Pertemuan Yang Tak Terduga

Pertemuan Yang Tak Terduga
Bab 35


__ADS_3

Dan untuk kesekian kalinya rendi Berbohong lagi tentang perasaanya.


"Benerran yahh... awas kalau gak di ajakin. " Ancam Zoya.


Zoyyaaaa...


Triakk Ibu Zoya dari lantai bawah.


"Kak kami pulang dulu ya. " Pamitnya pada rendy.


"iya... " Rendy mengikuti Zoya keluar dari kamarnya.


"Om tante mau balik? " Tanya Rendy yang sudah sampai di lantai bawah.


"iya ren... kami pamit ya mbak Mas.." Ucap jimmi dan istrinya.


Setelah Kepulangan om dan tante nya Rendy pun kembali ke kamarnya.


"Ahh Pusing.. " Rendy mengacak-acak rambutnya.


"Sadar ren sadar dia itu adik lo. " Monolog Rendi.


Pusing dengan fikiranya sendiri Rendy pun akhirnya ketiduran.


\=*\=*\=*\=*\=*\=*\=


Pagi yang cerah Dita dengan semangat empat limanya pergi ke kantor bersama Ayahnya.



Sesampainya di lobi Setiap Karyawan yang melintas menyapa Henry dan Dita.


"Selamat pagi pak... Nona... " sapa Samuel sekertaris Henry menunduk.


"Pagi... " Sahut Dita dan Henry serentak.


Mereka bertiga pun Masuk ke lift khusus petinggi.


Sesampainya di ruangan papanya Dita langsung membuka laptopnya mengerjakan apa saja yang sudah di ajarkan papanya.


"Nak... Nanti siang kamu pulang saja. Papa dan samuel Nanti mau berangkat ke luar kota. " ucap Henry pada Dita yang duduk di sofa.


"iya pah.. " sahut dita.


~~


Jam sudah menunjukkan pukul 11.30 siang. Kini dita, papanya dan samuel sudah berada di lobi.


"Nak kamu pulang di anter sama supir kantor papa ya. Papa buru-buru mau langsung ke bandara. " Ucap Henry yang tak sempat lagi mengantar dita pulang kerumah.


"Gak usah pa. Nanti aku dijemput sama temen aku. " sahut dita.


"Benerr? " Henry kurang yakin.


"Bener pa... papa tenang aja. " yakin Dita.

__ADS_1


"Ya sudah papa berangkat dulu ya... " Pamit Henry.


"iya pa hati-hati... " Jawab Dita menyalami telapak tangan papanya.


Setelah keberangkatan papanya Dita pun duduk di sofa yang ada di lobi, sambil menunggu orang yang menjemputnya.


Tak lama Dita melihat sebuah motor berhenti di depan. Dita pun keluar menemui sang pengendara motor.


"Hei bang Jack.. " Panggil Dita.


"Hei.. " Jacky melemparkan Helm kepada Dita dan dengan sigap Dita menangkapnya.


Sudah seminggu Dita tak berkunjung ke markas White tiger. Kali ini ada sedikit Waktu Dita pun menyempatkan untuk pergi ke markas white tiger.


20 menit waktu perjalanan Dita dan jacky pun sampai di markas white tiger.


"Jack Bang rey ada di dalam? " Tanya Dita pada jacky yang berjalan di sampingnya.


" Gak... tadi dia keluar. Katanya ada urusan tapi gak tau urusan apa. " jawab jacky.


"Paling nemuin kak dilla. " sahut Dita.


"Deddy... " Dita memeluk Alex yang sedang duduk di sofa.


"Dita... Kamu kangen sama deddy? " Kekeh Alex melihat kelakuan Dita.


"Iya... udah seminggu aku gak kesini. Emang dad gk kangen.? " Dita balik bertanya.


"Haha... Gak mungkin dad kangen kalau setiap hari dad melihatmu. Kemana pun kau pergi deddy pasti tau. " ucap Alex.


