PSYCHOPATH DOCTOR [SUDAH TERBIT]

PSYCHOPATH DOCTOR [SUDAH TERBIT]
12


__ADS_3


Setelah pelajaran selesai, Meina keluar dari kelas. Sebuah motor sport terhenti di depan Meina. Meina mendongkak.



Pria pengendara motor itu membuka helm nya ternyata dia Ardhan.



Ardhan Refandi Maheswara dia seorang ketua kelas di kelas Meina. Selain itu, dia cucu kepala sekolah SMA Negeri 5 Harapan Bangsa. Baik, tampan, cerdas dan suka membantu.



"Emm.. Ardhan, kenapa kau belum pulang? " tanya Meina. "Kurasa aku menunggu mu" kata Ardhan dengan ekspresi seolah berpikir.



"Emm.. Maaf Ardhan.. Tapi aku menunggu orang lain" kata Meina.



"Ayolah sekali ini saja, kau belum pernah pulang bersama ku" kata Ardhan dengan ekspresi memelas.



"Emm.. Baiklah.. Aku akan menghubungi teman ku dulu" kata Meina.



Meina mengetik pesan untuk Michael melalui akun WhatsApp.



"Aku sudah menghubungi nya " kata Meina.



"Naiklah"



Meina pun menaiki motor Ardhan. Motor itu pun melaju meninggalkan gedung sekolah.



Meina💖



Maaf dok, aku akan kembali ke rumah saja.. Tolong sampai kan maaf ku untuk nenek karena aku tidak menepati janjiku.. Besok aku akan ke mansion nenek dan meminta maaf secara langsung..



Itu isi pesan yang di ketik Meina untuk Michael.



Tatapan tajam itu menatap pergi nya motor sport yang membawa Meina pergi.



Ya, sebenarnya Michael sudah menunggu Meina dari tadi. Namun mobil nya parkir di tempat yang cukup jauh.



Michael tidak suka melihat  tatapan Ardhan pada Meina. Seolah Ardhan ingin merebut Meina dari nya.



♡♥♡♥♡♥♡



Motor Ardhan terhenti di depan rumah besar milik Meina.



Meina turun dari motor Ardhan. "Terimakasih, Ardhan.. Aku masuk ya" kata Meina sambil tersenyum.



"Emmm.. Tidak menyuruhku mampir dulu? " Tanya Ardhan dengan ekspresi menggoda.



"Ehehee.. Ini sudah sore, Ardhan.. Jadi kurasa lain kali saja ya " kata Meina sambil tersenyum kaku.



"Baiklah.. Aku pulang yaa" kata Ardhan kemudian melajukan motor nya menjauhi rumah besar Meina.



Meina tersenyum kemudian memasuki rumah nya. Dia melempar tas nya ke sofa kemudian melelapkan tubuh nya ke sofa tersebut.



Tiba-tiba, sebuah buku terlempar ke perut Meina. Meina terhenyak dan bangkit menatap tajam Noara yang berpangku tangan.



"Kerjakan PR ku" kata Noara. "Kenapa kau tidak memilih mengerjakan PR ini dengan isi kepalamu yang tumpul itu?! " bentak Meina.



"Hei! Oleh karena itu aku menyuruhmu mengerjakan PR ku padamu, cerdas! " desis Noara.



Meina melempar buku PR Noara ke arah Noara. "Kerjakan saja sendiri.. Itu PR bahasa Inggris.. Kenapa kau tidak meminta kekasih mu itu yang megerjakan nya huh? " kata Meina.



"Hhh" Noara sangat geram. Dia menjambak rambut panjang Meina. Meina tidak mau kalah dia menjambak rambut Noara juga.



"Dasar kau, gadis sialan! " geram Noara. "Lepaskan aku, jalang!! " bentak Meina.



Hirmala datang dan menjambak rambut Meina. "Hei Cinderella pembangkang! Kenapa kau menyakiti putri ku huh!! " bentak Hirma.



Meina mencakar tangan Hirma hingga berdarah.


__ADS_1


"Aww.. Sialan kau! " bentak Hirma sambil memegang luka nya. Noara melihat  luka ibu nya dan meniupi nya.



