
Akhirnya Ling menaruh Keris ini di ruangan rahasia juga, lalu Ling bergi berjalan jalan ke pasar namun ia tidak menemukan barang yang bagus di sana akhirnya di kembali ke Istana Jian.
Ling menemui ayah nya untuk kembali ke Kerajaan Sky, untuk mengantarkan Sakura kembali ke Kerajaannya, karena Ling ingin pergi mengembara untuk menjadi kuat dan menemukan hal baru yang belum pernah ia lihat.
Ling mulai berangkat ke Istana Sky bersama Sakura, Zilong, dan Alucard, mereka berlari ke tempat tujuan dengan kecepatan tinggi agar menghemat waktu.
Sesampainya di sana Ling hanya mengantarkan Sakura ke depan gerbang Istana, dan pergi bersama Alucard dan Zilong untuk melanjutkan perjalanan dan petualangan mereka.
Mereka berlari ke arah barat Istana Sky, dan mereka sampai di sebuah desa, mereka memutuskan untuk beristirahat di sana dan akan melanjutkan perjalanan esok hari.
Mereka bertiga menyewa penginapan untuk semalam, esok hari nya mereka melanjutkan perjalanan sampai di perbatasan Negara Sky.
Setelah beberapa lama berjalan mereka menemukan sebuah padang pasir yang luas dan matahiri di gurun ini sangat terik sekali.
Namun itu tidak bisa menghentikan petualangan mereka, setelah berjalan di gurun beberapa lama, mereka si beri serangan tiba tiba Oleh Kalajengking Raksasa.
Kalajengking ini hanya setingkat Epic, jadi mereka bertiga mudah untuk mengalahkanya, setelah Kalajengking Raksasa ini mati, ternyata masih ada segerombolan Kalajengking Raksasa yang menuju ke arah mereka.
__ADS_1
"Dafuq, apa apa an ini" ucap Ling.
"a… apa, jumlah mereka terlalu banyak" ucap Zilong.
"tu… tuan muda Ling, apa kita harus melawan atau kabur?" Ucap Alucard.
"hah, hanya segitu, ya tentu kita kabur lah, apa kalian mau mati muda hah" ucap Ling.
Mwreka akhirnya berlari karena di kejar grombolan Kalajengking Raksasa, setelah beberapa Jam mereka akhirnya bisa lolos dari kejaran segerombolan Kalajengking Raksasa itu.
"tuan muda Ling, ini sudah hampir malam, sebaiknya kita beristirahat dulu di sini" ucap Alucard.
"baiklah, kita istirahat dulu di sini, aku juga sangat lelah dan perutku mulai berontak karena lapar" ucap Ling sambil memegang Perutnya dengan nafas yang tak teratur.
Akhirnya mereka mendirikan Tenda dan menyalakan api untuk menghangat kan tubuh mereka, sebab di malam hari suhu di gurun bisa turun sampai 3 drajat celsius.
"hacu, hah, tadi siang di sini sangatlah panas kenapa di malam hari menjadi dingin sekali" ucap Zilong setelah bersin sambil menggil.
__ADS_1
"ini lah yang di nama kan Gurun, jika siang panas dan di malam hari akan menjadi dingin" ucap Alucard.
"hmm, sebaiknya kita beristirahat saja di tenda, ini sudah larut malam, besok kita akan melanjutkan perjalanan kita" ucap Ling.
Akhirnya mereka beristirahat di tenda dan tidur sampai Pagi hari, lalu mereka melanjutkan perjalanan mereka di gurun yang terik ini.
Setelah berjalan dan berjalan cukup lama, akhirnya mereka menemukan sebuah kolam air, di tengah gurun yang panas ini.
"ahh, itu ayo kita ke oasis itu" ucap Ling sambil menunjuk oasis di depanya.
"ah benar, itu ada sebuah kolam air" ucap Zilong namun menunjuk arah yang berbeda dari Ling.
"hmm, sepertinya kau terkena Fatamorgana tuan Ling, yang kau tunjuk itu hanyalah Pasir, dan aku melihat kolam di arah yang di tunjukan Zilong" ucap Alucard.
"ahhh, saking hausnya aku sampai terkena Fatamorgana, baikalah ayo kita segera ke kolam itu" ucap Ling sambil menghela nafas.
Mereka bertiga mulai berjalan mendekati Oasis itu, dan tidak tau bahaya atau kejadian apa yang menunggu di Oasis itu.
__ADS_1