Pertemanan Atau Permusuhan

Pertemanan Atau Permusuhan
GEMASNYA CACA


__ADS_3

    Hari-hari Caca berlangsung dengan damai setelah 2 minggu ini secara fisik,tetapi tidak secara batin.Dia merupakan siswa kelas 12,jelas karena itu dia harus belajar dengan giat,karna senin berikutnya ujian akan di mulai.


"Haaah gila! sriusan aku belajar gini amat,huuhfft ayo Caca kamu harus belajar jangan goyah dong!!". Caca hampir saja goyah,dia kembali menyemangati dirinya untuk kembali belajar."Eh kok sepertinya udah sepi,orang rumah kemana?".Caca bertanya pada dirinya sendiri setelah menyadari keadaan rumah yang begitu tenang.


"Eh kenapa makanannya di depan pintu kamar aku,Ibu!Ayah!". Caca keluar kamarnya untuk mengecek keadaan rumah,dia memindahakn makanan yang ada di meja dekat pintu kamarnya.


"Kamu udah keluar nak".Tanya ibu yang hendak akan ke dapur.


"Ibu kenapa makanannya ada di depan kamar Caca?Kan Caca bisa ambil sendiri bu".Caca bertanya pada Ibu yang malah menguap tanda mengantuk.


"Tadi kamu serius banget belajarnya,ibu panggil2 gak kamu jawab,ya udah ibu simpan aja makannya di depan kamar kamu". Ibu setelah menjawab pergi ke dapur,dan Caca mengekor di belakangnya.


"Gitu yah bu,kok aku gak nyadar yah?". Caca mengingat-ngingat kembali saat dia sedang belajar.


"Udah sana kamu makan terus tidur,istrahat dulu, belajarnya cukup hari ini,semoga besok ujiannya lancar". Pinta ibu.


"Hah jadi udah malam yah! pantas aja sepi,ya udah deh Bu,aku makan di kamar aja,selamat malam bu!". Caca beranjak ke kamarnya.Dia menikmati makanannya dan kemudian membersihkan diri untuk tidur.


-----------------------------------


Minggu-minggu ujian berjalan lancar,seolah bukan hambatan bagi Caca sebab dia sudah mempersiapkan dengan matang untuk menghadapi ujian ini.


Setiap hari ujian ia lalui dengan baik walaupun ada sedikit kendala bukanlah perihal yang dapat mempengaruhi hasilnya nanti.

__ADS_1


Setelah seminggu ujian dan seminggu istrahat,akhirnya besok mereka harus kembali ke sekolah lagi.


-----------------------------------


triiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiinnnnnnnnnnnnnnnnnngggggggggg..................................


Bel masuk kelas berbunyi dengan nyaringnya di seluruh lingkup sekolah,semua siswa masuk di ruangan masing2 dengan segera.Tidak lama kemudian pengumuman berbunyi " Untuk seluruh siswa kelas 12 segera ke lapangan sekarang juga". Tidak butuh waktu lama,siswa kelas 12 sudah berkumpul.


"Selamat pagi semuanya!".Seorang guru memberi salam pembuka.


"pagi buu".Sahut para siswa bersamaan.


"Baik anak-anak hari ini ada penyampaian penting untuk kalian,jadi hari ini bagi yang melakukan pendaftaran masuk universitas akan di umumkan,kalian boleh mengeceknya jam 10 nanti,mengerti?". Guru itu menyampaikannya dengan tegas.


"Baik,kalian boleh masuk kelas sekarang!".pinta Guru tersebut.


---------------


Tibalah waktu yang di tunggu-tunggu oleh siswa kelas 12,perasaan gugup serta penasaran bergejolak di dada mereka.Mereka berjalan ke lapangan sekolah dengan cepat,mereka sangat ingin tahu hasilnya walau sebenarnya mereka sedikit takut untuk kecewa.


Kertas pengumuman pun di tempelkan di papan informasi,semua siswa saling berebutan untuk melihat,seketika ada yang raut wajahnya bahagia dan ada juga yang berubah masam,ada yang berteriak kegirangan,dan ada juga yang berlari ke toilet sekolah untuk menutupi kekecewaanya.


"Caca kamu lulus!". Rani teriak di telinga Caca dengan bahagia seolah dialah yang lulus pendaftaran saat itu.

__ADS_1


"Ya ampun Ran,beneran?".Caca bertanya tidak percaya,sebab sedari tadi dia tidak berani melihat hasil pengumumannya."Coba aku lihat,minggir!".Caca dengan semangat mendekat ke papan informasi,betapa bahagianya dia melihat hasilnya,namanya berada di urutan kedua,setelah nama anak kepala sekolah.


"lo seneng banget kan?". Tiba-tiba Ronal menyapanya.


"Iyalah aku seneng,walaupun nilai tes aku berada di bawah kamu sih,setidaknya aku lulus,nilaiku juga okekan". Caca berceloteh menggambarkan kebahagiaannya.


"Gue gak nyangka kita masuk universitas yang sama,walaupun jurusannya beda sih,tapi masih 1 fakultaskan!". Rupanya Ronal masuk universitas yang sama.


"Oh iya benar,kita 1 fakultas lagi,tunggu aku kira kamu mau masuk jurusan bisnis,atau apalah yang berurusan dengan pengusaha gitu!". Caca berpikir akan hal itu.


"Yah karna gue punya alasan tersendiri untuk itu,gue gak mau adda yang tahu,jadi jangan harap gue bakal bilang alasan gue ke lo!". Ronal tidak mau menjelaskan alasannya yang sebenarnya.


"Yehhh emang siapa yang kepo,aku juga gak nanya sama kamu,tadi aku mikir sendiri,kamu aja tuh yang tiba-tiba nimbrung pembicaraan antara otakku dan diriku". Caca mendelik pada Ronal dan mengeluarkan alasan yang aneh.


"Idih kok kamu gemes gini sih".Seketika Ronal mencubit pipi Caca gemas di hadapan banyaknya siswa.


    Caca membelalakkan matanya tidak percaya dengan yang di lakukan Ronal,dia merasa malu karena semua siswa tengah memperhatikan dirinya,dia menutup wajahnya dan segera meninggalkan tempat itu.Ronal pun ikut kabur,dia tidak menyangka akan melakukan hal itu,dia tadi merasa tidak sanggup menahan rasa gemasnya pada Caca,yang ternyata dia dari awal di kumpul sudah memperhatikan Caca.


    Ternyata di balik banyaknya siswa yang melihat,ada tatapan mata membenci yang memandangi Ronal.


"*akan ku buat dia membencimu lagi,sepertinya hal seperti dulu bukan membuatnya benci padamu melainkan pada Via,jadi tunggulah aksiku berikutnya".*Agus.


bersambung..............

__ADS_1


__ADS_2