"Sakit? Ibu tiri? " geram Meina. "Itu tidak seberapa dengan apa yang kau masukkan pada roti ku! " bentak Meina.



"Heh.. Kau cerdas juga ya bisa mengetahui nya secepat ini " kata Hirma.



"Bukan aku yang cerdas.. Tapi kalian yang bodoh! " bentak Meina.



Hirma menyerang Meina tapi Meina menahan nya dengan gesit.



"Aku tidak akan kalah oleh wanita tua seperti mu! Persetan dengan durhaka! Kau bukan ibuku! Kau ibu penggganti! Dan kau juga selalu berusaha menghabisiku!! " bentak Meina.



Hirma terpundur. "Kekuatan apa yang kau miliki sehingga Cinderella sialan seperti mu bisa melawan ku!" bentak Hirma.



"Jangan sama kan aku dengan Cinderella.. Aku tidak sebaik dia.. Dan aku tidak akan pernah mengalah pada kalian! " bentak Meina.



"Dasar kau jalang kecil! Berani nya kau melawan ku! " bentak Hirma.



"Jangan panggil aku jalang! Lebih baik kau katakan kata-kata kotor itu pada putrimu! " bentak Meina sarkas.



Deg



Hirma menatap Noara. Noara terkejut dan gugup. Hirma menatap Meina lagi.



"Apa maksudmu, Mei? " tanya Hirma datar.



"Tanya kan saja pada putrimu" kata Meina sinis sambil menatap Noara dengan tajam.



Hirma menatap Noara yang mengalihkan pandangannya. "Katakan, Noa, apa maksud Meina! " bentak Hirma.



Noara menitikkan air matanya. Dia tidak mengatakan itu pada ibunya.



"Katakan !" bentak Hirma.




Deg



Noara menatap Meina dengan tajam.



Plakkk



Satu tamparan mengenai pipi Noara. Itu perbuatan Hirma ibu nya.



"Kkau.. "



Hirma menarik tangan Noara menuju ke kamar nya. Meina hanya mengedikkan bahu kemudian kembali melelapkan tubuh nya ke sofa.



Tanpa dia sadari, Michael menguping pembicaraan mereka di luar.



"Aku tidak mengira, Meina bisa juga berkata kasar dan bersikap kasar juga.. Ini kejutan.. Tapi aku semakin menyukai nya " gumam Michael.



♡♥♡♥♡♥♡



Meina mengerjakan tugas bahasa Inggris nya di kamar. Tiba-tiba ponsel nya bergetar.



Meina melihat ada pesan WhatsApp dari Ardhan.



Bawel



Hei, kau sedang apa, Mei?



Meina menghela napas panjang. Dia tahu Ardhan menyukai nya. Tapi Meina tidak menyukai Ardhan karena dia cukup sombong sebagai cucu dari kepala sekolah.



Bawel


__ADS_1


Aku sdng mngrjakan PR bhs


            Ing ku                                   ✔✔




Oh aku lpa ada pr bing ya...?????



Meina mendengus kesal.



Bawel



Iy, cpt krjakan atau pa bgas akn


mghukummu                           ✔✔



Ok, aku akn mgrjkn pr ny



Meina tidak mau membalas pesan dari Ardhan. Dia mengabaikan nya.



Tiba-tiba ponsel nya kembali bergetar.



Dok. Mike



Meina?



Meina terkejut. Dia tersenyum kemudian segera membalas pesan itu.



Dok. Mike



Iya?                                  ✔✔



Ap q mgangu mu?



Meina tersenyum.



Dok. Mike



Tdk, bgmna kbr nnk?           ✔✔



Nnk baik" sj, knp kau tdk


mnungu ku?



Ap kau tdk mau mnyakn


kbr ku?



Mf, aku bru2                           ✔✔



Ah, iy.. Mf.. Bgmna kbr mu? ✔✔



Bnrkah? Bsok kta brtmu di


Lamphion, bgmna?



Krasa ak baik" sj



Emm.. Baiklh, smpai jmpa     


Bsok.                                  ✔✔   



Sykurlah...                           ✔✔



Smpai jmp



Meina tersenyum.




By



Ucu Irna Marhamah

__ADS_1


__ADS_2