Pertemuan Yang Tak Terduga

Pertemuan Yang Tak Terduga
Bab 30


__ADS_3

'' Terus lo liat wajahnya gak??'' tanya Al penasaran.


Vano terdiam tampak sedang berfikir.....


“Nahh... Masalahnya itu.. Gua gak bisa liat gara-gara dia pake masker sama topi.” Jawab Vano.


Aldi Auto Tepokk Jidat.,...


“Sampe sekarang gua masih penasaran banget sama tu cewek.” Lanjut Vano.


“Kalau lo penasaran kenapa gak lo ikutin aja tadi.” Aldi.


“ Gua tadi mau ngikutin... Cuma gara-gara tadi ada mobil yang tiba-tiba berhenti di belakang mobil gua. Jadi gua gak bisa lewat terpaksa gua tungguin sampe tu mobil jalan lah. Ehh.. Giliran gua bisa lewat gua udah kehilangan jejak tu cewek.” Ucap vano mengingat kejadian di basement mall.


“ Ahh.. Yah sudahlah... Yang penting kita udah tau kalau dia itu ‘Mbak-Mbakk Bukan Abang-Abang’ jadi lo gak bisa sembarangan lagi bilang bilang I love you love you'an sama orang nanti dikira orang lo udah miring lagi...” Sahut Aldi dan kembali ke posisi Rebahan nya.


*


Sesampainya di markas , dita dan Jacky langsung menuju ruangan Alex yang didalamnya juga sudah ada Reyfan.


Tokk...Tokkk...Tokk...


Jacky mengetok pintu. Setelah mendengar sahutan dari dalam mereka pun masuk.


“Ini bang...” Jacky menyerahkan koper mini yang berisikan senjata baru pada reyhan.

__ADS_1


“Dita... Kamu tadi juga ikut sama jack?” Tanya Alex yang melihat dita datang bersama Jacky.


“Iya Dad... Tadi dita ketemu bang jack di depan. Jadi dita ikut.” Jawab dita.


“Emang kamu gak capek? Baru pulang dari cafe kamu belum istirahat langsung ikut jack lagi ke mall.” Tanya Alex khawatir jika dita terlalu kecapek’an.


“ Enggak Kok dad... Daddy tenang aja...” Sahut dita menunjukkan gigi putihnya.


Alex Sudah menganggap dita sebagai anak perempuannya. Begitu juga dengan reyfan yang sangat menyayangi dita bagaikan adik kandungnya.


Beberapa waktu lalu Alex meminta dita untuk tidak memanggilnya om ataupun pak lagi melainkan memanggilnya dengan sebuatan Daddy sama seperti reyfan memanggilnya.


“Gak Capek kamu bilang?¿” Ucap reyfan yang duduk di seberang dita Yang kini dibalas dita dengan Anggukan kepala cepat.


“Ok... Sekarang ayo ikut aabang!” Titah Reyhan.


“ Kita mau kemana ?” Dita masih bingung kemana rey menyuruhnya untuk mengikutinya.


Reyfan yang di tanya pun hanya diam tak menjawab pertanyaan dita.


Dita dan Reyfan pun sampai di sebuah ruangan tepatnya di ruang santai keluarga.


“Oo... Bang rey mau istirahat.” Ucap dita setelah tau jika rey menyuruh mengikutinya ke ruang santai.


“Bukan abang yang mau istirahat.. Tapi kamu.. Gak usah sok sokan bilang gak capek. Abang tau kalau kamu itu capek. Baru dateng udah langsung pergi lagi. Belum lagi nanti kamu balik lagi ke cafe..” Omel Reyfan berkacak pinggang.

__ADS_1


Sedangkan orang yang diomellin hanya diam sambil senyum-senyum memandang reyfan yang mengomelli nya.


“Kalau dateng kesini itu masuk dulu terus istirahat,, ini belum juga masuk malah pergi lagi. Besok-besok kalau begini lagi mending kamu langsung pulang kerumah kamu aja sampe rumah langsung istirahat,, Jangan mampir lagi kalau hari minggu.” Tambah Rey panjang kali lebar.


Sementara dita yang kini tengah duduk di sofa masih saja tersenyum melihat rey.


“Iya... iya... Abang ku tersayang. Lain kali dita gak akan gitu lagi.” Dita masih menunjukkan senyum manisnya.


“Kenapa kamu dari tadi senyum-senyum terus?” Heran rey yang melihat dita yang di omellin bukannya takut malah senyam senyum.


Dita berdiri dan memeluk rey. “Terimakasih... Makasih karena abang udah perhatian sama aku,,, Sayang sama aku,,, dari dulu aku pingin banget punya kakak laki-laki dan sekarang udah ada bang rey yang mau jadi abang aku.” Ucap dita masih memeluk reyhan.


“Iya iya Adik ku sayang... Lain kali jangan gitu lagi ya,, Jaga kesehatan kamu.”Rey mengusap sayang kepala dita.


“ Abang juga dari dulu pingin banget punya adik cewek dan sekarang udah ada kamu.” Lanjut rey mencubit gemas kedua pipi dita.


Sementara di ambang pintu ruangan Kini berdiri seorang wanita cantik yang sedari tadi hanya diam memandang rey dan dita. Karena terlalu seriusnya mereka berbicara sampai-sampai mereka tak menyadari ada seseorang yang sedari tadi menunggu mereka selesai berbicara.


Bersambung


Hai readers... Makasih udah mau baca ‘Pertemuan Yang Tak Terduga'.


Terimakasih udah kasih komentar komentar positif di novel ini.


Komentar kalian jadi Penyemangat buat Author.

__ADS_1


Dan kedepannya Author juga berharap ada kemajuan dari novel ini setidaknya ada beberapa like yang bisa membuat author lebih semangat lagi untuk menulis.😌❤🙏🏻


__ADS_2