
Ling berjalan masuk kamar dan ganti baju, lalu ia berfikir hadiah apa yang akan ia berikan kepada prajurit yang telah memenangkan pertandingan tadi.
"hm, sepertinya aku di dunia ini tidak ada Hewan Iblis, karena hewan Iblis yang aku punya sedikit, aku akan melakukan pertandingan lagi agar Hewan Iblis ku pas dengan pemenangnya." batin Ling sambil memegang dagunya.
"oke lah, sekarang aku akan menemui para prajurit yang sudah berkumpul terlebih dahulu, Yugo ayo kita berangkat." ucap Ling sambil berjalan.
"baik tuan." ucap Yugo sambil berjalan mengikuti Ling.
Sesampainya di sana Ling sudah melihat semua pasukan yang di mintanya datang sudah hadir "ha ha ha, karena kalian sudah memenangkan pertandingan yang tadi aku akan memberi sedikit hadiah." ucap Ling sambil mengeluarkan 40 Kotak penuh emas.
"gila Gubernur Ling benar benar sangat kaya, dia bilang ini hadiah kecil, aku tidak menyangka dia akan memberikan kita emas sebanyak ini." ucap beberapa prajurit yang terkejut.
"tuan, apa kau meakai emas dari pajak Provinsi Dong?" bisik Yugo.
"emas pemerintah apa, ini semua adalah hartaku, kalau kau tidak percaya lihat sendiri emas pemerintahanmu itu masih ada atau tidak, semuanya ini adalah hartaku sendiri dan ini adalah harta yang bersih bukan dsri rakyat, aku mendapat semua ini karena beberapa hari yang lalu aku menggali harta karun di Kekaisaran Taifeng." teriak Ling.
"cepat ambil hadiah kalian, 1 peti akan di bagiuntuk 100 orang, dan besok aku akan mengadakan pertandingan lagi untuk kalian, dan kali ini hanya ada 500 orang yang akan menang, jadi berusahalah untuk mendapatkan hadiah dariku lagi." ucap Ling berbalik dan berjalan pulang kerumah.
"baik tuan, kami akan berusaha sebaik mungkin." teriak lara prajurit dengan semangat karena telah mendapat emas dan juga akan mengikuti pertandingan dan menantikan hadiah Ling.
"tuan apa kau benar benar tidak memakai pajak Provinsi Dong?" ucap Yugo.
Ling berhenti berjalan dan menghela nafas"hah, kau itu sangat keras kepala, nanti kau datanglah ke kamar ku, akan aku tunjukan semua kekayaan ku." ucap Ling.
__ADS_1
Sesampainya di sana, Yugo benar benar datang ke kamar Ling untuk melihat seluruh kekayaannya "ha ha ha, kau benar benar datang ya, kalau begitu tidak ada pilihan lain selain aku menunjukanya pada mu." ucap Ling sambil mengeluarkan seluruh emas yang ia punya dari cincin penyimpanan.
Yugo terkejut melihat sekitar 580 peti yang penuh dengan emas, bahkan petinya lebih besar dari pada peti yang Ling berikan kepada prajurit pemenang pertandingan Yugo hampir tidak bisa berkata apa apa setelah melihat.
Tanpa sepatah kata Yugo pergi meninggalkan kamar Ling dan berjalan pelan kekamarnya "sudah ku bilang tadi itu kekayaanku tidak percaya, sekarang melihat emas sebanyak ini saja tidak bisa." ucap Ling sambil minum arak.
Esok paginya, "Yugo cepat kumpulkan para prajurit tadi malam." ucap Ling.
Setelah beberapa lama akhirnya seluruh prajurit yang sudah memenangkan pertandingan kemarin berkumpul "ha ha ha, bagus kalian semua sudah datang, mari ikuti aku." ucap Ling.
Mereka semua berjalan mengikuti Ling, tak lama mereka semua sampai di tempat yang sepi dan juga luas "hari ini kalian akan bertanding dengan bertarung satu sama lain, tapi tanpa senjata dan hanya menggunakan tangan kosong." ucap Ling sambil tersenyum.
