PERJALANAN JADI NOMER 1

PERJALANAN JADI NOMER 1
Episode 66


__ADS_3

"ok, kita kembali ke gua dan istirahat dulu di sana, aku sudah mengeluarkan banyak sekali untuk membantai malaikat malaikat itu" ucap Ling.


Setelah itu mereka kembali ke gua, Ling menyuruh Asta untuk membeli Bahan Makanan di desa, dan juga menyuruhnya melihat papan buronan di sana, Asta langsung berangkat ke desa Elf.


Sesampainya di sana di membeli beberapa potong daging, beberapa ikat sayuran, karena uang nya sisa di membeli roti untuk dirinya sendiri, Sambil berbelanja membeli bahan makanan, Asta melihat papan buronan, dan melihat Kepala Ling di beri harga 200 Juta Emas dan untuk kepala Zilong dan Alu di beri harga 150 Juta Emas.


Setelah itu Asta pulang dan melapor kepada Ling "hah hah hah, Guru Ling, paman Zilong, paman Alu, kalian hebat sekali bahkan kepala paman Zilong dan paman Alu di beri harga 150 Juta Emas, dan untuk Kepala Guru Ling di beri harga 200 Juta Emas".


"ha ha ha, Asta, menjadi buronan adalah cara menaikan Harga kita, tapi kami menjadi buronan untuk kelangsungan Manusia, Saat Malaikat dan Iblis mengalami Kerugian di saat itu lah kedudukan Manusia akan sama pada dua Kaum itu" ucap Alu.


Setelah beberapa lama, mereka bertiga kembali menlakukan aksi mereka, mereka bertiga pergi menuju Sakte Iblis, namun memilih jalan untuk tidak melewati Wilayah Malaikat, setelah lam di perjalanan akhirnya sampai juga mereka bertiga di Wilayah Iblis.


Mereka menunggu saat yang tepat untuk menyerang Sakte Iblis, Di saat matahari terbit mereka segera melancarkan rencana mereka, lagi lagi Ling menggunakan Jurus Ledakan Api dan meledakan tembok di Sakte Iblis, mereka bertiga langsung bersiap untuk pertarung lagi.


sfx : duar, boom, daar.


Saat Ling masuk Sakte ini seperti tidak memiliki penjaga, tak di sangka Ling dan kawan kawan sudah di tengah tengah pasukan Sakte Iblis, Ling tidak kehabisan akal, dia langsung menggunakan Jurus UltraViolet, dan langsung memberikan Tanda untuk memulai pertarungan.


"are are are, Ganjie, Ayo Serang" Teriak Ling dan mengarahkan Pedangnya ke Langit.


Terjadilah pertarungan antara Ling dan Kawan Kawan melawan Sakte Iblis, karena mereka sudah mendapatkan pengalaman dalam pertempuran, jadi mereka lebih tenang dalam mengatasi situasi pertempuran.

__ADS_1


Tak di sangaka sangka, ternyata Tetua Sakte sudah menunggu mereka bertiga untuk menyerang Sakte Iblis, dia adalah Asmodeus, namun hal ini tidak menggetarkan Ling dan kawan kawanya, Mereka tetap bertarung dengan sekuat tenaga melawan Asmodeus dan pasukan Sakte Iblis nya.


"Tetua Asmodeus, ayo bertarunglah dengan kami" ucap Ling sambil memenggal beberapa kepala Perajurit Sakte Iblis.


Asmodeus langsung maju dan menyerang Ling karena Ling sudah menantangnya, karena sudah tau akan melawan Tetua Sakte, di sudah mempersiapkan rencana untuk melawanya, "Zilong, Alu, kalian bereskan para Perajurit Sakte Iblis ini, aku yang akan melawan Asmodeus".


Ling juga langsung menyerang Asmodeus tanpa basa basi lagi, di menggunakan Jurus Sinar Gamma, beberapa bola Gamma mengenai Asmodeus namun dia tidak mengalami luka dan hanya tergores saja.


Ling langsung mengeluarkan mode Naga, dan menggunakan JurusbTembok Batu untuk menahan serangan Asmodeus, namun Jurus Tembok Batu hanya bisa bertahan sebentar menahan serangan Asmodeus.


