
Taxi yang di tumpangi oleh gista kini telah sampai di depan gerbang rumah mewah milik Papah nya,,Gista mengeluarkan 2 koper milik nya dari bagasi taxi mobil itu dan dia segera membayar argo taxi tersebut plus uang tips yang Gista janjikan pada supir itu.
Taxi yang mengantarkan Gista sudah pergi,,Gista membuka gerbang yang tidak terkunci dan berjalan sambil menyeret 2 koper besar milik nya,,Gista berhenti di tengah jalan dia berdiri terdiam memandangi setiap sudut taman dan halaman depan rumah nya yang luas yang ia tinggalkan selama 18 tahun
pikiran Gista teringat akan semua kenangan2 indah di masa kecil bersama Papah dan mamah nya juga kakak laki2 nya ketika Gista kecil mereka sering menghabiskan waktu bersama di taman depan rumah nya.
flashback off.
Gista melanjutkan jalan nya hingga ia berdiri tepat di depan pintu utama yang tinggi rumahnya Gista segera menekan bel yang di sediakan di rumahnya untuk memanggil orang di dalam agar membukakan pintu.
Gista berkali2 menekan bel tersebut,,tapi belum ada satu orang pun yang membukakan pintu untuknya.
Di dalam rumah Jonathan yang memakai celana bahan hitam dan kemejala putih yang lengan bajunya id gulung Samapi ke suku menambah keren pada tubuh yang baru turun menuruni tangga berdiri sejenak karena mendengar bel rumahnya terus berbunyi,,
"Siapa yang bertamu,,ko sampai menekan bel berkali2 gitu.."ucap Jonathan
Jonathan langsung berjalan ke arah pintu berniat untuk membuka pintu itu.
Ketika Jonathan mebuka pintu rumah nya dia kaget melihat bahwa yang berdiri di hadapannya adalah perempuan yang memaki2 nya ketika di jalan karena badannya kesemprot air kotor dari ban mobil milik Jonathan.
begitupun sebaliknya Gista juga merasa kaget bahwa yang membukakannya pintu adalah laki2 yang ia benci yang membuat baju dan wajah nya basah dan kotor.
__ADS_1
"Kaaammmuuu"ucap ijong dan Gista kompak
"Ngapain loe disini"tanya Gista sinis.
"Gak salah,,harus nya gue yang nanya sama loe,,elo yang mau ngapain kesini,,ini rumah gue.."jawab ijong sinis.
"Heeehhh denger ya,,,gue anak pemilik rumah ini Gue adalah Gista Putri Mahendra gue putri dari Ferdi Mahendra."ucap Gista sinis.
Jonathan berdiri mematung sambil menatap wajah Gista,,dia tidak percaya bahwa gadis yang berdiri di hadapannya adalah gadis yang selama ini ia rindukan,,gadis yang selalu ada di dalam hati dan pikirannya,,gadis yang sangat ia sayangi,,gadis yang selalu ia tunggu kehadirannya.
Sudah bertahun2 ijong menantikan waktu ini,,waktu dimana dia bertemu dengan gadis kecilnya yang sekarang sudah menjelma menjadi gadis dewasa yang cantik.
"Heeeeehh,,kenapa loe diem dan malah melamun dan menatap gue kaya gitu,,pasti loe lagi berfikiran mesum ya terhadap gue,, dasar laki2 menyebalkan"Gista terus nyerocos memaki2 ijong.
Saking kesal dan bencinya Gista terhadap ijong dia berjalan mendekati ijong di bermaksud akan memukuli ijong untuk melampiaskan kemarahannya ketika mereka sudah mendekat hils sandal yang Gista pakai patah dan itu membuat keseimbangan tubuh Gista jadi tidak seimbang Gista terjatuh menabrak ijong yang tepat di depannya,,
ijong yang belum siap untuk menahan Gista malah ikut terjatuh dan tersungkur ke lantai
posisi ijong kini terlentang di atas lantai dan posisi Gista tepan di atas tubuh ijong bukan hanya itu kini bibir Gista yang mungil tepat berada di atas bibir ijong yang merah,,adegan itu terjadi beberapa detik sebelum akhirnya mereka sadar dengan disisi mereka masing2.
Gista yang tersadar langsung teriak kesal dan menghaous2 bibirnya sendiri setelah bersentuhan dengan bibir ijong
__ADS_1
"iikkkhhhhhhhhh,,,laki2 menyebalkan Gista" menggigit tangan ijong yang masih memegang tangannya.
ijong merasa kesakitan dan melepaskan tangannya,,
Gista kembali menyerang ijong dan terus memukuli nya sambil nyerocos.
ijong yang terus menahan pukulan Gista dan mencoba menenangkan gista merasa kewalahan atas aksi Gista pada dirinya
"heyyyyy,,,heeeyyy,,,heyyyyy,,,dengarkan aku dulu dengarkan aku dulu"ucap ijong sambil terus menahan pukulan Gista.
"GIGIS...dengarkan aku dulu.."sentak Ijong sambil memegang kedua tangan Gista
Gista berhenti memukuli ijong ia terdiam mematung merasa kaget kalau laki2 di depannya menyebut nama panggilan kecilnya yang mana panggilan itu adalah panggilan yang diberikan ibu nya saat masih kecil Gista GIGIS dan Jonathan JOJO panggilan itu hanya Gista Jonathan dan Farida yang tau Sampai sekarang dewasa tidak pernah ada yang memanggil mereka dengan sebutan itu.
Gista terdiam dan kini matanya mulai berkaca2.
"GIGIS,,ini kakak ini ka JOJO,,kamu tidak mengenali kakak,,??tanya ijong
Gista yang hanya terdiam dan matanya kini sudah mulai mengeluarkan air mata langsung memeluk tubuh ijong sangat erat,,terasa sekali bahwa Gista sangat merindukan kakaknya Gista menangis di pelukan ijong.
ijong membalas pelukan Gista ijong pun menumpahkan semua rasa rindunya pada pelukannya itu mereka sama2 menangis bahagia karena mereka bisa bertemu kembali.
__ADS_1