PERJALANAN JADI NOMER 1

PERJALANAN JADI NOMER 1
Episode 50


__ADS_3

setelah sampai di tempat Valir dan Zilong, Ling langsung mengobati dan merawat luka mereka berdua, setelah 3 hari mereka berdua akhirnya siuman.


"hah, akhirnya kalian bangun" ucap Ling menghela nafas.


"ahh, perutku sakit sekali' ucap Valir bermuka pucat sambil memegang perutnya yang penuh dengan perban.


"lukamu belum sembuh total, lebih baik jangan bergerak dan beristirahatlah sampai sembuh total" ucap Ling yang menidurkan Valir kembali.


Setelah seminggu mereka Ling, Zilong sudah pulih dan Valir sudah sembuh, meskipun lukanya akan terbuka jika mengalami pertarungan, mereka segera kembali ke Desa agar Valir mendapatkan penyembuhan lebih baik.


Mereka telah sampai di Desa dan sedang menuju ke rumah Valir, namun mereka mendapatkan penyambutan yang tidak enak dari Freya sebab melihat Valir terluka parah.

__ADS_1


"apa yang kalian lakukan pada ayahku?" ucapFreya menodongkan pedang ke arah Ling dan Zilong.


"Freya, apa yang kau lakukan, mereka yang telah membunuh Dua Naga Kuno dan menyelamatkan ku, kembalilah ke kamarmu" Teriak Valir ke Freya karena berperilaku tidak sopan kepada Ling dan Zilong.


"ahh, maaf tuan Ling, tuan Zilong, di memangseperti itu, tolong maafkanlah putriku" ucap Valir.


"ahh, tidak apa apa, kami memaklumi nya, aku juga akan seperti itu kalau melihat ayah ku terluka parah, jadi anda tenang saja Tuan Valir" ucap Ling yang memapah Valir karena belum bisa berdiri dengan tegak.


mereka bertiga akhirnya beristirahat dulu di rumah Valir untuk memulihkan energi mereka, saat di kamar Zilong langsung melompat ke kasur, dalam sekejap dia langsung tertidur.


Darah dari Hewan Kuno ini mulai bereaksi dan mulai menyatu kerena memiliki ras yang sama, Kemudian Ling mencelupkan Jade Darah ke dalam Mangkung yang berisi darah.

__ADS_1


Jade Darah mulai bereaksi dan menyerap darah di dalam mangkuk hingga habis, dan Jade Darah mulai memancarkan Cahaya dan membentuk sebuah Pil yang berwarna Merah bercampur dengan Biru.


Ling langsung memakan Pil ini tanpa memikirkan apa efek nya pada tubuh, Ling mulai merasakan Energi yang Kuat sekali di dalam dirinya, Ling segera menyerap Energi itu dan masuk ke alam bawah sadarnya.


Ling melihat ada sesuatu yang aneh lagi di dalam alam bawah sadarnya, Muncul Ukanlos dan Akantor di dalam alam bawah sadarnya, namun hanya seukuran Manusia saja, karena yang Ling lawan tempo hari berukuran sekitar 50 meter, Ling juga melihat ketiga Burung itu akan bersatu, sebab Ling melihat Energi yang memancar dari masing masing burung dan membuat sebuah ikatan.


Ternyata benar apa yang ada di pikiran Ling, ketiga burung itu bersatu dan menjadi burung besar berwarna Hijau, "guru, apa kau tau Burung apa itu?" tanya Ling.


"i...itu adalah Burung Giok, yang sangat melegenda" ucap Shinno kaget melihat Burung Giok berada di alam bawah sadar Ling.


Setelah itu Shinno menyuruh Ling ke tempat yang sepi, untuk menyerahkanPedang Tengkorank Hitam, kerena Shinno telah yakin, Ling akan mampu menaklukan dan menjadi tuan Pedang Tengkorak Hitam ini.

__ADS_1


Setelah itu, Ling segera pergi ke Gunung Naga, Shinno mulai mengeluarkan Pedang Tengkorak Hitam dan memberikanya kepada Ling, saat Ling mengambil nya banyak sekali Petir petir yang menyambar di atas awan, Ling hanya duduk bersila dan mencoba menaklukan Pedang Tengkorak Hitam.


Ling menyerap energi dari Pedang ini untuk melemahkanya, Ling mencoba sekuat tenaga untuk menaklukan Pedang ini, setelah beberapa lama, akhirnya Ling sudah berhasil membentuk Segel dengan Pedang ini yang berada di Tanganya. Namun petir dari langit tiba tiba menghantam Ling dan membuat suara yang sangat keras dan memunculkan kepulan asap yang sangat tebal.


__ADS_2