PERJALANAN JADI NOMER 1

PERJALANAN JADI NOMER 1
Episode 74


__ADS_3

"hah, akhirnya selesai juga" ucap Ling menghela nafas.


Ling keluar dari alam bawah sadarnya dan mendengar orang yang berteriak "para Raksasa menyerang".


"apa, Raksasa Raksasa itu sudah menyerang, cepat sekali" batin Ling.


Ling dengan kecepatan penuh segera menuju ke depan gerbang kerajaan, tak lama Zilong dan Alu langsung menyusulnya.


"bagaimana ini tuan muda, mereka sudah datang menyerang" ucap Alu yang bercucuran keringat.


"sepertinya kita akan menerima kekalahan kali ini, cepat siapkan pasukan untuk bertahan, dan evakuasi para penduduk ke tempat yang lebih aman" ucap Ling.


Zilong segera menyiapkan para pasukan untuk berperang, sedangkan Alu mengungsikan para penduduk.


"Asta, ayo ikuti aku menuju ke medan perang, apa pun yang terjadi kita harus bisa melindungi kerajaan walau nyawa taruhanya.


Pasukan kerajaan akhirnya siap dan seluruh warga sudah di ungsikan ke tempat yang lebih aman.


"okeh, pemanah, bersiap, tembak" ucap Alu.


"hah, hanya dengan panah saja itu tidak akan menghentikan kami, semua pasukan pasang Jurus Badan Batu" ucap Jendral Raksasa.

__ADS_1


"sial bagaimana ini, panah saja tidak mempan, kalau begitu langsung saja serang" batin Ling.


"seluruh pasukan, bagi menjadi 3 kelompok dan berpencar" teriak Ling.


Akhirnya pertarungan tidak ter elak kan, orang yang berperang bertarung dengan sengit, namun pasukan Ling terpojok akibat kalah fisik dengan pasukan musuh.


"ayo semuanya, lindungi kerajaan kita, bertempur sampai titik darah penghabisan" teriak Alu sambil maju menebas kepala musuhnya.


"dasar manusia sialan, pergi kau ke neraka" ucap pasukan Raksasa.


"ha pergi ke neraka, kenapa tidak kau saja, rasakan tombakku ini" ucap Zilong.


"hai bocah tengik, berani berani nya kau membunuh pasukan ku" ucap Jendral Raksasa.


"ah banyak bacot kau, Jurus Tali Api" teriak Ling.


"hanya tali kecil, ini tidak akan mengikat ku, eh ******** kenapa susah lepas" kata Jendral Raksasa.


"tali kecil katamu, lihat apa yang ada di atas mu" ucap Ling yang menghantamkan Palu Barbarian ke kepala Jendral Raksasa.


Jendral Raksasa yang terkena serangan yang cukup parah di bagian kepalanya mulai menjadi marah "apa, darah, darah, ******** kau, Jurus Badan Seribu Raksasa" ucap nya sambil menghantam hantam tanah yang membuat tanah di medan pertempuran goncang.

__ADS_1


"hah, hanya bertambah besar 10 kali saja sudah bangga, rasakan ini, Jurus Pencuri Jiwa" ucap Ling dan menghantam tanah.


"saat Stack Lima Ratusku bergerak, di situlah K*nt*l bapak kau retak" teriak Ling.


"Anjing, hanya segitu saja kau berani menghina bapak ku, mati sana" ucap Jendral Raksasa menghantam tubuh Ling.


"argh, sialan, aku lengah" ucap Ling sambil muntah darah.


"tuan muda kami akan membantumu" teriak Zilong.


"Jurus Hiu Raja Laut, Jurus Laut Menelan Bumi" teriak Zilong dan mengluarkan Semburan air dari bawah tanah dan membuat danau.


"masih belum, Alucard, serang dia bersamaan" teriak Zilong memanin kan Jurus Tombak yang di ikuti Hiu Raksasa.


"okeh, terima ini, Raksasa sialan, JurusKelelawar Penghisap Darah, Jurus Seribu Kelelawar" teriak Alu mengeluarkan banyak sekali Kelelawar Vampir dari Pedang nya.


"Bagus Alu, akan ku akhiri, Jurus Jari Turun Dari Langit" teriak Ling yang ******* Jendral Raksasa dengan Jurusnya.


"hah hah hah, sudah selesai kah?" ucap Zilong.


Ling segera menarik kembali dan melihat Jendral Raksasa sudah terlumat seperti Ayam Geprek.

__ADS_1


__ADS_2