
Setelah kejadian hari itu, Elea masih agak trauma untuk keluar bertemu dengan orang-orang. Bahkan ia izin untuk sementara waktu tidak masuk kuliah. Dan selama itu, Olyn selalu ada untuknya.
Elea dan Olyn jadi semakin dekat dan hubungan mereka jadi baik. Bahkan Elea merasa memiliki kakak perempuan yang benar-benar menganggap dirinya sebagai adik. Hubungan keduanya seperti teman, sahabat, adik dan kakak yang akur, tapi sesekali Olyn jahil juga. Tapi kejahilan itu yang membuat keduanya semakin dekat.
Tidak hanya hubungan dengan Elea saja yang membaik, hubungan dengan mama mertuanya juga kini sudah membaik. Kadang nyonya Artur masih merasa malu jika mengingat sikap dan perlakuannya yang terlalu membanggakan Herry.
Seminggu berlalu, mereka mendapat kabar tentang Herry melalui media sosial maupun siaran berita di televisi. Pria itu di tangkap oleh pihak kepolisian bersama dengan seorang mucikari. Dengan kasus telah memperjual belikan perempuan. Mereka dikenakan pasal dengan hukuman yang sepantasnya.
Mendengar berita itu, Elea jadi merasa lega. Setidaknya itu bisa membuat ketakutannya berkurang dan ia akan masuk kuliah lagi tanpa ada rasa takut. Karena sumber ketakutannya sudah di amankan oleh pihak yang berwajib.
Elea meminta Olyn yang mengantar dirinya ke kampus setelah sekian lama izin. Gadis itu terkejut saat mendapat banyak notifikasi masuk ke dalam ponselnya. Begitu membuka hp, akun media sosialnya penuh notifikasi. Baik itu DM, komentar, like dan juga followers yang bertambah drastis.
"Hahhh .." Elea refleks menutup mulutnya yang terbuka lebar usai melihat jumlah followersnya sekarang.
"Kenapa?" tanya Olyn sambil melihat adik iparnya sekilas, sebelum kemudian ia fokus lagi pada jalanan dan menyetir.
Elea memperlihatkan layar ponselnya pada sang kakak ipar. "Lihat, followers ku bertambah banyak sepuluh kali lipat."
Olyn melihat sekilas dan tersenyum.
"Kamu harus berterima kasih sama aku," ucap Olyn menciptakan kerutan dalam di kening gadis itu.
"Maksudnya?"
Olyn tidak menjawab pertanyaan adik iparnya, ia membiarkan Elea mencari tahu sendiri apa yang di maksud olehnya.
Kemudian Elea mulai mencari tahu apa yang di maksud oleh kakak iparnya. Dan ternyata ada sebuah postingan milik Olyn yang menandai akun media sosialnya, dengan memperkenalkan jika ia adalah partner brand ambassador untuk beberapa produk mulai kedepannya. Selain itu, Olyn juga mengarahkan agar followenya memfollow akun media sosialnya. Sehingga followers nya kini bertambah banyak.
__ADS_1
Elea spontan menatap kakak iparnya dengan tatapan penuh haru. Karena ternyata ia baru menyadari jika kakak iparnya tidak seburuk yang ia bayangkan.
"Ah makasih banyak kakak iparku," ucap Elea sambil merangkul Olyn dari samping.
"Iya, sama-sama," balas Olyn.
Elea benar-benar terharu. Mulai kedepannya ia akan menjadi partner kakak iparnya untuk menjadi brand ambassador sebuah produk bermerk. Bukan hanya akan mendapat royalti, ia juga pastinya akan di kenal oleh banyak orang.
"Aku berjanji akan menjadi adik ipar yang baik untukmu, kakak ipar," ucap Elea lagi.
***
Tiga bulan berlalu. Kehidupan Jona dan Olyn kini terasa lebih baik. Mungkin karena sudah tidak ada lagi masalah di dalam keluarga, sehingga semuanya berjalan dengan begitu cepat.
Sesuai janjinya dulu, bahwa Jona akan mengajak istrinya untuk bulan madu lagi. Ia benar-benar akan meluangkan waktu untuk itu, dan akan mengabaikan pekerjaan yang sekiranya mengganggu.
Saat ini, mereka sedang berada di bawah langit Perancis, tepatnya di Paris. Keduanya tengah berdiri di atas balkon dengan pemandangan langit Paris yang indah. Dimana menara Eiffel terlihat menakjubkan jika malam hari dengan lampu.
"Takdir itu lucu juga, ya. Bisa-bisanya pria impoten sepertiku akhirnya berjodoh dengan wanita infertil sepertimu."
Olyn mendongakan kepalanya melihat wajah sang suami. "Kenapa memangnya? Bukankah itu namanya kita saling melengkapi?"
"Iya, tapi lucu juga. Bisa pas saja gitu."
"Namanya juga jodoh."
"Memangnya kamu gak menyesal dapat jodoh seperti aku?" tanya Jona kemudian.
__ADS_1
"Apa yang harus aku sesali?"
"Aku kan-"
"Gak perlu di bahas lagi. Kita sudah bahagia sekarang. Aku sudah bahagia bersamamu. Dengan kelebihan serta kekurangan kita masing-masing. Aku harap kita bisa seterusnya bahagia seperti ini."
Jona menatap wajah Olyn dengan lekat. Lalu pria itu menganggukkan kepalanya.
"Iya, aku juga bahagia."
Olyn mengulas senyum paling manis.
"Jika begitu, mari kita lanjutkan hidup kita dengan penuh kebahagiaan. Lupakan saja apa yang menjadi kekurangan kita. Karena bagi aku, kekurangan yang kita miliki justru merupakan anugerah yang harus kita syukuri."
"Iya, aku setuju."
"I love you, Jonathan."
"Love you more, Olyn."
Keduanya saling menatap dalam waktu yang cukup lama. Sampai telunjuk Olyn mengusap leher bagian jakun pria itu dan menimbulkan sensasi dalam tubuh pria itu.
Jona mengerti akan maksud dan kode dari istrinya. Dalam hitungan detik, bibir keduanya sudah saling menempel dan bertautan. Kini, pria itu tidak lagi merasakan sesuatu yang menyiksa dirinya. Ia justru mulai menikmati setiap kenikmatan itu.
Langit malam Paris akan menjadi saksi atas kebahagian mereka. Tidak ada yang bisa menghalangi kebahagiaan seseorang jika itu sudah takdirnya. Sekalipun mereka memiliki kekurangan di mata manusia lain, bagi mereka itu adalah sebuah kenikmatan yang tidak dimiliki oleh banyak orang.
_TAMAT_
__ADS_1
Terima kasih sudah ikut serta dalam perjalanan kisah seorang pria impoten dan wanita infertil, Jona dan Olyn.
Semoga kalian terhibur dengan cerita yang cukup singkat ini. Jangan lupa untuk follow akun instgram ku @wind.rahma untuk info lebih lanjut mengenai novel baru selanjutnya. See you ..