"baikalah kalian dapat memulainya, tapi kalian hanya boleh melawan prajurit yang memiliki bidang yang sama." ucap Ling.
Pertandingan pun di mulai, para prajurit bertanding dengan penuh semangat untuk menang, dan ini yang Ling cari dari mereka.
"yah aku menang, aku akan mendapat hadiah lagi, istriku aku akan beli makanan yang banyak agar kita tidak kelaparan lagi." sorak para pasukan yang memenangkan pertandingan.
"baiklah, kalian semua berbaris di devisi kalian masing masing, aku akan membagi hadiah dengan rata." ucap Ling.
"sebentar aku akan mengambil hadiahnya untuk kalian." ucap Ling, lalu ia masuk ke alam bawah sadarnya dan menemui Tetua Pohon Suci.
"Tetua Pohon Suci, aku mohon berikan aku 125 Kuda Hewan Iblis." ucap Ling memohon kepada Tetua Pohon Suci dengan muka memelas.
__ADS_1
"ya ya, akan aku bantu, singkirkan dulu tubuhmu dari akar ku, aku akan memberimu 125 Kuda Perak." ucap Pohon Suci.
Lalu Ling keluar lagi dan mengeluarkan 125 Kuda Perak dari Bola Kristal "oke, ini adalah hadiah untuk kalian para pasukan berkuda, apa kalian tau ini kuda apa?" ucap Ling.
Seluruh prajurit heran kuda apa yang Ling berikan, sebab mereka belum pernah melihat kuda seperti itu "kuda apa itu, apa kuda itu terbuat dari perak, aku belum pernah melihat kuda seperti itu, kuda itu memiliki tanduk perak ***."
"ha ha ha, tentu saja kalian tidak tau, ini adalah Kuda Perak, kuda ini berbeda dari yang lain, karena Kuda ini memiliki kulit yang keras seperti perak, kuda seperti ini di bagi menjadi empat, yaitu Kuda Prunggu, Kuda Perak, Kuda Emas, dan Kuda Kristal, kalian bisa melihat perbedaannya dari tanduknya yang terbuat dari apa." ucap Ling.
"kalian para pasukan berkuda akan menerima Kuda ini dari ku, dan ingat jangan sampai ada yang menjualnya, karena kuda seperti ini mungkin hanya ada di sepan kalian, dan kalian tidak akan menemukanya di manapun." ucap Ling.
"siap tuan, kami akan menjaga hadiah pemberian mu." ucap para pasukan berkuda dengan wajah tersenyum dan memberi hormat kapada Ling.
"untuk pasukan berpedang, kalian akan aku beri…, pedang tempur, aku belum memilikinya, jadi aku akan membuatnya sekarang, Akantor keluarlah." ucap Ling.
"ada apa tuan memanggil kami." ucap Akantor dalam wujud kecil.
"semburkanlah lahar yang panas ke sana." ucap Ling sambil menunjuk sebuah tempat.
Akantor menyemburkan Lahar panasnya ketempat yang di tunjuk Ling, Akantor mengubah tempat itu menjadi lautan lahar, lalu Ling membuat pedang dari lahar Akantor, tak perlu waktu yang lama dia sudah berhasil membuat Pedang Obsidian dsri lahar Akantor.
"kalian para pasukan berpedang, ambil ini, ini adalah Pedang Obsidian, pedang ini lebih tajam dari pedang biasa, dan lebih keras dari baja, dan hanya ada beberapa pandai besi saja yang aku kenal bisa membuat perlengkapan perang dari Obsidian ini." ucap Ling.
"untuk kalian para pemanah, aku hanya bisa memberikan kalian sebuah teknik, yaitu teknik Panah Energi." ucap Ling.
__ADS_1
Lalu Ling mengambil sebuah panah "teknik ini membuat anak panah akan di balut dengan eneri kalian, dapat meningkatkan kecepatan dan ketajaman anak panah, aku akan mempraktekkan teknik ini."
Ling menggunakan jurus Panah Energi, semua tercengang melihat keahlian Ling "kurang lebih seperti itu tekniknya, tapi ini juga tergantung kalian bisa menguasai teknik ini atau tidak." ucap Ling.