
Persiapan Perang
Ling, Zilong dan Alu mulai berangkat ke Kerajaan Kaminari, sesampainya di sana Ling langsung menemui Dewa Kaze, dan meminta bantuanya.
Ling langsung masuk ke Aula Istana, berjalan dan langsung berdiri di depan Kaze, semua pasukan kangsung segera menodong Ling dengan pedang yang "hai bocah, berani sekali kau" ucap salah satu prajurit.
"kalian semua minggir" teriak Dewa Kaze, bahkan membuat burung di sekitar istana kaget dan berterbangan.
"ha ha ha, apa yang membuat adik ku ini kemari?" ucap Kaze.
"kak, aku meminta bantuanmu untuk bertempur melawan Dewa Matahari dan Bulan" ucap Ling.
Semua orang yang berada di aula istana sangat terkejut mendengar ucapan Ling, dan Kaze hanya tersenyum tipis ke arah Ling dan berkata "jika ini permintaan mu, ayo kita lakukan, aku juga sudah lama, menyimpan dendam dengan mereka berdua".
"kalian semua keluar dari ruangan" teriak Kaze, semua orang keluar dari Aula Istana, dan hanya ada Ling, Kaze, Alucard, dan Zilong di sana.
"kita harus membuat rencana yang matang sebelum menyatakan perang kepada dua dewa ini" ucap Dewa Kaze.
__ADS_1
"aku sudah membuat beberapa rencana, pertam kita akan menyerang Negara Ocean dan Negara Hell terlebih dahulu, dan itu akan meprovokasi dua dewa ini" ucap Ling.
"baiklah terserah kau saja, sekarang secepatnya kita siapkan rencanamu untuk melawan dewa ini" ucap Dewa Kaze.
"aku akan undang Taiga, Aldous, Aulrad, Trigeal, dan Bakia , Alu kau undang Clint, Khufra, dan Vale, Zilong kau undang Valir dan Kadita, nanti aku juga akan memanggil Asta dan Xiezi kemari untuk membantu kita" ucap Ling.
Mereka bertiga melakukan tugas masing masing dan memanggil orang yang mereka kenal sejak lama untuk membantu mereka, Dewa Kaze juga mengirim surat kepada Wuyun untuk menyiapkan pasukanya.
Taiga langsung memenuhi permintaan Ling dan pergi ke Kerajaan Kaminari bersama Singa Nemea, dan juga membawa pusaka pusaka Ling yang di simpan di ruangan rahasia.
2 bulan berlalu dan semua orang yang di undang sudah datang "baiklah kami mengumpulkan kalian disini untuk membantu kami melawan dewa" ucap Dewa Kaze.
"kami semua siap" ucap semua orang yang berhasil di kumpulkan dan juga banyak sekali prajurit.
"eh guru sebenarnya kita kali ini akan melawan siap?" ucap Asta.
"kita akan melawan orang 100 tahun yang lalu membunuhku" ucap Ling.
"oh, apa dia sangat kuat sekali guru?" ucap Asta.
__ADS_1
"ya dia sangat kuat, bahkan mereka bisa mengahncurkan 10.000 pasukan dengan sekali pukul, aku dulu mengalahkan mereka namun aku terluka parah" ucap Ling.
Seluruh pasukan sudah siap dan akan segera berangkat menuju medan pertempuran "baikalh Xiezi, Asta, Zilong, dan Alu akan menangani para jendral" ucap Ling.
"aku dan Ling akan menangani dua dewa itu" ucap Dewa Kaze.
"dan kalian semua akan berperang melawan pasukan mereka" ucap Dewa Kaze.
"kalian semua istirahatlah dan kumpulkan energi kalian untuk pertempuran besok" ucap Ling.
Seluruh pasukan sudah bubar dan Ling mengumpulkan banyak sekali Pembuat Pil dan Pandai Besi.
"bagi Pandai Besi, Buatlah Panah Mekanik, Meriam Ganda, dan Mortir yang sudah tercantum di dalam cetak biru ini" ucap Ling.
"dan bagi pembuat Pil, buatlah Pil Penguat Jiwa dan Pil Pengeras Tulang untuk para prajurit, pastikan seluruh prajurit mendapatkan 1" ucap Ling.
Sekarang persiapan hampir selesai, lalu Ling pergi ke gua dan bermeditasi di sana, dia mulai bermeditasi dan masuk ke dalam alam bawah sadarnya untuk memperkuat Hewan Iblis miliknya.
Kuda Dewa Laut, Kelinci Dewa Bulan, Kucing Dewa Matahari, Anjing Neraka, Burung Surga, Badak Dewa Bumi, sekarang sudah mulai bertambah kuat, tiba tiba Ling merasakan ada kekuatan tersembunyi di gua ini.
__ADS_1
Ling langsung menghampiri asal dari kekuatan yang ia rasakan tadi, setelah di usut olehnya, di menemukan peti mati yang memancarkan energi yang cukup besar.