
"saatnya aku kembali ke Kerajaanku" ucap Ling dan melesat menuju ke arah Kerajaan Ziyou.
Sesampainya ia di gerbang, Ling menyamar menjadi warga biasa, untuk memberikan kejutan keoada Alu dan Zilong "hm, aku harus menyamar dulu, aku akan membuat kejutan untuk Alu, Zilong dan lain lain.
Kemudian Ling masuk dan berjalan di kota tanpa ada yang mengetahui identitasnya "ha ha ha, sepertinya pemyamaranku berhasil, aku harus langsung menuju ke Istana" ucap Ling sambil berjalan.
"eh, ada selembaran, selembaran apa ini, sepertinya sedang ada perekrutan prajurit, ah aku punya ide" ucap Ling berjalan sambil membaca selembaran ini.
Ling sampai di tempat perekrutan prajurit, dan pas sekali orang yang merekrut prajurit adalah Zilong dan Alu sendiri.
"hari ini, aku akan merekrut beberapa prajurit untuk memperkuat militer kerajaan kita, walau Raja Ling sudah tidak ada, kita harus tetap melanjutkan perjuangannya untuk membangun kerajaan ini agar lebih kuat lagi" teriak Alu.
"ada beberapa ujian yang harus kalian lewati, agar dapat menjadi prajurit Kerajaan" teriak Zilong.
"ujian pertama itu mudah, kalian hanya perlu menantang pesrta lain, dan yang menang akan lanjut ke ujian kedua" ucap Zilong.
"eh, aku ada satu pertanyaan" ucap Ling mengangkat tanganya.
__ADS_1
"apa pertanyaan mu" ucap Alu dan menoleh ke arah Ling.
"apa aku bisa menantang kalian berdua" ucap Ling.
Serentak semua calon prajurit langsung tertawa dan memaki Ling "ha ha ha, apa kau ini berjanda, mereka berdua adalah jebdral lepercayaan Raja" "ha ha ha, apa dia baru terjatuh dan membuat otak nya geser" "meskipun kau masih muda, tapi jangan memaksakan diri bodoh" ucap para calon prajurit.
"apa kau bercanda" ucap Alu.
"aku tidak berjanda" ucap Ling.
"kak, turuti saja kemauanya, kita lawan dia, siapa tau di adalah pemuda yang berbakat" ucap Zilong sambil menepuk bahu Alu.
"kau mulai lah menyerang kami" ucap Zilong.
Ling tanpa basa basi langsung menyerang Zilong dengan pukulan, walau Zilong berhasil menangkis pukulanya, tapi dia masih saja terdorong mundur dengan pukulan Ling.
"he he, awal yang bagus" ucap Zilong.
__ADS_1
"sekarang giliran ku, rasakan ini" teriak Alu sambil menyerang dengan ke cepatan tinggi bahkan tidak terlihat bagi orang di bawah tingkat Epic.
Ling menangkis serangan serangan Alu dan berhasil mengimbangi seranganya "ha ha ha, hebat sekali, bagaimana kalau kita main pake senjata" ucap Ling.
"ok, kita bisa pake senjata, tapi kau harus hati hati lho, karena kami akan menggunakan senjata pusaka" ucap Alu.
"Rasakan ini, Jurus Kelelawar Penghisap Darah" teriak Alu dan menyerang Ling.
"hah, Ayo kalian berdua maju bersamaan" ucap Ling sambil menangkis srangan Alu.
"baiklah, Jurus Hiu Raja Laut" teriak Zilong dan melesat kearah Ling untuk menyerangnya.
"orang ini sangat kuat sekali" batin Zilong sambil menatap ke arah Alu.
Alu yang juga merasa kekuatan orang ini sangat hebat juga menatap Zilong sambil menggelengkan kepala.
"ha ha ha, ternyata sifat kalian tidak berubah dari dulu, dan ada peningkatan kekuatan, sekarang saat nya, kalian mengetahui identitas ku, Pedang Pembelah Langit" teriak Ling.
__ADS_1
Zilong dan Alu yang melihat Pedang Pembelah Langit langsung gemetar dan tidak yakin apa yang ia lihat ini nyata, mereka berdua langsung menangis dan bersujud kepada Ling. "Tu…Tuan Muda" ucap Zilong sambil menangis, "an…anda masih hidup saya kira, anda sudah…" ucap Alu sambil menangis.