
Suatu malam di kediaman Keluarga Mahendra tampak ramai penuh dengan lampu2 yang berkelap-kelip balon2 yang tertata rapih di setiap sudut ruang tamu rumah itu,,tamu2 yang terus berdatangan menambah keramaian di rumah tersebut.
Yaaa...
itu adalah malam perayaan hari ulang tahun GISTA PUTRI MAHENDRA yang ke 7 tahun.
acara ulang tahun Gista di rayakan secara besar dan mewah di rumah nya banyak tamu yang hadir mulai dari kerabat teman sekolah dan para relasi perusahaan yang Ferdi pimpin.
disaat semua sedang bersenang Farida yang sedang ngobrol dengan tamu yang merupakan rekan bisnis suami nya tiba merasakan di bagian kepalanya
"Pah mamah permisi ke taoilet sebentar ya,,"ucap Farida
Ferdi mangangguk dan melepaskan tangannya dari pinggang istrinya.
Farida langsung berjalan menuju toilet di rumah nya.
Sesampainya di toilet Farida menutup rapat pintu nya dan mengunci nya dari dalam kepala Farida terasa pusing dan berat pandangan matanya yang semakin kabur menambah rasa sakitnya.
"kenapa ini,,,ada apa dengan kepala ku kenapa ini sangat pusing dan sakit"tanya Farida pada dirinya sendiri Farida
darah segar keluar dari hidung Farida dan menetes ke tangannya.
"Darah,,,darah apa ini...kenapa tiba2 hidung ku mengeluarkan darah"ucap Farida ketakutan
"Tidak,,tidak aku tidak apa2 aku sehat aku harus kuat,,ini hari ulang tahun putriku dan sebentar lagi acara tiup lilin akan di muali aku harus kuat aku tidak boleh merusak hari ulang tahun putri ku karena rasa sakit ini aku harus tahan dan aku harus kuat"ucap Farida dalam hati sambil ke luar dari toilet menahan rasa sakit nya
__ADS_1
Sedangkan di ruang tamu Ferdi Jonathan dan Gista sudah berdiri berdampingan kue bolu besar dan lilin angka 7 sudah berada di hadapan mereka.
acara tiup lilin belum di mulai karena Farid belum berada di samping mereka terlihat resah di wajah Ferdi Jonathan dan gista karena istri dan ibu mereka tidak berada di tengah2 mereka
"Itu mamah "ucap Gista bahagia ketika Farida berjalan menghampiri tempat mereka berdiri.
"Baiklah Mamah adik Gista sudah berada di tengah2 kita,,langsung saja kita mulai acara tiup lilin nya"ujar MC di acara tersebut.
acara tiup lilin berjalan dengan lancar kini semua tamu undangan tengah menikmati hidangan yang di sediakan di acara itu.
Gista yang keluar dari kamar nya sehabis membersihkan cream2 bolu ulang tahun di wajah nya akibat dari kejahilan kakak nya merasa kaget,,ketika dia hendak membuka pintu dia terasa kaget karena badan tegap tinggi rapat berada di depannya.
"Kakak,,,kakak bikin kaget deh...untuk Gigis gak punya penyakit jantung kalau punya mungkin sudah pingsan,,,
mau apa kakak kesini pasti mau ngejailin Gigis lagi kan...??ucap Gista sinis
"eeehhhh...eehh..iya iya enggak maaf maaf aku kira kakak mau ngejailin aku lagi"ucap Gista sambil memutarkan tubuh Jonathan
"Mana kado nya,,"tanya Gista sambil menyodorkan tangannya.
"Sini ikut kakak"ucap Jonathan sambil menarik tangan adik kecil nya berjalan menuju taman belakang rumah nya.
sesampai di taman belakang Jonathan dan Gista duduk di kursi taman itu hanya mereka berdua di sana.
"Ini hadiah ulang tahun dari kakak"ucap Jonathan sambil menyodorkan kado yang ukurannya sangat imut.
__ADS_1
Gista yang senang mendapat hadiah dari kakaknya langsung membuka kado tersebut dengan bahagia.
kalaung yang beliontinkan hati tapi sebelah telah di pegang oleh Gista,,
"Waaaaahh gista dapet kalung,,kalung nya bagus ka tapi ko hati nya cuma sebelah"tanya Gista dengan polos nya sambil melihat ke wajah kakaknya.
"Yang sebelah kakak yang pake"ucap Jonathan sambil menunjukan kalung berliontin kan hati sebelah nya yang sudah terpakai di leher Jonathan.
"Sini kakak pakai kan"ucap Jonathan langsung memakaikan kalung itu di leher adiknya.
"Gigis suka"tanya Jonathan
Gista menjawabnya dengan anggukan dan tersenyum.
"Kalung ini kakak beli dari hasil tabungan kakak looh,,,kakak harap Gista tetap memakai kalung ini sampai kapanpun bahkan sampai nanti Gigis dewasa kalung ini yang akan tetap menyatukan kita walaupun suatu saat nanti kita terpisah kakak juga akan selalu memakai kalung ini"ujar Jonathan.
walaupun Gista masih kecil tapi Gista mengerti apa yang di katakan kakaknya.
Gista langsung memeluk kakaknya dan berkata "Gista sayang kakak Jojo"
Jonathan membalas pelukan Gista
"Kakak juga sangat menyayangi Gigis".balas Jonathan.
Jojo dan Gigis itu panggilan kecil mereka yang diberikan oleh mamah nya,,hanya mereka yang tau tentang panggilan nama itu
__ADS_1
ketika sudah dewasa nanti beda lagi panggilannya tetapi sampai kapan pun mereka akan mengingat panggilan kecil mereka.