
Setibanya dita di lantai 2 mall , ia tak sengaja melihat dompet yang tergeletak di lantai dan ia fikir itu milik laki-laki yang baru saja melintasinya.
" Mass,,,Tunggu,,," Panggil dita kepada laki-laki yang belum jauh dari tempat nya berdiri.
Laki-laki yang dipanggil itupun berhenti ketika mendengar seseorang seperti memanggilnya dan dita pun sedikit berlari untuk mendekati laki-laki itu.
" mass,,ini dompet mas tadi terjatuh" Kata dita sambil menyodorkan dompet yang ia ambil tadi kepada laki-laki itu.
" makasih ya mbak..." Ucap laki-laki itu setelah melihat kalau itu memang benar dompet nya dan beralih menatap wanita yang baru saja menemukan dompet nya itu.
Dan merekapun saling menatap.
" Eloo..." Ucap mereka bersamaan.
" males banget gue selalu ketemu sama lo.." Ucap laki-laki itu yang tak lain adalah vano.
" Asal kak vano tau ya... saya juga males tau gak.. masih untung saya yang nemuin dompet kak vano. " Kata dita dan berlalu pergi meninggalkan vano.
*
Dita pun sampai di sebuah cafe di dalam mall , dan ia pun mencari keberadaan vani.
Vani yang melihat kedatangan dita dari kejauhan pun melambai-lambaikan tangannya di udara .
" Lama banget sih Loe...gak tau ni sekarang udah jam berapa" Omel vani pada dita yang baru saja datang.
" iya..iya... Sorry.. gue tadi ketiduran " Jelas dita sambil menunjukkan jejeran gigi putihnya.
" Dasarr,,,Keboo" Ejek vani.
" Truss...kita mau ngapain dulu nih?" Tanya dita.
" Yaa..kita makan dulu dong...truss siap itu kita shoping " Jawab vani.
Setelah mereka selesai makan , merekapun berkeliling mall mencari-cari barang-barang yang mungkin mereka sukai .
Tak terasa sudah 3 jam mereka di dalam mall dan karna mereka sudah mendapatkan barang-barang yang mereka inginkan , merekapun memutuskan untuk pulang karena haripun sudah semakin gelap .
Setelah mereka memasuki mobilnya masing-masing merekapun melajukan mobilnya ke arah yang berlawanan karena memang rumah mereka berbeda jalur.
Dita yang sangat males jika keadaan jalanan yang sangat macet , ia pun memutuskan untuk melewati jalan pintas yang menurutnya jauh dari kemacetan untuk menuju rumahnya.
__ADS_1
Disaat dita melewati jalan yang sangat sunyi dan kurang dari pencahayaan dan jauh dari perumahan yang ada hanya pepohonan.
Tiba-tiba mobil dita tersendat-sendat , dita pun menepikan mobilnya ke pinggir jalan.Dita pun keluar dari mobilnya untuk mengecek apa penyebab mobilnya seperti itu.
Setelah dita keluar , ia pun melihat ban mobilnya yang kempes karena menginjak paku.
" Astagaa... Truss gue pulangnya gimana nih.. malah jalannya sepi banget lagi." Ucap dita mengusap wajahnya kasar.
Tak lama pun ada dua orang laki-laki bertubuh besar dilihat dari tampangnya mereka seperti Preman menghampirinya.
" Haii...Neng cantik...Sendirian aja nih neng.." Ucap salah satu preman itu.
Dita memutar bola Matanya malas dan memilih untuk tidak menanggapi ucapan preman itu.
" Kok diem aja sih neng... mau abang temenin gak neng.." Ucap preman satunya lagi sambil mencolek lengan kanan dita.
" Iss.. Apaan sih...jangan sentuh-sentuh gue" Ucap dita menepis tangan preman yang mencoleknya.
" Jangan galak-galak dong neng...nanti cantiknya hilang loh..." Ucap salah satu preman itu lagi dan sambil memegang tangan dita sebelah kiri .
