
Mobil mewah yang di tumpangi Ferdi dan Farida juga Jonathan pun melaju hingga sampai lah mereka di sebuah restoran berkelas yang keluar masuk nya pun orang2 berjas dan elit.
Mang Jaka selaku supir langsung memarkirkan mobil nya, Ferdi Farida dan Jonathan pun keluar dari mobil nya.
Jonathan yang keluar dari mobil berdiri dan terdiam tanpa berkata2, pikirannya di penuhi dengan pertanyaan tempat apa ini kenapa aku di bawa kesini.
Ferdi dan Farida berjalan menuju pintu masuk restoran tersebut langkah mereka pun terhenti saat melihat Jonathan yang malah terdiam mematung masih di dekat mobil.
"Jonathan ,, nak,, ayo sini"ucap Farida tersenyum sambil melambaikan tangannya.
Jonathan yang tersadar langsung melangkah menghampiri Ferdi dan Farida.
Mereka bertiga masuk ke restoran elit itu,dan duduk di sebuah kursi yang tersedia di restoran itu.
"Duduk disini nak,,"ucap Farida menyuruh duduk Jonathan di kursi yang Farida siapkan.
__ADS_1
Jonathan hanya terdiam dan melihat lihat setiap sudut Restoran tersebut penuh dengan kekaguman, maklum lah ini kali pertama dia masuk ke restoran mewah.
Sambil menunggu pesanan makanan yang di pesan akhir nya Farida membuka suara.
"Jonathan tinggal dimana ??"tanya Farida
"Di Kantin kosong sekolahan Tante"jawab Jonathan terbata2
"Maksud nya ??? tanya Ferdi kaget
Ferdi dan Farida saling bertatap muka belum mengerti dengan apa yang di katakan Jonathan.
"Terus,,,orang tua Jonathan dimana ??"tanya Farida penasaran.
"Aku gak punya orang tua Tante,,sejak kecil aku yatim piatu...sejak kecil tidak pernah merasakan seperti apa rasanya punya orang tua,,aku hidup di jalanan dan bertahan hidup kerja serabutan dan kadang hasil belas kasihan orang2 Tante."ucap Jonathan penuh dengan kepolosan.
__ADS_1
tak sadar Farida meneteskan air matanya mendengar cerita jonathan.
"Bagaimana ceritanya Jonathan tinggal di kantin sekolah"tanya Ferdi
"Itu atas ijin dan kebaikan kepala sekolah di sekolahan aku Om,,karena dari kelas satu sampai sekarang aku menjadi juara 1 di kelas dan pernah menjuarai juara umum cerdas cermat antar sekolah Om,,makannya aku di perbolehkan tinggal kantin itu."jawab Jonathan.
"Tante liat Jonathan membawa2 peralatan semir,,Jonathan bisa nyemir sepatu sayang ??"tanya Farida tersenyum.
"Iya Tante,,bisa,,peralatan semir itu Jonathan beli hasil tabungan Jonathan kalau kerja serabutan,, setiap hari libur Jonathan sering nongkrong di depan hotel itu menjajakan keahlian nyemir Jonathan kan kalau hari libur banyak wisatawan yang berlibur dan menginap di hotel kan yang namanya wisatawan gak banyak waktu untuk membersihkan sepatunya makannya Jonathan menyediakan jasa semir lumayan lah upah nya buat biaya hidup Jonathan"cerita Jonathan sambil tersenyum bangga akan ceritanya.
"Wooowww....luar biasa..masih kecil tapi sudah bisa membaca peluang Penghasilan,,kamu hebat Jo jarang sekali anak2 seusiamu sudah bisa membaca peluang dan memanfaatkan suasana seperti itu untuk menghasilkan uang dan yang semakin membuat om bangga walaupun keadaan mu seperti itu kamu tidak mengesampingkan sekolah mu...anak yang cerdas dan penuh inovasi .."ujar Ferdi penuh dengan kekaguman.
Farida yang sejak tadi meneteskan air mata haru mendengarkan cerita2 Jonathan sontak langsung memeluk Jonathan dan menangis sambil mengelus-elus rambut Jonathan.
Ferdi sesekali meneteskan air matanya menyaksikan adegan istrinya dan anak yang cerdas itu.
__ADS_1
Setelah pertemuan itu Farida semakin yakin ingin mengangkat Jonathan menjadi anaknya Farida yang terus menerus meyakinkan Ferdi untuk mengikuti kemauan nya akhir nya berhasil dan tidak hanya itu Farida juga berhasil meyakinkan keluarga besar nya untuk mengadopsi Jonathan.