Permainan Cinta

Permainan Cinta
keluarga MAHENDARA lengkap


__ADS_3

Adegan Pelukan antara ijong dan Gista berlangsung lama mereka berdua terus mencurahkan semua kerinduan mereka selama ini,,


akhirnya Gista melepaskan pelukannya dari ijong begitu pula sebaliknya,mereka sadar bahwa mereka telah lama berpelukan kini mereka salah tingkah setelah mengetahui siapa mereka,,ijong yang terus tersenyum sambil menggaruk-garuk rambut padahal tidak terasa gatal sedangkan Gista tetap menunduk sambil tersenyum malu terlihat pipi Gista yang memerah disitu.


ketika mereka masih dalam keadaan salting terdengar suara kaki hentakan kaki seseorang yang menuruni tangga,,,terlihat disitu seorang laki2 yang usia nya kini tak muda lagi yaaa itu adalah Ferdi Mahendra..


usia Ferdi Mahendra kini hampir menginjak usia 50 tahun tapi meski usia nya kini sudah tidak muda lagi dari segi fisik masih terlihat ganteng dan ferfect,,wajah nya yang ganteng badan nya yang tegap dan berbidang tidak akan ada yang menyangka kalau kini usia nya hampir 50 tahun di tambah lagi Ferdi adalah CEO di perusahaanya,,masih bisa di adu lah dalam segi kegantengan dan kekerennan dengan Jonathan anaknya,bahkan kalau Ferdi berdampingan dengan Gista tidak akan terlihat ayah dan anak,,semua akan mengira kalau mereka pacaran..bisa kebayangkan Ferdi sekarang gimna...😁


"Ijong,,,kamu sedang apa disitu nak,,ada tamu ko gak di suruh masuk malah pada berdiri disitu."ucap Ferdi ketika melihat ijong bersamamu seorang gadis berdiri di dekat pintu,,disini Ferdi belum menyadari kedatangan anak perempuannya.


"Papah..."suara Gista yang kini matanya mulai berkaca2 kembali.


Ferdi yang mendengar suara gadis itu dan menyebutnya papa berdiri terdiam sambil memandangi gadis itu.


"Papah,,ucap Gista kembali kini air mata nya sudah tak terbendung lagi Gista segera berlari meninggalkan ijong menuju tempat papah nya berdiri.


Gista langsung memeluk Papah nya Gista menangis di pelukan papah nya


"Paaaahhh,,,Gista kangen banget sama papah"ucap Gista menangis memeluk Papah nya.


Ferdi yang masih terdiam kini matanya mulai berkaca2 dia belum percaya kalau yang memeluk nya kini adalah anak perempuannya yang selama 18 tahun terpisah darinya.


"Gista....apa benar ini kamu nak"

__ADS_1


akhirnya Ferdi mengeluarkan suaranya dan membalas pelukan anak perempuannya.


"Iya pah,,,ini Gista,,ini Gista anak papah,,Gista kangen banget sama papah.."ucap Gista menangis.


"Ya Tuhan....akhirnya kamu kembali lagi ke rumah ini nak,,kamu kembali lagi ke pelukan papah...papah sangat merindukanmu nak.."ucap Ferdi yang juga menangis.


ijong merasa terharu melihat adegan berpelukan antar papah dan anaknya yang saling merindukan satu sama lain.,sesekali ijong mengusap air matanya dia juga merasakan apa yang mereka rasakan karena ijong pun merasa sangat2 merindukan Gista.


"Sini,,sini,,sayang"ucap Ferdi sambil menuntun berjalan anaknya dan mengajaknya duduk di sofa ruang tamu berdampingan.


ijong juga mengikuti mereka dan ikut duduk di sofa yang lainnya.


"Papah senang akhirnya kamu kembali lagi ke rumah ini nak,,tapi apa omah mu mengetahui kalau kamu datang kesini"tanya ferdi


Gista mengangguk..


"Jadi gini pah,,kan Seminggu lalu kuliah Gista selesai dan Gista sudah di wisuda,,ketika gista dan nenek ngobrol serius nenek menyuruh dan mengijinkan Gista kembali ke Indonesia dan menetap disini menemani papah..." cerita gista ke papah nya.


"Baiklah sayang,,,yang pasti sekarang papah bahagia karena sekarang papah bisa terus bersama dengan putri papah setiap harinya"ucap Ferdi dan kembali memeluk Gista.


ijong yang mendengarkan cerita adiknya yang akan menetap dan tinggal bersamanya merasakan getaran hati yang begitu bahagia karena setiap harinya ijong bisa melihat wanita yang selama ini dia cintai dan ia sayangi.


"Bi...bibi...bi..Bi ina..bii.."suar Ferdi memanggil Bi Ina pembantu nya.

__ADS_1


"iya tuan...saya disini tuan,,"ucap bi ina yang berlari menghampiri Ferdi di ruang tamu.


Bi Ina berdiri di hadapan Ferdi Gista dan ijong.


"Bi coba lihat siapa ini,,"ucap Ferdi sambil memegang tangan gista dan mengenalkan pada bi Ina.


Bi Ina terus memandangi Gista dia merasa tidak kenal dengan gadis itu.


"Bi..bi Ina ko malah ngelamun...Bi Ina ini Gista Bi ini Gista..bibi gak mengenali gista.."ucap Gista sambil menghampiri bi Ina


"Eeeeeehhh lahh dalllaaahhh...ini non Gista toh..bibi pangling non bibi gak mengenali non sekarang non sudah besar sudah dewasa cantik lagi,,"ucap bi Ina.


Gista dan Bi Ina berpelukan,,Ferdi dan ijong tersenyum bahagia.


"Non,,non mau minum apa,,,biar bibi bikinkan..??tanya bi Ina.


"enggak bi,,gak usah...yang aku mau sekarang bibi mengantarkan aku ke kamar aku,,aku mau istirahat mandi dan istirahat dulu Bi cape.."ucap Gista.


"Pah,,Gista ke kamar dulu Gista cape mau mandi dan istirahat dulu.."ijin Gista ke papah nya


"baik sayang,,,istirahat lah dulu nanti kita makan malam bersama.."jawab Ferdi.


Gista dan Bi Ina berjalan menuju koper Gista yang berada di dekat pintu,,mereka kembali berjalan ke dalam rumah sambil menyeret koper nya.

__ADS_1


saat berjalan menuju tangga rumah nya Gista melihat ke arah ijong yang terus memandangi Gista ,,, Gista tersenyum kepada ijong dan ijong membalas senyuman gista


"CANTIK,,"ucap ijong dalam hatinya.


__ADS_2