
"ayo kita lihat, apa yang sedang mendekat kesini" ucap Bing Wang.
Mereka bertuju langsung meloncat dari pohon ke pohon dan mendekati asal suara yang tadi, ternyata yang mendekat ke arah mereka adalah 4 Barroth dan dipimpin oleh Uragaan.
Barroth adalah monster yang memiliki tubuh sekeras batu dan kepalanya hampir menyerupai naga yang mengenakan mahkota, Uragaan adalah monster seperti Barroth namun di lebih kuat dan tubuhnya lebih keras.
"hm, sepertinya kita kedatangan tamu yang sulit di hadapi, ayo langsung hadang mereka sebelum sampai di desa" ucap Ling.
Mereka bertuju langsung melesat untuk menghadang 5 monster ini, pertarungan yang sangat sengin telah terjadi, dan di menangkan pihak Ling, namun mereka juga lumayan menerima luka dari serangan monster.
Akhirnya mereka memutuskan untuk kembali ke istana dulu dan mengobati luka "sial, kenapa monster monster ini jadi kuat sekali" ucap Huo Wang sambil memerban lukanya.
"sepertinya memang ada yang aneh dengan monster monster itu, aku merasakan energi jahat yang terpancar dari mereeka saat aku memukulnya" ucap Alucard.
"aku yakin, pasti ada dalang di balik semua ini, kita harus cepat menemukan orang itu" ucap Asta.
__ADS_1
"malam ini kita istirahat dulu, besok baru teruskan penyelidikan ini, aku sudah menyiapkan kamar untuk kalian" ucap Dewa Kaze.
"oh, iya kak, keberadaan kami hari ini, jangan sampai orang lain tau" ucap Ling.
"memangnya kenapa?" ucap Zilong.
"kita harus merahasiakan keberadaan kita kali ini, mungkin dalang di balik semua ini adalah salah satu pengikut Dewa Matahari dan Dewa Bulan, karena penyerangan monster kali ini banyak menyerang di daerah kekuasaan kak Kaze" ucap Ling.
"hm, mungkin kau benar" ucap Dewa Kaze.
Mereka bertuju beristirahat dan mengumpulkan tenaga untuk bertarung besok, tatepi Ling malah keluar istana dan menuju ke sebuah tempat.
"akhirnya ketemu, ternyata kekuatan itu berasal dari gua ini" batin Ling.
Ling masuk ke dalam gua untuk memastikan apa yang ada di dalam sana, tak lama ia berjalan, tiba tiba pintu masuk gua tertutup, dan seketika aura di dalam gua berubah menjadi sangat mencekam.
__ADS_1
"sial, pintu keluarnya tertutup, tapi sebenarnya gua apa ini" batin Ling berjalan sambil menyentuh dinding gua.
Ling terus berjalan dan menelusuri gua ini, dan mendengar sesuatu "ha ha ha, ada manusia yang masuk ke sini" kata yang tidak jelas dsri mana asalnya.
"siapa di sana, keluarlah tunjukan dirimu" teriak Ling yang bersiap untuk bertarung dan mengerutkan dahinya.
"tenanglah, tidak perlu khawatir, ha ha ha" suara yang tidak jelas darimana aslanya.
"suara ini lagi, siapa dia sebenarnya?, dan juga dimana dia berada?" batin Ling sambil bersiap tempur dan melihat ke sekitarnya untuk memastikan ada orang tidak.
"jika kau sungguh bersi keras ingin melihat kami, baiklah, kami akan menunjukan wujud kami" ucap suara yang tadi, dan seketika sda obor yang menyala.
"uh, ternyata aku berada di sebuah ruangan, tak kusangka gua ini ternyata memiliki sebuah ruangan" batin Ling.
"cepat tunjukan dirimu" teriak Ling.
__ADS_1
"he he he, anak muda zaman sekarang, benar benar tidak sabaran" ucap suara misterius tadi.
Tiba tiba ada seorang yang muncul di hadapan Ling, dan orang ini memiliki kekuatan yang sangat besar, bahkan kakuatanya sanggup menekan Ling.