Pertemuan Yang Tak Terduga

Pertemuan Yang Tak Terduga
Bab 46


__ADS_3

"Pas banget gue lagi laper. hehe" kekeh vani langsung duduk.


Mereka bertiga pun mulai menyantap makanan mereka sambil diselingi obrolan obrolan yang mengundang tawa mereka.


"Ini siapa yang masak? " Tanya vani.


"Dita.. gue yang bantu motong-motong" Jawab Andin.


"Masakan lu enak dit... gak salah bik ijah ngajarin lo masak. " Ucap vani sambil mengunyah.


Dita pandai memasak karena dulu saat kedua orang tua Dita sibuk bekerja di kantor hingga terkadang pergi sangat pagi dan pulang pun sangat larut dan pada akhirnya Dita selalu di rumah bersama bik ijah. Jika bik ijah sedang memasak di dapur Dita selalu menyimak pekerjaan bik ijah dan sambil bertanya tanya apa saja bahan dan cara-caranya.


Bik ijah yang melihat Dita sangat ingin sekali belajar memasak pun tak bisa menolak permintaan anak majikannya itu. Akhirnya bik ijah pun mengajari Dita memasak sampai Dita berhasil membuat makanan yang enak dan lezat seperti masakan bik ijah.


"Ahh biasa aja lah... " sahut Dita.


"Van Lo tau gk gue tadi di mall ketemu sama si mak lampir Clara. " Ucap Dita pada vani.


" Kak Clara tunangan kak kelvin.? " tanya vani.


"Ya iya lah...? " Jawab Dita.


"Kok bisa? " Tanya vani lagi.


"Tadi tu gue lagi nurunin tangga pas keluar dari mall. Ehh tiba-tiba dia nubruk gue dari belakang padahal jalanan masih lebar, jadinya belanjaan gue pada jatuh semua. eh dia malah mau pergi gitu aja. Bukannya minta maaf atau bantuin gue benerin belanjaan gue yang jatuh kek, ini malah ngehina gue. Dia bilang ke gue `orang miskin gak cocok belanja di mall, cocoknya di pasar yang bau amis.'Emang dia siapa." Jelas Dita mengingat kejadian yang di alaminya tadi sore.


"Wah Dia gak tau lu siapa dit. Mungkin kalau tau lo siapa mungkin dia pinkSun."


sela vani.


"Kanapa gak lo jambak jambak aja tu cewek rese." tambah Andin yang menyimak walaupun ia belum kenal clara tapi sudah membuat Andin ikut marah mendengar sahabatnya diperlakukan seperti itu.


"Gue males... nanti Kasian tangan gue buat jambak rambut mak Lampir. Lagian malu di depan umum. " Sahut dita.


"emang si clara itu siapa sih? " Tanya Andin.


"Clara itu Senior kami di kampus,,orang yang paling sok paling cantik dan suka semena-mena kalau sama juniornya. Oh iya katanya sih dia tunangan kak kelvin" Jawab Vani.


"Kelvin siapa? " Tanya Andin lagi.


"Kelvin mantan dita. Dia sekarang gak kayak kelvin yang dulu kita kenal. Gue aja waktu awal masuk kampus sampe gak kenal lagi sama dia. Mungkin gue sampe sekarang tetep gak tau kalau waktu itu dita gak bilang ke gue. " Sahut vani dengan semangat.


Kini dita hanya menyimak vani dan Andin berbicara.


"Benerran dit? " Andin melihat dita dengan tatapan penuh tanya.

__ADS_1


"Hmm" Dita hanya mengangguk.


"Dia udah balik kesini lagi. Bukannya dulu dia di London" Andin masih bertanya-tanya.


"Iya. Dia bilang dulu waktu dia ke London karena terpaksa karena ada sedikit masalah disana jadi dia harus ikut, dan sekarang masalahnya sudah selesai jadi dia minta ngelanjutin study nya di Indonesia aja." Jelas dita.


"Ohh jadi gitu. " Andin berOh ria.


Ketiga wanita itupun Melanjutkan acara bertukar cerita mereka. Sampai hari makin larut dan mereka tertidur.




Jam sudah menujukkan pukul 09.10 pagi. Ketiga wanita seumuran itu masih tertidur pulas di atas kasur besar milik Andin. Akibat dari mereka yang bercerita dan menonton drama Korea sampai jam 2 dini hari. Dan untung nya ini hari minggu, hari yang tepat untuk bersantai. Seperti halnya Dita yang libur ke kantor papanya.



"*Hoamm*" Dita terbangun dan merenggangkan otot-ototnya.



Dita melihat jam sudah pukul 9 lebih.



"Ndin,,, Van... gue balik duluan ya. " setelah keluar dari kamar mandi, Dita mencoba membangun vani dan Andin.



"Mm iya... " Jawab vani dengan suara khas orang yang masih ingin tidur.



"Hmm iya hati-hati ya dit. " Sahut Andin dengan suara seraknya.



Dita pun pergi meninggalkan rumah mewah Andin dan pulang kerumahnya.



Setelah sampai di rumahnya Dita melihat kedua orang tua nya sedang duduk-duduk santai di taman samping rumah. Dita pun menghampiri kedua orang tuanya dan bergabung berbincang-bincang menikmati waktu kebersamaan mereka yang jarang mereka lakukan.


__ADS_1


Hari sudah mulai sore, Dita mendapat pesan dari jacky.



✉️ Dit... ingatt jangan lupa sama rencana kita.



📨 Iya beres.. ini gue udah Siap-siap mau berangkat ke basecamp.



✉️Ok hati-hati.



Setelah selesai membalas pesan dari jacky, Dita pun langsung berangkat manaiki mobilnya.



"Pah... mah... Dita pergi Ke rumah Andin dulu ya." pamit Dita berbohong pada kedua orang tuanya.



"Iya nak hati-hati dijalan ya. bawa mobilnya jangan ngebut." Ucap mama Dita.



"Tumben kamu bawa tas ransel.? " Tanya henry.



"Iya pah bosen pake yang slempangan." Dita berkilah.



"Bye pah,, mah,,, Assalamu'alaikum."



Dita menghidupkan mesin mobilnya dan pergi ke basecamp white tiger.



***Bersambung***

__ADS_1


__ADS_2