
Malam berubah pagi...
Di meja makan sudah berada Papah Ferdi dan ijong yang sedang menikmati sarapan pagi nya dan sedang di layani oleh bi Ina.
Dan tanpa aba2 tiba2 Gista datang dan duduk di meja makan tersebut,,terlihat Gista sudah rapih dan siap untuk pergi.
"Pagi sayang....Kamu mau sarapan nak.."yang Ferdi sambil tersenyum bahagia melihat anak perempuannya yang akhirnya keluar dari kamar nya.
Gista masih berada dalam amarah nya,,Gista sama sekali tidak menghiraukan ucapan Ferdi kepadanya.
"Kak....Apa kakak hari ini sibuk..??"tanya Gista pada ijong
"Seperti nya tidak terlalu sibuk...memang kenapa..??"tanya ijong balik
"Bisakah kakak mengantar aku ke pusara mamah...aku kangen sama mamah semenjak aku datang dari Amerika aku belum mengunjungi mamah,,,aku ingin menggantikan bunga yang selalu menemani mamah disana karena sekarang orang yang setiap minggu menggantikan bunga di pusar mamah sedang sibuk mengejar cinta nya dan melupakan mamah..."Ucap Gista yang maksud dan tujuan perkataan nya untuk menyindir papah nya.
ijong yang sedang minum langsung tersentak dan batuk2 ketika mendengar perkataan adiknya..
Papah Ferdi langsung diam mematung ketika mendengar perkataan anak nya yang sengaja menyindir nya.
Ijong dan Ferdi saling melihat ke arah wajah mereka,,,mereka berdua terlihat salting dan kebingungan mendengar perkataan Gista.
"Baiklah...akan kakak antarkan.."ucap Ferdi sambil membersihkan sisa air di bibir nya dengan menggunkan tisyu makan.
"Baik....aku tunggu di depan..."Ucap Gista sambil berdiri dan berjalan pergi meninggalkan Ferdi dan ijong yang masih duduk di meja makan.
Ijong langsung berdiri dari duduknya.
"ijong permisi pah..."ucap ijong sopan berpamitan pada papah nya dan langsung berjalan menuju Gista.
Ferdi menjawab ijong dengan sebuah anggukan.
__ADS_1
cerita di dalam mobil ijong...
Ijong duduk di tempat kemudi dan Gista duduk di kursi penumpang di samping tempat kemudi.
Sembari menyetir ijong sesekali melihat ke arah Gista...
sedangkan Gista hanya diam seribu bahasa dan pandangannya fokus ke arah luar kaca mobil di sampingnya.
ijong mencoba mencairkan suasana dan menggoda Gista
"Heeeeyyy tuan putri...sudah dong marah nya disini kan sudah tidak ada papah Ferdi ko itu wajah masih sinis dan garang gitu....apalagi bibir manyun kaya gitu kaya bebek gak nelor2..."Ucap ijong menggoda Gista
Gista memalingkan wajah nya ke wajah ijong dia hanya berekfresi sinis dan dingin tanpa berkata apa2 seakan memberitahu dia tidak suka di ajak bercanda..lalu giat kembali memalingkan wajah nya seperti semula.
ijong terus menggoda Gista dan terus mengajak bercanda.
"Hhhmmmmmm....walaupun bibir itu kaya bebek kalau lagi manyun,, ternyata rasa nya manis juga ya,,,entah sudah yang kebarapa kalinya itu ciuman berapa laki2 yang merasakannya..
Gista merasa marah dan kesal ketika mendengar ucapan kakaknya gista langsung menarik setir mobil yang di kemudikan kakaknya dan kini mobil itu melaju oleng.
Ijong yang kaget atas tingkah Gista langsung menginjak rem mobil nya dalam2..akhirnya mobil itu berhenti.
"Gista apa yang kamu lakukan,,apa kamu mau kita celaka..."ucap ijong sedikit meninggikan suaranya
"Heeehhhh,,,seharusnya aku yang bertanya apa maksud kamu mengatakan hal menjijikan seperti itu...aku mencium bibir mu karena ketidak sengajaan itu terjadi karena kesalah pahaman antara kita sehingga mengakibatkan aku terjatuh dan mencium bibirmu..."ucap Gista memaki ijong
Gista segera membuka pintu mobil ijong dan segera keluar dari dalam mobil,,sebelum Gista keluar tangan Gista keburu di tarik oelha ijong
"Heeeeyyy....kakak hanya bercanda kakak hanya menggoda kamu supaya kamu tidak marah2 dan cemberut.."penjelasan ijong.
"Lepaskan..."ucap Gista sinis marah besar terhadap ijong.
__ADS_1
Gista berjalan pergi meninggalkan ijong yang masih terduduk di dalam mobil nya...
ijong segera keluar dari mobil nya dan berjalan mengejar Gista...
langkah kaki ijong yang cepat akhir nya bisa mengejar Gista ijong mencoba kembali menjelaskan dan meminta maaf kepada Gista atas perkataannya...
Tapi Gista tidak menghiraukan ijong,,dengan keadaan marah nya Gista terus berjalan,,ijong terus mengejar Gista tangan Gista di tarik ijong dan di pegang dengan kencang sehingga Gista tidak kuat untuk melawannya
"Lepaskan aku..."ucap Gista
"Tidak aku tidak akan melepaskannya sebelum kamu memaafkan aku...
"Aku tidak suka ketika kau berkata seperti itu kepada ku,,itu menjijikan bagiku dan aku merasa terlecehkan atas perkataan mu itu...
itu ciuman pertama ku karena aku belum pernah berciuman dengan siapapun dan laki2 manapun,,,walaupun Amerika negara bebas bukan berarti pergaulan ku sebebas itu aku tidak pernah sembarangan dekat dengan laki2 apalagi memberikan bibir ku sembarangan kepada laki2...aku hanya akan memberikan ciuman ku untuk laki2 yang aku cintai dan mencintaiku ketika aku sudah menikah nanti....jadi tolong jaga ucapanmu terhadap aku...paham.."
Ucapan gista membuat ijong diam mematung...karena ijong fokus memahami perkataan Gista tangan ijong yang memegangi tangan gista seperti tak bertenaga..Gista merasakan itu dan segera melepaskan pegangan tangan ijong...
Gista berjalan cepat meninggalkan ijong saat berjalan kaki Gista tersandung sesuatu dan membuat nya terjatuh ke jalan,,dari arah yang berlawanan terihat sebuah mobil yang melaju cukup kencang Gista terkejut ketika melihat mobil itu Gista berteriak dan"Bruuukkk"...
tubuh Gista dan tubuh ijong kini berpelukan di atas tanah yang berumput pinggir jalan sambil mengguling2...
ternyata ijong menarik tubuh Gista untuk menyelamatkan Gista.
kini posisi mereka tertidur di atas tanah ijong tidur terlentang di bawah dan Gista tepat berada di atas tubuh ijong kini wajah mereka sangat dekat hanya jarak2 beberapa cm ijong menatap wajah Gista begitupun sebaliknya adegan itu terjadi cukup lama dan romantis..
akhirnya Gista tersadar dan segera bangun dari posisinya Gista berdiri dan langsung membersihkan kotaran2 tanah dan rumput yang menempel pada tubuh dan pakaiannya.
ijong masih dalam posisi nya dia malah senyum2 sendiri dan melihat ke arah Gista yang berdiri.
Ahhhh. baperr....
__ADS_1