Permainan Cinta

Permainan Cinta
perasaan yang berbeda


__ADS_3

Malam hari di kamar Gista,,,


Gista terduduk menyender ke ranjang tidur nya...Fikirannya teringat semua perkataan tante nya tentang Jonathan terhadap dirinya..


"Apa benar2 ka ijong menyayangiku dan perduli padaku.."ucap Gista


"tapi siapa wanita yang iya cintai di masa kecil nya yang selalu dia tunggu kedatangannya.."ucap Gista kembali.


"sepertinya aku punya rencana,,aku akan mengetes ka ijong sebarapa berharga kah aku bagi dirinya.."ucap Gista yang sedang merencanakan sesuatu.


Malam pun berganti menjadi siang....


Ferdi dan ijong sudah keluar rumah untuk menjalani aktivitas nya mereka,,


Gista yang sudah rapih cantik dan wangi sedang mondar mandir mencari keberadaan Bi Ina..


Gista akhirnya menemukan bi Ina yang sedang menyiram bunga,,Gista berjalan menuju bi Ina dan mengagetkannya...


"Dooooooorrrrrr...."jail Gista


bi Ina yang kaget latah menyebutkan nama hewan dan membanting selang air yang ia pegang.


"Addduuuhhh non,,,non,,,hampir aja jantung bibi ini copot,,dari kecil non seneng banget ngaget2in bibi kaya gini.."ucap bi Ina ngos2an


Gista tertawa terbahak2 melihat tingkah bi Ina..


"iya,,,iya,,,bi Gista minta maaf...abis nya dari tadi Gista nyari bibi kelilingi rumah gak ada tau nya ada disini.."ucap Gista yang masih tertawa.

__ADS_1


"memangnya non ada perlu apa ke bibi,,,sampe keliling2 nyari bii..."tanya bi Ina


"Sini bi sini..."ajak Gista sambil menarik tangan Bu Ina masuk ke dalam rumah dan menaiki tangga menuju kamar nya.


Gista dan Bi Ina duduk di ranjang tempat tidur Gista.


"Bibi bantuin Gista ya,,,mau kan"ucap Gista


"bibi bantuin non apa..."tanya bi Ina


"Aku mau telpon ka ijong,,,terus kalau telpon nya sudah di angkat bibi yang ngomong bibi bilang ke ka ijong kalau aku sakit panas tinggi dan suruh ka ijong pulang...,bibi bisa kan..plisss.."ucap Gista sambil tangannya memohon.


"Tapi kan non gak papa,,,non kan sehat nanti bibi bohong dong.."ucap bi Ina


"Pliiiissss Bu pliiiissss...Gista mohon.."muka Gista memelas


Gista mengangguk...


Gista langsung meraih hp nya di meja nakas dekat tempat tidur nya,,di klik lah tombol hijau untuk memanggil kontak kakaknya..


Ijong yang sedang menyetir mengendarai mobilnya melihat ke arah hape nya yang berbunyi dia melihat nomor Gista yang memanggil.


"Gista.."ucap ijong


ijong segera memencet tombol hijau dan terdengar suara disana...


"Hallo,,,den,,den ijong,,itu anu den...non Gista den.."ucap bi Ina panik

__ADS_1


"ada apa Bi...Gista kenapa..."tanya ijong panik


"Non Gista sakit den...badannya panas.."ucap Bi Ina..


"Apaaaa....Gista sakit...ya sudah bi nanti saya segera pulang.."ucap ijong panik.


ijong memutar balik mobil nya dan menancap gas menuju rumah nya.


sambil menyetir ijong menelpon Nanda..


"hallo,,,nda loe tolong hendle dulu semua keperluan disina 40 menit lagi gue sampai lokasi sekarang gue ada urusan dulu sama adik gue.."ucap ijong pada Nanda.


dan setelah berpesan ijong langsung mematikan panggilannya.


di hotel tempat ijong bertemu dengan relasi2 dan CEO CEO perusahaan lain yang akan melihat hasil penelitian ijong di dalam perusahaanya.


"Siapa yang nelpon,,,Pak ijong..."tanya Elis salah satu asisten ijong


"iya...dia sudah mau sampai kesini tapi ada sesuatu terjadi pada adik nya dia balik lagi..."jawab Nanda


"Bagaimana kalau pa ijong gak datang tepat waktu,,,workshop ini kan menentukan kerjasama kita dengan perusahaan Mr.kim.."ucap Elis khawatir.


"entahlah,,,,mudah2an saja ijong datang tepat waktu..ijong bukan tipe orang yang lari dari tanggung jawab nya.."jawab Nanda.


"Aku radakhir2 ini pak ijong selalu memprioritaskan adik nya di banding dirinya..."ucap Elis..


"Ya itulah kelemahan ijong...mungkin karena dia terlalu menyayangi adiknya...ya sudah ayo kita kembali mengecek ruangan workshop kita takut ada yang kurang.."ucap Nanda pada Elis..

__ADS_1


__ADS_2