Alex mengirimkan dua orang pengawal yang selalu menjaga dita kemanapun dita pergi sendiri . Dua orang pengawal itu menjaga dita dari kejauhan. Jika ada hal yang darurat baru mereka menunjukkan diri.


Dari semenjak kejadian dita terkena tembakan, Alex menjadi takut jika ada yang mencelakai dita lagi.


"Kau sudah makan nak.? " Tanya Alex.


"Belum dad. " Dita menggeleng.


"Ayo kita makan bersama. " Alex berdiri dari duduknya di ikuti Dita dan jacky.


Mereka bertiga pun makan bersama di dapur.


"Apa-apaan ini..." Tiba-tiba Reyfan datang di sela-sela mereka baru menyelesaikan makan.


"Kenapa kalian gak ngajak ngajak kalau mau makan. " Omel Reyfan.


"Emang kakak belum makan.? " tanya Dita.


"Udah sih. " cengir Reyfan.


"trus ngapain ngomel-ngomel karna gak di ajakin...bikin orang kaget saja. " sungut Dita.


"Kalau gak gitu gak seru... hehe" Ucap reyfan dan duduk di samping Dita.


"Gimana rey? Sudah aman? " Tanya Alex.

__ADS_1


"Sudah ded.. " jawab rey.


"Jadi siapa yang sudah berani mencoba membobol sistem kita? " Tanya Alex lagi.


"Anak Dari ketua geng Black wolfe yang Waktu itu rey tembak." jawab rey.


Jacky dan Dita yang belum tau kemana arah pembicaraan ayah dan anak itupun hanya diam dan menyimak.


"Ada masalah apa bang? " Dita penasaran tentang pembicaraan rey dan Alex.


"Anak dari ketua geng yang nembak lengan kamu mau cari gara-gara di perusahaan abang. Dia mau coba membobol sistem keamanan di kantor abang. Dan untung nya lansung Ketahuan. " Jelas rey.


"Lalu abang apakan dia.?" Tanya Dita lagi.


"Untuk kali ini abang cuma kasih peringatan sama dia. Tapi kalau sempat dia mengulangi lagi. Abang gak akan segan-segan hancurin semua bisnisnya. " Tegas rey.


"Benerr bang.. Bang rey kok disenggol." Timpal Jack.


"Senggol senggol lu kira mau dangdutan. " Dita memukul pundak jacky.


"Ehh,,, Boleh juga tu.." tambah jacky lagi yang dibalas gelengan kepala oleh Dita, rey dan daddy Alex.


"Sudah sudah... rey ayo kita berangkat. " ucap Alex.


"Ayo dad.. " Rey beranjak dari duduknya.


"Mau kemana? " Dita mengekor di belakang rey dan Alex.


" Mau ke SJ company. " jawab rey.


"Ngapain? " Tanya Dita lagi.


"Kamu ini Kepo sekali. " Rey menarik hidung Dita.


"Ihh sakit... Ya mana tau kan aku bisa ikut. " Sungut Dita memegangi hidungnya yang sakit.


"Gak gak boleh... Kami mau rapat pemegang saham. Jadi gak boleh bawa bocah ke ruang rapat . " Ucap Rey.


"ihh siapa yang bocah. " Dita memukul lengan Rey.


"Ya sudah nanti kalau mau pulang suruh Jack antar. Okey adik kuhh.." Rey dan alex Pun pergi.


"Dit... Lu ikut gue gak? " tanya jacky yang ada di belakang Dita.


"Kemana? " Dita balik bertanya.


"Ruang memanah. " jawab Jacky.


" yuk lah aku ikut,,, dah lama juga aku gak kesana." Dita dan Jack berjalan ke ruang memanah.


Bersambung


Hallo para readers πŸ™Œ Terimakasih sudah mau baca Pertemuan Yang Tak Terduga.


Karena kalian aku jadi tambah semangat nulis lagi karena pembacanya sudah agak meningkat. πŸ™ πŸ™πŸ₯°

__ADS_1


Ig @mirans_nvl 😁


__ADS_2