
Malam pun tiba,,
Bi Ina mang Jaka dan para ART lainnya sudah berkumpul di ruang keluarga.
Jonathan pun sudah berada di tengah-tengah Meraka sambil asik membaca buku tentang dunia bisnis.
mereka sedang menunggu kedatangan majikannya.
Ferdi dan Farida sudah terlihat menuruni tangga dan berjalan menghampiri orang2 yang sudah berkumpul di ruang keluarga Ferdi dan Farida duduk di sofa ruang keluarga berdampingan.
"Kalian Tau kenapa saya meminta kalian untuk berkumpul di sini"tanya Ferdi pada ART Nya.
Para ART hanya terdiam dan saling melirik satu sama lain kebingungan.
"Saya minta pada kalian mulai sekarang kalian harus menjaga dan merawat istri saya lebih extra dari biasa nya,,,karena saya tidak mau terjadi apa2 pada istri saya terutama pada jabang bayi yang ada di dalam rahim istri saya.
Semua orang yang berkumpul di tempat itu Auto kaget mendengar pernyataan majikannya,,
__ADS_1
begitupun jonathan,,Jonathan yang sedang asyik membaca buku nya langsung terdiam dan kaget mendengar apa yang dikatakan oleh papah nya.
"Aaaappaaa....,,maksud Papah mamah hamil"tanya Jonathan antusias.
"Yaaaa,,,Farida hamil setelah melakukan pemeriksaan tadi siang dokter menyatakan istri saya positif hamil.
Jonathan berdiri dari duduknya dan berlari menuju mamah nya,,dia segera menyerang Farida dengan pelukannya.
"mamah beneran hamil"tanya Jonathan menengadah ke arah wajah ibu nya.
"He'emm.."jawab Farida mengangguk.
Semua orang yang berkumpul di ruangan itu bersorak bahagia atas kabar yang di umumkan oleh majikannya itu benar2 membuat mereka terkejut walau bagaimana pun mereka tau kehamilan ini begitu di dambakan oleh kedua majikannya Bu Ina dan yang lainnya memberikan selamat atas kehamilan nyonya nya..
Setiap hari setelah kabar kehamilan di umumkan Bi Ina dan para ART lain selalu merawat dan menjaga Farida dengan extra baik dalam segi makanan maupun yang lainnya.
Begitu pun dengan Ferdi dan Jonathan mereka semakin hari semakin Posesiv dan Protektif terhadap istri dan mamah nya,,Farida pun tidak merasa keberatan karena dia tau itu mereka lakukan demi bayi yang ada di dalam rahimnya.
__ADS_1
Hingga suatu hari usia kehamilan Farida sudah menginjak 9 bulan.
Ferdi dan Jonathan sibuk mempersiapkan segala sesuatu yang kebutuhan bayi ketika lahir nanti,,mereka sering bertengkar berbeda pendapat untuk memilihkan kebutuhan calon adik dan calon anaknya seperti ketika di sebuah baby shop Ferdi dan Jonathan bertengkar berbeda pendapat memilihkan baju dan pernak pernik lainnya,Farida yang menyaksikan suami dan anaknya berdebat hanya tersenyum sambil menggeleng2kan kepalanya.
Tibalah di hari dimana sekarang Farida berada di sebuah ruangan rumah sakit yang mana di dalam ruangan itu sudah berada dokter dan beberapa suster yang membantu proses melahirkan secara normal.
tanpa terkecuali Ferdi Pun berdiri di samping istrinya menemani istrinya yang sudah berkeringat banyak merasakan sakit dan perih nya melahirkan.
hingga hampir satu jam akhir nya bayi yang di tunggu-tunggu akan kelahirannya berhasil keluar dalam keadaan sehat dan selamat.
tangisan bayi mulai terdengar Ferdi dan Farida auto nangis karena sudah merasa lega ketika mendengar bayi nya keluar dengan selamat.
dokter yang memegang bayi tersebut langsung menyerahkan bayi itu ke tangan papah nya,
Ferdi terharu mata nya pun berkaca2 dia masih belum percaya kalau saat ini dia sedang menggendong bayi nya yang masih merah,,lantas Ferdi langsung menidurkan bayi itu di atas dada ibu nya..
"Ini anak kita sayang,,,bayi perempuan,,cantik seperti ibunya.."
__ADS_1
Farida menerima dan memeluk sambil mengelus-elus bayi nya dan menangis bahagia.