Permainan Cinta

Permainan Cinta
Bab 35. Lihat Pelantikan Drumband


__ADS_3

Hari ini aku mengiyakan untuk pergi dengan Fandi, karna Mama dan Bapak hari ini pergi ke nikahan teman Mama. Jadi lebih baik aku pergi bersama Fandi, tapi aku beralasan ada urusan dengan temanku. Iyaa aku berbohong dengan orang tuaku, karna sepertinya Mama dan Bapak belum sreg dengan Fandi. Jadi aku seperti jarang menceritakan Fandi ke mereka.


"Aku berangkat dulu yaa Ma... Pak..." 


"Yaudah kamu hati - hati, jangan malem - malem pulangnya yaa..." Jawab Mama.


"Iya Maa.." 


"Kabarin Bapak yaa nanti kalo pulang." 


"Iya Pak. Yaudah berangkat yaa.... Assalamualaikum." Jawabku sembari menyalami tangan Mama dan Bapak.


"Walaikumsalam." Jawab Mama dan Bapak serempak.


Aku berangkat naik angkot karna Bapak dan Mama tidak searah dengan kampusku. Tapi dari rumah ke depan jalan raya kalimalang aku diantar Pakde Dimas.


"Kamu nanti pulangnya kabarin Pakde atau Bapakmu yaa.." Kata Pakde Dimas saat sudah sampai di depan jalan raya kalimalang.


"Iya Pakde, terimakasih ya.." Jawabku sambil salim tangan Pakde Dimas.


Setelah itu aku langsung naik ke angkutan umum, aku akan pergi bersama Fand. Tapi sebelum pergi aku ingin datang ke latihan drumband SMAku dulu. Sepertinya aku sudah rindu, dan kebetulan juga hari itu ada pelantikan ketua drumband yang baru.


***


"Pagi semua..." Aku datang masuk ke dalam ruang drumband.


"Ihhhh Ririii datenggg..." Sahut Ka Fero dan Ka Beno.


Aku tersenyum sumringah, tapi aku melihat ada Lani di belakang. 


"Hai Ri, apa kabar?" Tanya Lani saat melihatku.


"Baik." Jawabku singkat dan tersenyum. 


Aku tidak mau terlalu lama dekat dengan Lani lagi setelah kejadian 2011 lalu.

__ADS_1


"Idih calon dokter.." Ledek Ka Fero.


"Apasih Ka... Malu ah digituin." Jawabku sambil mencubit Ka Fero.


"Hahaha aw sakit ih, lo kalo nyubit pedes banget sih Ri. Eh Ri, ada si Yori tuh di depan. Ketemu gak?"


"Gak liat tuh Ka..." Jawabku singkat.


"Udah deh Ka, Riri udah move on laah dari Yori." Sahut Ka Beno.


"Yee... Kan ngasih tau doang." Jawab Ka Fero meledek.


"Ini mau mulai jam berapa Ka?" Tiba - tiba Yori datang masuk ke ruang ruang drumband.


Hatiku masih deg - degan saat melihat dan mendengar suaranya, aku pun menghindarinya saat dai masuk ke dalam ruang drumband bersama Lani. Oh mungkin Lani takut Yori akan jatuh cinta lagi denganku. 


"Yuk kita keluar aja.." kata Ka Fero langsung keluar ruang drumband dan merangkulku. 


"Ihh kaget.." Jawabku.


"Gue tau lo ngehindarin Yori kan?" Bisik Ka Fero.


"Yaudah yaudah jangan bete, kita mulai aja lantiknya biar gak kesorean." 


"Nanti gue gak sampe selesai ya Ka.." Jawabku sambil menyeringai.


"Mau kemana lo?" Tanya Ka Fero dengan nada tinggi.


"Mau pergi sama cowok gue hehehe..." Jawabbku sambil terkekeh.


"Ohhh udah punya cowok nih? Yahh... Gak seru ah." Jawab Ka Fero sambil mengacak - acak rambutku.


"Ihhhhh Kaa... Berantakan semua ini yaAllah. Bener - bener lo yaa..." 


***

__ADS_1


"Selama siang semua..." Sapa Ka Beno saat semua junior sudah siap di lantik.


"Siang Ka..." Jawab mereka serempak.


Aku jadi terimgat saat dulu SMA, aku yang berdiri disana saat aku dilantik oleh semua senior ini. Sekarang aku jadi ikut melantik mereka karna aku sudah senior mereka. 


"Visi Misi lo sebagai ketua apa nih?" Tanyaku pada salah satu junior. 


Junior itu hanya terdiam.


"Udah deh sana, lo ke senior sebelah sana aja." Jawabku jutek. 


Aku pergi berjalan menjauh dari semua junior dan yang lainnya untuk menghubungi Fandi. Lani melihat kearahku saat aku tidak sengaja eye to eye dengan dia, lalu dia menempel - nempel Yori setelah itu. 


"Halo Assalamualaikum sayang, kamu mau jemput aku jam berapa?" Aku langsung menelpon Fandi.


"Walaikumsalam sayang, ini aku mau otw kok jemput kamu. Di SMA kamu kan yang di Halim?" Jawab Fandi dari telpon.


"Iya sayang, kamu jangan lupa bawa helm buat aku yaa sayang." 


"Iyaa ini udah aku bawain kok, yaudah aku berangkat yaa..."


"Yaudah hati - hati acar aku."


"Iyaa acar aku. Assalamualaikum." 


"Walaikumsalam." Aku langsung menutup telpon Fandi.


"Iyaa sayang.." Tiba - tiba Ka Titi di belakangku.


"Astaghfirullah Ka.. Ngagetin banget sih Ka...." Jawabku terkejut.


"Cieee pacar baru nih? Udah move on kayaknya dari itu tuhh.." Ledek Ka Titi sambil melirik kearah Yori.


"Udahlahhh kaa...." Jawabku sambil tersenyum.

__ADS_1


"Eh.. Lo berdua ngapain situ?" Tanya Ka Fero.


"Ah kepo aja nih obrolan wanita.." Sahut Ka Titi.


__ADS_2