lain, Langit dan Bumi yang akan menjadi saksi kami" ucap Ling dan Kaze.


Setelah upacara selesai mereka berdua kembali duduk dan bersulang bersama dan melanjutkan perbincangan merela tadi.


"oh iya, Ling, apa kau benar benar Jadian dengan Sakura, aku melihat mu saat menembaknya lho?" tanya Kaze sambil menggoda Ling.


Muka Ling seketika memerah dan menjawab "a…itu benar".


"ha ha ha, wajah mu merah sekali Ling" ucap Kaze setelah mendengar jawaban Ling sambil tertawa gembira.

__ADS_1


__ADS_2