PERJALANAN JADI NOMER 1

PERJALANAN JADI NOMER 1
Episode 52


__ADS_3

Ling tidak bisa melihat apa apa, setelah itu cahayanya mulai redup dan membentuk sebuah portal, Ling bingung portal apa ini sebenarnya, walaupun di ingin masuk tapi di menunggu saat yang tepat untuk ke portal ini, karena Zilong masih ada di desa.


setelah itu Ling keluar dari ruangan rahasia ini dan berjalan ke aula gua, kemudian di menutup pintu masuk ruangan rahasia dan keluar gua, Ling juga menekan batu untuk menutup gua sebelum kembali ke desa.


setalah kembali ke desa ternyata Zilong sudah bangun, "dari mana saja kau tuan?, kok auramu menjadi berbeda".


"ahh, aku hanya jalan jalan sebentar, cari angin, soal aura ku, aku sudah berada di pringkat MYTHIC bintang satu" ucap Ling memejamkan satu matasatu mata.


"a...apa, sejak kapan kau naik pringkat tuan muda?" ucap Zilong terkejut sampai jatuh dari kasur.


"itu rahasia, ayo kita tagih janji Valir" ucap Ling.


Zilong bangun dan mengikuti Ling, mereka pergi untuk menemui Valir menagih janjinya karena telah mengalahlan Akantor dan Ukanlos.


"tuan Valir, bagaimana dengan janji mu?" ucap Zilong.


"tuan Zilong tenang saja, aku akan menyiapkan resepsi pernikahan, dan soal putri ku di akan setuju" ucap Valir.


setelah itu Ling dan Zilong kembali ke kamarnya dan Valir berjalan menemui anaknya Freya, "Freya, kerena tuan Zilong dan tuan Ling telah mengalahkan Sang Naga Kuno, seperti yang aku katakan, kau harus menikah dengan Zilong".


"aku tidak mau ayah" triak Freya.

__ADS_1


"apa, kau sudah setuju kalau ada orang yang bisa mengalahkan Sang Naga kau akan menikahinya" triak Valir.


"baik, aku akan menikahi Zilong, tapi ada syaratnya, di harus bisa mengalahkanku di pertandingan besok" ucap Freya.


Kemudian Valir pergi menuju kamar Ling dan Zilong untuk memberitahukan syarat kepada Zilong "maaf tuan Zilong, putri ku sedikit bandel, katanya jika ingin menikahi nya kau harus mengalahkan Freya besok".


"zilong kau terima saja tantangan dari Freya, toh di cuma setingkat Grend Master, kau ini sudah berada di Legend, kau pasti bisa mengalahkanya dengan mudah" bisik Ling ke telinga Zilong.


"tidak apa apa tuan Valir, aku akan mengalahkanya di pertandingan itu" ucap Zilong.


Keesokan harinya, banyak sekali orang berkumpul di tempat pertandingan, dan Freya sudah berada di atas arena dan menunggu kedatangan Zilong "di mana orang bernama Zilong, kenapa di tidak datang datang" batin Freya.


"ah, jadi kau sudah menunggu ku ya, Freya, aku kan jadi sungkan" ucap Zilong berjalan menerobos kerumunan orang dan langsung melonjat ke arena.


"maaf ya, tapi aku akan mendapatkan mu dan membawamu sebagai Istriku, aku ini masih perjaka lho" ucap Zilong.


"sialan, aku akan mengakhiri ini dengan cepat, rasakan ini" teriak Freya langsung menyerang Zilong dengan cepat.


"ha ha ha, kau jangan kasar begitu dong sayang" ucap Zilong menghindari serangan serangan Freya.


"ha ha ha, hanya punya ke ahlian untuk menghindar mau jadi suami dari nona Freya, ha ha ha, apa ini sebuah lelucon" sorak dari kerumunan warga desa.

__ADS_1


"dasar warga bedebah, lihat saja kekuatanku ini" batin Zilong.


Kemudian Zilong mengeluarkan Aura Berperingkat Legend dan mengeluarkan aura membunuh yang sangat sangat kental, dan membuat suasana di sini menjadi dingin dan mencekam, seketika para warga desa terdiam menelan ludah karena merasa sangat ke takutan.


"kenapa semua diam, kalian tadi sangat senang menghina ku, Freaya, kau bilang kau sudah berada di pringkat Grand Master bintang 5, akan ku tunjukan padamu kekuatan orang Berpering Legend bintang 4" triak Zilong dan menunjuk ke arah Freya.


"a...apa, kekuatan yang sangat luar biasa, aku tidak mungkin menang melawanya" batin Freya menelan ludah dan mundur satu langkah.


"ha ha ha, Zilong, kau jangan kasar pada wanita, dan memunculkan aura membunuh yang kental, apa kau mau beradu aura membunuhmu denganku" ucap Ling yang mengeluarkan Aura membunuh yang berkali kali lipat lebih kental dari Zilong, bahkan mengakibatkan tanah di sekitarnya retak.


"ahh, maaf tuan muda, aku yang salah aku yang salah" ucap Zilong.


"ha ha ha ha, kau tenang saja, aku cuma bercanda kok, ha ha ha ha, cepat kau selesaikan pertarungan ini" Ucap Ling sambil tertawa dan menarik kembali aura membunuhnya.


"bercanda apa nya" batin Zilong muka yang penuh kringat dingin.


"baikalh tuan muda, aku akan menyelesaikanya" ucap Zilong sambil menghantamkan Pukulan nya ke tanah, yang membuat arena ini seketika hancur.


Freya tidak kuat menahan serangan Zilong dan terpental dari arena, karena Zilong memikirkan keselamatan calon Istrinty di langsung melesat ke arah Freya untuk menangkapnya sebelum menghantam pohon.


"ah, aku cuma bisa pasrah, kalah dari pertandingan ini, di benar benar kuat, sekarang aku rela menjadi istrinya kalau aku tidak mati disini" batin Freya yang pasrah terpental ke luar arena karena tidak sanggup menahan kekuatan Zilong.

__ADS_1


Zilong berhasil menangkap Freya yang nyaris menghantam pohon besar dan melesat lagi ke atas arena yang sudah hancur "ha ha ha, kau tenang saja manis, aku tidak akan membiarkan mu terluka" ucap Zilong.


Muka Freya seketika memerah, dan Zilong sudah sampai di atas Arena, dan menurunkan Freya, seketika semua orang di tempat ini, bersorak kerana melihat Freya berhasil di selamatkan oleh Zilong.


__ADS_2