Permainan Cinta

Permainan Cinta
Farida Hamil


__ADS_3

Sudah 1 bulan Jonathan tinggal bersama Keluarga Mahendra, Mamah dan Papah nya sangat begitu menyayangi Jonathan begitu pula Bi Ina dan para asisten lainnya karena mempunyai sifat dan sikap yang terpuji membuat Jonathan dengan mudah masuk di keluarga barunya.


Anak yang cerdas, baik hati, rajin, jujur pintar membaca peluang, suka menolong orang dan mudah bergaul itulah yang membuat orang2 yang ada di rumah Mahendra begitu menyukainya.


Jonathan sudah bersekolah,


Yaaaaa...


jelas Jonathan bersekolah di sekolah elit dan ternama hanya anak2 orang berada yang sekolah disitu,,karena mempunyai sikap dan sifat terpuji walaupun baru 1 bulan sekolah di situ tapi Jonathan sudah mempunyai banyak teman.


Hari2 Ferdi dan Farida berubah seakan lebih berwarna semenjak Jonathan berada di tengah-tengah mereka,,sering menghabiskan waktu bersama baik di rumah maupun di luar rumah,,keluarga yang harmonis dan bahagia terlihat sekali dari senyum mereka yang setiap hari terukir indah di bibir.


1 Tahun berlalu dan Jonathan pun sekarang sudah mulai masuk SMP, hari itu hari pertama Jonathan masuk ke SMP, jelas dong Jonathan pasti bersekolah di sekolah Yang Elit, ternama dan terfavorit.


Di dalam kamar Ferdi dan Farida.


"Uuuee,,,Uueee,,,"suara orang yang ingin muntah,,ya itu Farida dari semenjak bangun tidur Farida bolak balik kamar mandi dan muntah2.


Ferdi yang sedang memakai pakaian kantor nya sendiri tanpa di bantu istrinya seperti biasa,,


ya....


biasanya apapun keperluan ke kantor Ferdi selalu Farida yang menyiapkan dan memakaikan tapi pagi itu terasa berbeda melihat istri nya bolak balik ke toilet yang ada di kamar nya Ferdi merasa khawatir.

__ADS_1


Farida keluar dari toilet dengan wajah yang pucat dan lemas.


"Pah,,maafin maamh ya gara2 mamah mual2 kaya gini mamah jadi gak ngurusin papah"ucap Farida menyesal


Ferdi langsung mendekati Farida dan memeluknya,,


"Sayang kita ke dokter ya,,wajah mamah pucet sekali"ucap Ferdi khawatir.


"Gak usah sayang,,Mamah gak papa ko ini cuma masuk angin biasa nanti minum obat dan minta di bikinin teh anget ke bi Ina juga pasti sembuh ko,,"jawab Farida


"Enggak,,enggak,..pokonya kita ke dokter papah gak mau sampai mamah kenapa2"ucap Ferdi yang gak mau ada penolakan.


"Baiklah,,,baiklah,,,mamah siap2 dulu kita ke dokter,,papah turun dulu gih pasti Jonathan menunggu kita,,sampai kan pada Jonathan maaf mamah gak bisa nemenin sarapan mendengar makanan perut mamah pengen muntah"jawab Farida.


Farida menjawab nya dengan anggukan dan senyuman.


Sebelum beranjak Ferdi mencium kening istri nya dulu.


Sesampainya Ferdi di Meja makan.


"Pagi sayang"sapa Ferdi pada Jonathan yang sedang duduk menikmati roti selai yg menjadi sarapan pagi nya


"Pagi bi "sapa Ferdi pada bi ina yang sedang melayani Jonathan

__ADS_1


"Pagi Pagi"...."Pagi Tuan"suara Jonathan dan Bi Ina


"Looohhh,,,mamah mana pah ko mamah gak turun dan gak sarapan bareng2..??tanya Jonathan


"Mamah masih di kamar sayang,,mamah juga berpesan mamah minta maaf gak bisa nemenin kamu sarapan,,mamah mu sakit dari bangun tidur mual2 dan bolak balik ke kamar mandi"ucap Ferdi sambil mengoleskan selai ke roti di piring sarapannya.


Jonathan auto kaget mendengar mamah nya sakit.


"Apaaaa mamah sakit"ucap Jonathan kaget


"Oyyaa,,hari ini kamu ke sekolah di antar mang Jaka ya..papah gak ke kantor papah mau mengantar mamah mu ke dokter..gak papa kan sayang ???tanya Ferdi


tanpa menghiraukan Papah nya Jonathan pergi berlari meninggalkan meja makan menaiki tangga untuk melihat kondisi ibu nya.


Jonathan mendorong pintu keras2 dan berteriak.


"Mamaaahhhh"


Farida yang sedang duduk di depan meja rias dan bersolek tipis supaya tidak terlalu pucat auto kaget.


"Jonathan"ucap Farida


Jonathan langsung menghampiri mamah nya dan memeluk mamah nya.

__ADS_1


"Mah,,,mamah sakit apa ko mamah gak nemenin Jojo sarapan.."ucap Jonathan menangis


__ADS_2