Pertemuan Yang Tak Terduga

Pertemuan Yang Tak Terduga
Bab 47


__ADS_3

"Pah... mah... Dita pergi Ke rumah Andin dulu ya." pamit Dita berbohong pada kedua orang tuanya.


"Iya nak hati-hati dijalan ya. bawa mobilnya jangan ngebut." Ucap mama Dita.


"Tumben kamu bawa tas ransel.? " Tanya henry.


"Iya pah bosen pake yang slempangan." Dita berkilah.


"Bye pah,, mah,,, Assalamu'alaikum."


Dita menghidupkan mesin mobilnya dan pergi ke basecamp white tiger.


Setelah menempuh panjang nya jalanan , dita pun kini sudah sampai di basecamp white tiger.


"Hei dit... gimana Aman kan? " Ucap jacky yang menunggu dita di pintu depan.


"Aman kok... " Sahut dita.


"Yuk kita siap-siapin alat tempur kita dulu. " Jacky dan dita pun masuk ke dalam.


Jacky pun memasukkan Alat-alat yang sudah disiapkannya seperti obat tidur, obat bius, sapu tangan ke dalam tas kecil yang selalu dibawanya.


"Wih... main rapih yah bang Jack. " Ucap dita.


"iya lah Kita harus main cantik dulu kalau untuk urusan yang kayak beginian."sahut Jacky.


" terus kalau lo bawa apaan dit? " tanya Jacky melihat dita yang akan membuka tas nya.


Lalu dita mengeluarkan semua isi tas yang ia bawa tadi, seperti semprotan larutan merica dan cabai, rambut palsu, kaca mata, baju dan aksesoris lainnya.

__ADS_1


"Banyak banget bawaan lo. Ni lagi buat apa lagi ni rambut. " Jacky menunjuk rambut palsu yang dibawa dita.


"Ya buat penyamaran gue lah. gue gak mau nanti ada orang yang kenal sama gue ngeliat gue bar." Sahut dita.


"ohh begitu toh..." Jacky manggut-manggut.


Sambil menunggu waktu malam Jacky dan dita menyibukkan diri untuk berlatih di ruang menembak.


Hari sudah mulai gelap. Setelah selesai berbenah, dita dan Jacky pun tinggal menunggu instruksi dari reyfan .



"Gimana keren gak gue. Udah cocok jadi anak dugem? " tanya dita pada Jacky.


"Lumayan lah. " Jawab Jacky melihat dita dari atas hingga bawah.



"Kalian Hati-hati jangan sampe ketahuan. Jack Gua titip dita jangan sampe ada yang lecet." Tegas Reyfan.


"Siap bang... Akan saya jaga adik kesayangan abang yang atu ini. " Sahut jacky menepuk-nepuk pundak Dita.


"Ya sudah sana berangkat... Semoga berhasil dengan mulus. " Ucap rey lagi.


"kami berangkat dulu bang.. dah.. "


Dita dan jacky pun masuk ke mobil dan melajukan mobilnya ke bar NIGHT U.


Sesampainya di parkiran bar NIGHT U, Dita dan Jack pun turun dan masuk kedalam bar untuk melancarkan aksinya.

__ADS_1


Saat sudah pintu masuk mereka buka suara dentuman musik terdengar sangat kecang, Wanita dan pria sangat menikmati menari dibawah lampu kelap kerlip dengan berbagai warna yang berputar putar dan yang pastinya membuat mata Dita sakit melihatnya.


"Rame banget bang Jack. " Ucap Dita menghentikan langkah nya ketika sudah sampai di depan pintu masuk.


" Jangan bilang lo baru kali ini masuk bar.? " Jack menatap Dita.


"Ya iya lah. " Sahut Dita.


"Bagus deh... gue tau kok lu anak baik. " Jacky mengusap pucuk kepala dita.


"Stop... jangan gitu nanti rambut aku lepas lagi... yang ada penyamaran ku gagal. " Dita menurunkan tangan jacky dari kepalanya.


"hehe lupa... " Cengir jacky.


"Ya udah yuk kita duduk disana. " Jacky menarik Dita dan duduk di sofa yang ada di sudut ruangan.


Kini Dita dan jacky pun duduk di sofa sambil menunggu orang yang mereka cari datang.


"Bang Jack... Lama banget mata aku udah sepettt banget nih liat mereka nari nari gak jelas kayak begitu. " Dita menujuk dengan dagu orang-orang yang sedang meanari-menari mengikuti alunan musik.


"Bentar lagi juga dateng. " Sahut jacky sambil meminum minuman soda tanpa alkohol yang sudah ia pesan tadi.


Tak berselang lama setelah pembicaraan mereka, kini orang yang mereka tunggu-tunggu pun datang ke dalam bar.


"Nah itu dit panjang umur orang nya udah dateng. " Jacky memberi kode pada Dita.


Jacky dan Dita pun beranjak dari duduknya untuk mengikuti orang yang mereka incar.


Mereka mengikuti sampai di lantai tiga tempat khusus untuk para tamu-tamu VIP.

__ADS_1


>>>>>>


__ADS_2