PERJALANAN JADI NOMER 1

PERJALANAN JADI NOMER 1
Episode 91


__ADS_3

"okelah, aku sudah menemukan tubuh yang pas untuk Huo Wang dan Bing Wang" batin Ling.


"kak Kaze, ayo langsung saja kita trobos dan bunuh rajanya" teriak Ling.


"okeh, ayo masuk" ucap Kaze dan berjalan ke arah Gerbang masuk.


Sfx : duaaar


Dewa Kaze menendang gerbang dengan keras sampai gerbang itu terpental masuk ke aula istana.


"ha ha ha, selamt datang di istanaku" ucap Raja Hell yang langsung berdiri dari tahtanya untuk menyambut Ling.


"apa raja ini gila kak karena aku membunuh anak nya?" bisik Ling kepada Dewa Kaze.


"hm, aku juga tidak tau" ucap Dewa Kaze.


"ha ha ha, tenang saja, aku masih waras, aku tertawa karena…kalian telah masuk ke perangkapku" ucap Raja Hell.


"nah sekarang, kalian cicipi hadiah kecil ku sebelum menemui ajal" ucap Raja Hell sambil tertawa.


Tiba tiba lantai tergeser dan membuat kubang di bawahnya, Ling dan Kaze belum sempat menyelamatkan diri dan akhirnya terjatuh kedalam.


"nani" terisk Dewa Kaze.


"woi sejak kapan di sini ada jebakan, wah di sini seperti sauna anginya hangat sekali" teriak Ling.

__ADS_1


"he he he, mampos, kalian akan terjatuh ke kolam lava panas di bawah istana, ha ha ha" ucap Raja Hell.


"eh Ling, tunggu dulu, kalau anginya hangat, istana ini kan ada di puncak gunung api, berarti di bawah kita adalah" ucap Dewa Kaze.


Sfx : tidakkkkkkk


"ha ha ha, pasti mereka sudah mati di sana" ucap Raja Hell.


"santuy kak santuy, aku punya penyelamat kita, Anjing Neraka ayo keluar" ucap Ling.


Anjing Neraka keluar, Ling dan Dewa Kaze langsung menunggangi Anjing Neraka, karena Anjing Neraka adalah hewan ber Essence api bahkan dari Neraka jadi kolam lava di bawah hanyalah pemandian baginya.


Sfx : byurrrr


"ok, gak pa pa, lagi pula di sini sangat segar sekali" ucap Anjing Neraka.


"kau kembalilah, nanti renang di kolam lava Teratai Merah" ucap Ling.


"okeh, siap, aku kembali dulu, bye bye" ucap Anjing Neraka yang perlahan menghilang dan masuk kembali ke tubuh Ling.


Sebelum Anjing Neraka masuk ke tubuh Ling lagi, Ling dan Dewa Kaze sudah meloncat dan berjalan di dinding untuk menuju ke atas.


"heh, pintu keluar kita di tutup, dasar ********" ucap Ling.


"santai saja, lihat ini, Ora" teriak Dewa Kaze dan menjebol pintu keluar mereka atau lantai aula Istana Hell.

__ADS_1


Sfx : duarrrr


"he he he, kami kembali raja sialan" ucap Dewa Kaze.


"ba…bagaimana bisa kalian tetap hidup?" ucap Raja Hell.


"oh, sebenarnya kami selamat karena kolam lava di bawah sini membuat kami pulih lagi, dan semakin bertambah kuat, jadi kau salah memasukan kami ke sana" ucap Ling sambil mengedipkan satu mata ke Dewa Kaze untuk memberi kode.


"ohh aku paham" batin Dewa Kaze.


"iya itu benar, kolam itu sangat ajaib, bahkan aku bisa langsung menerobos peringakat dengan cepar" ucap Dewa Kaze.


"ka…kalian pasti bohong, hanya kalian yang selamat dari sana" ucap Raja Hell.


"hm, berarti sudah banyak orang yang mati di sana karenamu?" ucap Ling sambil menunjuk Raja Hell.


"iya itu benar, bahkan orang tak bersalah aku masukan ke sana untuk ku persembahkan kepada Dewa Matahari" teriak Raja Hell.


"hm, kalau begitu, kau temui saja mereka yang pernah kau bunuh disana kalau tidak percaya" ucap Dewa Kaze sambil melesat ke arah Raja Hell dan melemparnya ke lubang yang di dasarnya adalah kolam lava.


Sfx : arghhhhhh


"hah, akhirnya pendosa satu ini mati" ucap Ling sambil memegang kepalanya dan melihat Raja Hell jatuh ke kolam lava.


"iya kau benar, semua kejahatan pasti ada ganjaranya, dia mati karena sering melakukan perbuatan kejam, dan sekarang dia mati dengan tragis" ucap Dewa Kaze yang ikut menonton juga.

__ADS_1


__ADS_2