Dita yang kaget pun Refleks menampar wajah preman yang memegang tangannya barusan.
" Wahh...Kurang ajar ni bocah...di kasih hati malah minta jantung " Ucap preman yang memegang tangannya tadi.
Kedua preman itupun memegang pergelangan tangan dita dengan kuat hingga dita tak bisa melepaskan genggaman mereka.
" mau apa kalian... lepasin gue..." Ucap dita kepada kedua preman itu.
" Tolongg....Tolong...Tolong..." Triak dita berharap ada yang menolongnya.
Tak lama ada sebuah mobil mewah berwarna hitam berhenti tepat di hadapan mereka dan keluarlah dua orang laki-laki bertubuh tak kalah kekar dari kedua preman itu tapi tampang nya berbeda dari preman yang mengganggunya , yang ini terlihat sangat rapih dengan setelan jas hitam yang mereka pakai.
" Heii... Lepaskan dia" Ucap salah satu laki-laki yang ingin menolongnya.
Kedua preman itupun melepaskan dita dan memulai perkelahian diantara mereka dan saling memukul .
Setelah merasa kalah dari perkelahian sengit itupun kedua preman itupun memilih untuk menyerah dan kabur .
Tak lama pun keluarlah seorang laki-laki yang sebagian rambutnya sudah memutih.
" Apakah kamu tidak apa-apa nak?" Tanya laki-laki itu.
__ADS_1
" Tidak apa-apa pak " Jawab dita sambil tersenyum.
" Sedang apa kamu di tempat Yang sepi ini nak??" Tanya laki-laki itu lagi .
" itu pak..ban mobil saya bocor" jawab dita sambil menunjuk ke arah ban nya yang bocor.
" Ooh...Kalau begitu ikutlah dengan kami... kami akan mengantarkan mu pulang kerumahmu dan mobil kamu biar anak buah saya nanti yang mengurusnya. " Ajak laki-laki itu.
" Baiklah pak... maaf kalau sudah merepotkan" Ucap dita.
.Di dalam Mobil...
" Terimakasih pak... karna sudah menolong saya dari preman tadi" Ucap dita kepada laki-laki itu.
"Iya nak... lain kali kamu harus lebih hati-hati lagi dan kamu Harus bisa menjaga diri kamu sendiri.". Kata Laki-laki itu pada dita.
" iya pak...saya juga maunya juga seperti itu.. tetapi saya bingung harus berlatih dimana dan dengan siapa " Jawab dita Menekuk wajahnya.
" Jika kamu mau.. kamu bisa berlatih di tempat saya." kata laki-laki itu memberi usulan .
" Benarkah pak?? Sekali lagi terimakasih pak." Ucap dita dengan senyum yang merekah.
" Oh ya nak... Nama kamu siapa??" Tanya laki-laki itu.
" Nama saya Felycia Arandita Paman.. Panggil aja dita" Jawab dita.
" Nama yang indah... Kalau nama saya Alexander Willson , panggil saja Alex" Ucap pak alex.
Dan tak terasa pun mereka sudah sampai di depan rumah dita.
" Terimakasih pak Alex... atas bantuannya dan sudah mau mengantarkan saya kerumah " Ucap dita.
" iya nak... jika kamu mau,, besok kamu bisa langsung berlatih di tempat bapak dan kamu bisa menghubungi saya.. bapak akan menyuruh anak buah bapak yang menjeputmu besok jika kamu mau." Kata paman Alex sambil memberikan selembar kartu nama kepada dita.
" Baik lah pak.." Jawab dita menganggukkan kepalanya dan keluar dari mobil Paman Alex.
" Kalau begitu bapak pulang dulu nak..." Ucap Alex melambaikan tangannya dan dibalas lambaian juga oleh dita.
Setelah Mobil Alex tak terlihat lagi.. Dita pun masuk kedalam Rumahnya.
Bersambung
__ADS_1
.Terimakasih Teruntuk kalian yang sudah mau singgah di novel saya ini...πππ€π€π₯°π₯°**