
Hari ini sudah 2 minggu putus dengan Fandi, yaa... Aku sekarang mulai lega dan tidak lagi terbayang - bayang dengan Fandi. Sepertinya ini berkat Dhito, temannya Mytha sahabatku di SMA. Dia yang mengisi hari - hariku setelah aku putus dengan Fandi. Mungkn memang benar kata Mily, Dhito ada rasa denganku. Karna dia sangat intens menghubungiku dan kami saling bertukar pin BBM. Memang Dhito sudah menghubungi sejak aku baru saja putus dengan Fandi, tapi aku belum terlalu menghiraukannya. Aku masih menganggap itu hanya komunikasi biasa sebagai teman. Ditambah lagi Mily mengingatkanku bahwa Dhito ini ada rasa denganku, aku jadi semakin yakin kalau Dhito memang berusaha mendekatiku saat itu. Memang menurutku terlalu cepat karna saat itu baru saja hubunganku dan Fandi berakhir tapi Dhito sudah segera masuk ke kehidupanku.
"Bener kata lo Mil.." Kata ku sambil tersenyum.
"Bener apaan?" Tanya Mily bingung.
"Dhito deketin gue Mil..." Jawabku dengan pelan.
"Hahahahahahahahahahahahahahaha..." Mily tidak berkomentar apapun hanya tertawa keras.
"Seneng lo seneg??? Terus aja ngeledek gue Mil.." Jawabku malu.
"Kan gak percaya sih gue ngomong, lagian udah keliatan itu Ri kalo si Dhito mau deketin lo. Coba aja lo baca isi chatnya, nanya lo lagi ngapain, sibuk atau gak, dia ganggu lo atau gak, sok asik mau denger lo cerita. Udah keliatan jelas cowok kayak gitu tuh ada niat deketin lo."
"Yaa kan gue kira itu sebatas nanya aja sebagai teman Mil, karna dulu tuh yaa kita komunikasi biasa kayak gini gak masalah. Karna dulu pas SMA dia tuh lagi mau deketin temen angkatan gue di SMA gue. Makanya gak nyangka lah sekarang dia malah deketin gue Mil..."
__ADS_1
"Perasaan itu gak bisa di tebak Ri.. Itu dia berarti ada kenyamanan selama komunikasi sama lo, makanya dia deketin lo nih sekarang. Coba aja dulu Ri, kayaknya sih anaknya baik."
"Iyaa Dhito emang baik kok anaknya, gue udah lumayan kenal dia lah lewat sosmed. Cuma gue sama dia gak pernah ketemu secara langsung Mil."
"Nah yaudah kan siapa tau cocok. Deket aja dulu gak usah terburu - buru Ri..." Jawab Mily dengan serius.
"Iyaa..." Jawabku singkat.
***
"Ri..." Tiba - tiba saja Tami memanggilku dan membangunkanku dari lamunan.
"Eh yaa kenapa Tam?" Tanyaku agak sedikit kaget.
"Lo bengong lagi ya?" Tanya Tami.
__ADS_1
"Hmm dikit."
"Jangan keseringan bengong Ri, nanti kesambet lo.."
"Iya nih, gue jadi sering bengong kenapa yaa..?"
"Kurang minum air mineral kali lo Ri hahahaha..." Ledek Tami.
"Hahahaha kayak iklan aja lo."
"Yaudah Ri, jangan bengong - bengong. Kalo mau cerita yaa cerita aja sama gue atau sama yang lainnya..."
"Iyaa Tam, makasi yaaa cantik."
Bersyukur aku bisa mengenal teman - teman baruku sekarang di dunia perkuliahan ini. Kami seperti keluarga, jika ada yang tidak bisa di bicarakan baik - baik di awal kita bisa bicarakan pelan - pelan. Walaupun kami semua berteman isinya perempuan semua, tapi setidaknya kami tidak banyak drama, tapi berusaha saling memahami dan mengerti satu sama lain. Kami menyebut grup kami adalah FAMTOM. Berawal dari plat nomer mobil Mily dan Fily yang belakangnya tulisan TOM. FAMnya dari kata Family, jadi kami adalah keluarga. Kami sering ngobrol atau sekedar menunggu jam kuliah di dalam mobil TOM makanya akhirnya kami menamai grup kita dengan FAMTOM.
__ADS_1