
Setelah menembus ke pringkat MYTHIC, Ling menyadari ada orang yang melihat dia saat menerobos ke pringkat selanjutnya, "siapa kau?, keluarlah".
"ma...ma...maaf tuan, saya tidak sengaja melihatnya" ucap anak ini.
"hmm, ternyata anak kecil" batin Ling, "apa yang sudah kau lihat tadi?" ucap Ling.
"sa...saya cuma mencari beberapa kayu bakar, setelah itu langit menjadi mendung dan banyak petir menyambar, jadi saya mau pulang, lalu tidak sengaja melihat tuan, tiba tiba petir menyambar tuan, habya itu yang aku lihat, ampuni aku tuan" ucap anak ini.
"jangan takut anak kecil, kalau begitu lanjutkanlah fmencari kayu bakar, sudah tidak mendung lagi kok" ucap Ling.
"tuan aku mau bertanya satu hal" ucap anak ini.
"apa itu?, katakan lah" ucap Ling.
__ADS_1
"apa kau mau menerimaku menjadi murid mu?" ucap anak ini bersujud ke arah Ling.
"hmm, siapa namamu nak?" ucap Ling tersenyum tipis.
"namaku adalah Asta" ucap anak ini.
"memangnya, apa alasanmu untuk menjadi ahli bela diri, Asta" ucap Ling.
"alasanku adalah untuk bertambah kuat dan dapat bertahan hidup, aku sudah tidak punya ayah saat aku lahir dan di umur ke 3 ibu sudah meninggalkan ku" ucap Asta.
Setelah itu mereka berjalan dan akhirnya sampai kerumah, Ling memperkenalkan Asta kepada yang lain, dan Asta mudah beradaptasi dengan orang orang asing, jadi dia menjadi lebih akrap dengan teman teman Ling.
Karena sudah malam, Sakura, Freya, Miya juga sudah memasak, mereka semua makan malam bersama, Ling melihat Asta makan dengan lahap seperti belum makan selama beberapa hari, namun Asta menyadari kalau Ling melihatnya, dia mengubah cara makanya menjadi orang yang makan pada umumnya.
__ADS_1
"tidak apa apa, kau lanjutkanlah makan mu" ucap Ling tersenyum tipis.
Setelah selesai makan Ling menyuruh Asta untuk mengangkat Keranjang berisi Batu yang beratnya sekitar 10 Kilo, dan menyuruhnya keliling halaman 10 kali, Ling, Alu, dan Zilong hanya melihat pelatihanya sambil minum arak.
Setelah selesai 10 putaran, Ling menyuruh Asta untuk istirahat agar tenaga nya pulih, Keesokan harinya Ling menyuruh Asta lagi, berlari mengelilingi halaman sebanyak 50 kali sambil membawa Keranjang berisi batu seperti tadi malam.
"apa, itu tidak apa apa Ling, masa kau menyuruh nya mengelilingi halaman sebanyak 50 kali sambil membawa Batu seberat 10 kilo?" ucap Sakura.
"itu tidak apa apa, asalkan tekadnya kuat, walaupun tubuhnya kuat, pasti di bisa melewatinya" ucap Ling minum teh dan melihat pelatihan Asta.
Asta telah menyelesaikan latihan fisik nya hari ini, di istirahat sebentar sebelum berlatih lagi, kali ini Ling mengajak Asta keluar rumah, Ling membeli sebuah Sawah dan di berikan pada Asta.
"Asta, mulai sekarang ini adalah tempat latihan fisik mu, kau harus bisa membajak sawah dengan tenagamu sendiri, tanpa bantuan Sapi atau kerbau, dan juga kau harus menanami sawah ini dan bersabar menunggu panen, dan hasil nya adalah milikmu" ucap Ling tersenyum tipis melihat sawah yang baru ia beli.
__ADS_1
"baik Guru Ling" ucap Asta.
Asta pun kembali melanjutkan pelatihanya, di benar benar menuruti printah Ling dan membajak sawah dengan tenaganya sendiri, Malamnya Ling melatih Asta cara bermeditasi, Asta memanglah orang yang cukup berbakat, di bisa langsung menembus ke Pringkat Elit, walau baru saja mulai berlatih.