"gila, padahal aku sudah memakai Jurus Sinar Ultra Violet untuk melemahkanya, tapi kelihatanya dia tetap kuat sekali" batin Ling menahan Tinju Asmodeus.


Saat Ling menahan Tinju Asmodeus di memegang eret tanganya agar di tadak kabur, Ling langsung menggunakan Jurus Sinar Leser, namun tidak memberikan luka yang serius pada nya.


Ling kembali mengluarkan jurus jurus nya, Ling mengeluarkan Jurus Bola Cahaya sekaligus Jurus Sinar Gamma, saat Asmodeus sibuk menghindari bola bola Gamma, Ling mengendalikan Bola Cahayanya untuk menyerang Asmodeus.


Asmodeus lumayan terpojok karena itu, namun dia benar benar sangat Kuat, Asmodeus mengeluarkan Jurus Bayangan Kegelapan untuk membingungkan Ling, "ha ha ha, rasakan itu bocah sialan" ucap Asmodeus.


"tunggu tuan muda, aku akan membantumu, Jurus Bayangan Kegelapan" ucap Alu.


Ling menjadi agak tenang karena Bayangan Kegelapan milik Asmodeus sudah di tangani Bayangan Kegelapan Milik Alu, Ling langsung mengeluarkan Sayap Malaikat dan Iblis miliknya sekaligus.

__ADS_1


Ling mulai bertambah kuat dengan ini, namun mode ini tidak akan bertahan lama, Ling menggunakan Jurus Balok Es untuk membatasi Gerak Asmodeus, "sialan, walau sudah ku hambat geraknya menggunakan Jurus Balok Es, tapi geraknya masih saja gesit" batin Ling.


Walau Ling sudah merasa terpojok, namun Asmodeus juga merasa terpojok karena Jurus Jurus yang di keluarkan Ling, "********, aku mungkin akan kalah dengan anak ini" batin Asmodeus, "Shit, aku akan kalah dari nya, apa aku akan mati disini?" batin Ling.


"Zilong bantu aku, Jurus Gelombang Air" teriak Ling.


Zilong langsung melemparkan tombak miliknya yang seketika berubah menjadi Hiu Raksasa, untuk menyerang Asmodeus, "sial, kami harus mundur kali ini, sebelum itu terimalah ucapan selamat tinggal dari ku, Jurus Ledakan Api" batin Ling.


Seketika banyak sekali Bangunan dan prajurit yang terkena Ledakan akibat Jurus milik Ling, Ling, Alu, dan Zilong seketika berkumpul dan saling membelakangi saling menjaga sisi belakang satu sama lain.


"hah hah hah bagaimana ini tuan mud?a, kita sudah terdesak" ucap Zilong.


"ayo kita mundur dulu untuk hari ini" ucap Ling.


"ha ha ha, kalian sepertinya menang untuk hari ini, terimalah hadiah dari ku" ucap Ling kepada Asmodeus.


Ling mengeluarkan Golem miliknya yang sebelum di keluarkan sudah di pasangi Jurus Ledakan Api, Golem itu langsung menyerang seperti Kavaleri Berat dari suku bar bar yang tak takut akan kematian, melihat Asmodeus menangani Golem miliknya, Ling dan kawan kawan punya kesempatan untuk kabur.


Mereka bertiga akhirnya berhasil kabur dan keluar dari wilayah Sakte Iblis, Libg segera meledakan Jurus miliknya yang ia pasang pada Golem, walaupun sudah pergi jauh Api dari ledakan itu masih terlihat bahkan suara ledakan masih terdengar sangat keras.


sfx : duuuuuuuar.

__ADS_1


"hah hah hah, rasakan itu, dasar Sakte Iblis" ucap Ling dengan nafas terengah engah sambil di papah oleh Zilong karena telah kehilangan banyak sekali energi, mereka mundur dan membuat sebuah tenda sebelum mereka kembali ke markas mereka, yaitu Gua yang mereka temukan tempo hari.


__ADS_2